Aksan Sjuman & Adra Karim: Common Mistake yang Biasa Terjadi di Sebuah Audisi Musik

Friday, November 10, 2017 - 18:05

Aksan Sjuman & Adra Karim sangat optimis dengan adanya ajang MLDARE2PERFORM Season 3, karena kompetisi tidak hanya untuk mencari pemenang, tetapi memberikan kesempatan para musisi muda untuk 'dilihat' dan juga berkembang. Tahun ini merupakan ketiga kalinya Aksan Sjuman & Adra Karim menjadi juri dalam MLDARE2PERFORM Season 3, mereka mengaku cukup kaget dengan skill para submission dari 2 tahun sebelumnya, tetapi di satu sisi, terdapat beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh para submission ataupun saat live audition. Nah, apa sih common mistake yang dirasakan mereka? Ini juga dapat menjadi masukan lo nantinya, Urbaners!

Penguasaan vocabulary musik

Aksan Sjuman mengharapkan para finalis selain jago, musikalitas juga harus berbanding lurus, nggak cuma dari segi teknik tetapi juga pengetahuan vocabulary musiknya yang luas.  Masalah yang paling utama dari 2 tahun kemarin terkadang banyak submission yang jago banget pada satu lagu, tetapi setelah bermain lagu yang lain, masih berantakan. Ini menunjukkan bahwa lo hanya hafal per lagu, bukan musiknya. Jika lo sudah menguasai musik itu sendiri, pasti akan mampu bermain lagu apapun dengan cara yang tepat.

Begitu juga dengan kategori vokalis, para finalis terlalu berusaha untuk bernyanyi dengan benar, padahal belum tentu nada yang dilontarkan cocok dengan arti kata lirik itu sendiri. Adra Karim menambahkan, Michael Setiawan & Edwin Putro memenangkan MLDARE2PERFORM Season 1 & 2 pada kategori keyboard, karena mereka cukup menguasai vocabulary musik itu dengan baik, ngerti changes-nya dibawa kemana. 

Bagikan
Facebook Twitter Email

Bermain cepat belum berarti benar

Mungkin bagi orang awam, melihat keyboardist memainkan jarinya dengan cepat, terlihat sangat jago, tetapi belum tentu untuk para musisi yang mendengarnya. Bahwa lo tidak melulu harus bermain cepat, lo harus mengerti baiknya musik tersebut dibawa kemana, kembali lagi ke pengetahuan musik itu sendiri.

Dont compare with others, just be your self

Saat live audition nanti, peserta akan ditanya terlebih dahulu, mau melihat penampilan peserta lain atau keluar ruangan, jika mental lo belum kuat, sebaiknya memilih untuk pergi dari ruangan tersebut. Karena lo akan terlalu banyak berfikir "oh dia bisa ini, oh dia bisa itu", akhirnya terlalu banyak berekseperimen di panggung saat sudah giliran lo. Terlalu banyak eksperimen di panggung membuat lo tidak bemain dengan jujur. Everybody has their own beauty, lo harus mengerti bahwa setiap orang punya kualitasnya masing-masing. Tidak perlu menirukan orang lain, cukup menjadi diri sendiri dan menampilkan yang terbaik.

Memberikan karpet merah pada personil band lainnya

Ketika dipasangkan menjadi band di live audition, semua orang berlomba-lomba menunjukkan mereka bisa apa dan lupa bahwa fungsi lo di band itu sendiri seperti apa. Memang harus solo, tapi memberikan ‘karpet merah’ untuk personil lainnya juga sama pentingnya. Bahkan ini adalah salah satu nilai utama dalam penjurian MLDARE2PERFORM Season 3 Live Audition nanti. Karena pada akhirnya, yang membuat lo dilihat sebagai musisi adalah bagaimana membuat band tersebut menjadi bagus, mengisi apa yang dibutuhkan atau back up personil lainnya yang melakukan kesalahan. Karena dalam suatu band, bukan lo lagi yang dilihat, tapi bagaimana harmonisasi satu band itu sendiri.