Trending

Aksi-aksi Besar dari Java Jazz 2017 Hari Pertama

Hingga pukul sepuluh malam, panggung-panggung di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2017 semakin penuh. Pilihan-pilihan semakin sulit karena dari banyaknya panggung, nama-nama besar juga semakin sering muncul. Ini salah satu alasan kalau diperlukan persiapan yang matang ya kalau datang ke festival musik, Urbaners!

Setelah Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2017 hari pertama dibuka dengan gerimis dan musik jazz dari Jepang sampai Afrika, masih banyak lagi penampilan yang patut disaksikan seperti musisi pemenang Grammy, Arturo Sandoval yang membuat antrian panjang satu jam sebelum penampilannya atau The Groove yang membuat penonton tidak peduli dengan rintik hujan.

Andien mungkin memegang rekor penonton terbanyak yang dijumpai hari ini. Penonton tergumpal di pintu masuk dan hanya terdengar suara lagu “Tentang Aku” dan beberapa penonton yang berucap bahwa Andien terlihat sangat cantik dengan balutan gaun warna-warni. Musisi bertubuh mungil itu terus-menerus mengajak berjoget dengan lagu “Milikmu Selalu” dan “Sahabat Setia” yang diaransemen lebih groovy. Sebelum mengakhiri aksi panggungnya dengan “Pelangi”, seakan tanpa letih, Andien meminta penonton sambil tersenyum, “Saya mau lebih joget lagi.”

Kemudian, pintu antrian Arturo Sandoval mulai terurai dan terlihatlah satu sosok yang eksentrik. Pemenang Grammy ini terus-menerus mengatur suara yang dikeluarkan alat musik supaya sempurna. Ia berpindah-pindah dari terompet ke keyboard dan sebaliknya dengan lincah. Kemudian, beberapa saat dimulai, Arturo Sandoval menggulung lengan kemeja panjangnya pertanda keseriusan dimulai. Ia juga mengenalkan nama-nama personelnya dengan lucu, karena selalu mengulang nama-namanya.

Di panggung luar, ada puluhan payung-payung berwarna-warni yang menghiasi bagian depan panggung. Ternyata The Groove lah alasan mengapa ada kumpulan payung itu. Para penonton tidak peduli dengan hujan yang mengguyurnya selama ada aksi ceria dari grup musik yang terbentuk sejak 1997 ini. Saat lagu “Khayalan”, terdengar koor massal dari penonton dan hujan pun berhenti. Mempersilakan penonton untuk benar-benar bergoyang.

Tidak lupa juga ada aksi dari Tony Momrelle, membuat malam yang dingin menjadi hangat dengan lagu-lagu tentang kehidupan, cinta, dan hubungan. Beberapa pasangan terlihat menikmati lantunan “With Your Love”, “All The Things You Are”, dan “Different Streets”. Vokalis utama Incognito ini juga bercerita tentang rasa kehilangan dan keputusasaan dan merayakannya dengan lagu berjudul “Remember” yang hanya diiringi oleh musik dari keyboard.

Aksi hari pertama Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2017 ditutup dengan alunan saksofon oleh Kirk Whalum yang berbarengan dengan Adam Hawley sang pemain gitar juga Bryan Simpson pada bagian keyboard. Mereka berkolaborasi untuk memberikan musik-musik yang tenang. Ia juga mengajak penonton untuk merasakan kota kelahirannya Memphis, Tennessee, Amerika Serikat dengan menyanyikan lagu penuh jiwa dengan judul “Do You Feel Me”. Sebuah sajian yang sempurna untuk menutup malam yang gelap dan dingin.