Di Mana Ada Milenials & Gen-Z Di Situ Ada IDN Media

Thursday, August 31, 2017 - 10:44

Beberapa tahun belakangan ini Startup merupakan salah satu tren di kalangan anak muda, semua berlomba-lomba untuk berinovasi dalam bidang apapun. Ini bukanlah hal yang buruk, tetapi terkadang mereka melupakan bahwa startup adalah cycle of business, yang harus di maintain dan kembangkan secara berkala. Karena itulah banyak sekali startup yang “timbul-tenggelam”. Tapi tidak bagi IDN Media, salah satu media di Indonesia ini sangat memikirkan every stages yang membuatnya terus berkembang. Winston Utomo dan  William Utomo selaku co-founder IDN Media mengaku bahwa startup yang mereka buat ini bukan hanya sekedar media, tetapi platform yang mewakili milenials dan Gen Z.

 

Awal mula IDN Media terinspirasi dari Pemilu

Bisa dibilang IDN Media masih seumur jagung, Utomo bersaudara membuat media satu ini terinspirasi saat pemilu 2014. Pada tahun tersebut sangat sulit melihat hasil voting pemilihan presiden harus dari 2 media dan 2 televisi yang berbeda, karena semua menunjukkan hasil berbeda dan tidak akurat. Mereka menyadari tidak adanya  media yang independent dan khusus untuk milenials. Netral dan tanpa memihak dalam hal apapun. Menyadari hal tersebut, Winston Utomo yang masih bekerja di Google Singapore mengajak adiknya, William Utomo yang baru lulus dari kuliah di Los Angeles untuk kembali ke Surabaya membuat IDN Media.

Awalnya mereka masih menggunakan uang sendiri, bahkan pada 2 tahun pertama kedua orang tua mereka juga tidak tau apa yang mereka lakukan. Dengan beberapa anggota tim lainnya, mereka memulai semuanya dari awal. Pada tahun 2014, beranggotakan 4 orang, hanya bermodalkan gaji dari Winston Utomo mereka menjalankan bisnis ini. Kemudian di tahun 2015 bertambah menjadi 15 orang, ran out of money mereka mulai membuka external funding. William Utomo pun dikirim ke Jakarta untuk monetize the company. Ia hanya menyewa 1 tempat duduk di coworking space daerah Kyai Maja, mencoba membuat team baru dan mengembangkan bisnis ini. Setelah satu tahun di Jakarta, akhirnya sudah ada 15 orang anggota team khusus Jakarta dan 40 orang di Surabaya.

Bagikan
Facebook Twitter Email

William Utomo mengaku akan selalu mempertahankan kantor yang ada di Surabaya, karena banyak sekali pekerja berkualitas yang ingin berkarya dan menulis, sedangkan di Surabaya tidak banyak lapangan pekerjaan seperti itu. Mereka hanya memiliki dua pilihan, mengejar mimpinya dan pindah ke Jakarta, atau mengubur mimpi tersebut dalam-dalam dan bekerja di Industri lain. IDN Media ingin menjadi job provider bagi mereka.

Kegigihan dan kemuliaan mereka membuahkan hasil, sekarang di tahun 2017, IDN Media berkembang cukup pesat, kini mereka memiliki gedung kantornya sendiri di daerah Jakarta Barat dengan karyawan berjumlah 105 orang, 50 diantaranya di Surabaya. IDN Media juga membuat platform-platform baru lainnya, yang tentunya kebutuhan para milenials dan Gen-Z.

 

IDN Media bukan media biasa

Industri media kini kian berkembang, banyak sekali media maupun publisher yang muncul setiap tahunnya. Menyadari hal tersebut, IDN Media pun tidak merasa terancam karena ia memang berbeda dari yang lainnya. IDN Media dengan konsisten membuat content se-relevan mungkin dengan milenials dan Gen-Z dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari apa yang ingin mereka baca, platform apa saja sampai penggunaan bahasa seperti apa yang nyaman untuk mereka. Kalau media lain target audience-nya semua kalangan, tetapi IDN Media percaya the other way around, dimana ada milenials dan Gen-Z disitulah ada IDN Media.

 

Deal with rejection

Kalau ditanya seberapa sulit membuat IDN Media, William Utomo langsung mengutarakan ini sangatlah sulit. Membuat content yang benar tetapi kontroversial berujung dihujat pembaca, diremehkan oleh brand-brand besar dan masih banyak lainnya. Rejection merupakan makanan sehari-hari mereka saat merintis IDN Media, tetapi itu bukan menjadi suatu kendala untuk Winston dan William Utomo, karena mereka percaya apa yang dilakukan itu benar. Dan selama masih dalam value dan prinsip, hal-hal menjatuhkan tersebut tidak akan menjatuhkan mereka.

 

And what makes them keep goin?

Berada di posisi terpuruk sering mereka alami, tetapi William mengaku, semakin dikerjakan semakin cinta. Saat sedang down, ia sering kali membaca Surat Pembaca yang masuk ke email maupun media sosial IDN Media. Banyak Surat Pembaca yang terinspirasi dari content yang ada di IDN Media, dan inilah yang selalu berhasil membangkitkan semangat William Utomo, karena ia tidak hanya membuat bisnis tetapi juga memberikan efek positif untuk para pembaca.

 

Kedepannya untuk IDN Media

Goal IDN Media tidak akan berubah, yakni "The Voice of Milenials and Gen-Z". Jadi apapun bentuk yang mewakili suara milenials dan gen-Z they will do it. Bisa jadi media baru, festival musik, apapun yang merupakan passion point and interest mereka. William Utomo juga optimis, dalam 10 tahun kedepan, IDN Media akan menjadi No.1 Digital in Indonesia. Well, dengan content mereka dan perkembangannya, bukan tidak mungkin hal tersebut akan terwujud, bener nggak, Urbaners?