Trending

Game Tebak Gambar Terinspirasi Saat di Kamar Mandi

Urbaners yang sering main game di ponsel atau tablet tentu tak asing dengan Tebak Gambar. Yup, permainan yang mengharuskan lo menebak gambar ini merupakan salah satu game buatan asli pemuda Indonesia yang kerap bercokol di Top Charts Games di Google Play Store.

Tebak Gambar menjadi bukti bahwa tampilan sederhana kadang mampu memikat banyak pengguna. Tanpa tampilan dan gameplay yang "wah", Tebak Gambar berhasil mengantongi 17 juta download sejak meluncur resmi di Android dan iOS 2013 silam.

Dalam sebuah wawancara, Lukis Cindera selaku desainer game menceritakan Tebak Gambar muncul pertama kali di Facebook. Bukan dari platform Android dan iOS seperti yang diketahui saat ini.

"Tebak Gambar diawali sewaktu saya masih sekolah dasar (SD). Saat itu, saya sangat suka menggambar di buku tentang tebak-tebakan gambar yang terinspirasi dari majalah anak-anak juga," ujar Lukis.

Tanpa sengaja, lanjut Lukis, karyanya sewaktu kecil itu ditemukan kembali saat membongkar simpanan buku. “Secara tidak sengaja saya kembali menemukan buku tebak gambar yang pernah saya buat." Dirasa cukup menarik dan bisa jadi bahan untuk main tebak-tebakan, ia pun mengunggah hasil lukisannya ke Facebook.

Satu tahun berjalan, Lukis bertemu Irwanto Widyatri yang berperan sebagai developer mengembangkan Tebak Gambar menjadi sebuah game. Kerja sama mereka terbilang cukup unik. Bermula ketika Irwanto akan lulus kuliah dan tidak punya portfolio untuk melamar di dunia kerja, ia kemudian mencari portfolio menarik di internet.

"Tak sengaja menemukan konten lokal yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan, saya pun langsung kontak mas Lukis untuk mengajak kerja sama membuat game Tebak Gambar. Tak hanya itu, saya pun juga kebetulan suka main game tebak-tebakan," papar Irwanto.

Uniknya, Irwanto dan Lukis baru sempat bertatap muka secara langsung setelah kerja bareng selama dua tahun.

Bicara soal ide, Lukis mengaku soal-soal di dalam game Tebak Gambar adalah pengembangan dari tebakan yang dibuatnya saat SD hingga SMP. Bukan hanya itu, berita ataupun buku hingga obrolan dengan teman pun cukup sering menjadi bahan tebakan. "Tapi yang paling sering, ide soal-soal itu datang ketika saya lagi di kamar mandi. Ide-ide rasanya lebih mudah mengalir," candanya.

Diakui Lukis, banyak dari teman-temannya yang bermain Tebak Gambar tidak mengetahui dirinya adalah sosok kreatif di balik game ini. "Saya memilih menghindari 'sorotan' karena tidak ingin ditanya-tanya tentang jawaban soal yang ada di dalam game, " tutup Lukis seraya menekankan bahwa hal sederhana bisa menjadi besar jika ditekuni dengan sepenuh hati seperti Game Tetris yang melegenda atau Pacman.

 

Source: Duniagames.co.id