Trending
Sabtu, 23 Agustus 2025

Hidup Hemat dengan Metode Kakeibo

  • Share
  • fb-share
Hidup Hemat dengan Metode Kakeibo

Dari kecil kita sudah diajarin untuk menabung, caranya pun simpel yakni uang sisa atau kembalian dari membeli sesuatu harus disimpan atau tabung. 

Tapi, masalahnya, kita mengeluarkan uang sampai habis atau uang tabungan kerap diambil untuk keperluan yang lain. Jadi, kapan tabungannya bisa menumpuk dan jadi kaya?

Nah, lo bisa nih cobain metode bernama Kakeibo. Metode ini berasal dari Jepang, tepatnya diperkenalkan oleh Jurnalis, Makoto Hani pada 1994 silam. 

Seperti apa, dan bagaimana Kakeibo itu? Simak uraian di bawah ini!

Pengertian Kakeibo

Secara harfiah, Kakeibo berarti ‘buku besar rumah tangga’, yang merujuk pada pencatatan keuangan keluarga sehari-hari.

Fokus utamanya ada di kata ‘pencatatan’, yaitu mencatat secara manual menggunakan buku dan alat tulis seperti pena atau pensil, bukan melalui aplikasi di ponsel pintar atau lembar Excel.

Metode pencatatan keuangan Kakeibo
Photo by @pexels

Untuk memulainya, metode ini memiliki 3 pertanyaan utama.

1. Berapa banyak uang dimiliki. Lo harus mencatat jumlah total gaji lo dalam sebulan dan juga dalam setahun dengan lengkap beserta bonusnya.

2. Berapa banyak uang yang ingin disimpan. Dari total uang yang didapatkan tersebut, pastikan dulu uang yang akan disimpan. Berbeda dengan cara konvensional yang menabung dari sisa pendapatan, Kakeibo mengajak lo menentukan jumlah tabungan di awal.

3. Berapa banyak uang yang keluar. Catat juga pengeluarannya dalam sebulan. Kakeibo memudahkannya dengan membagi pos pengeluaran dalam 4 bagian agar pencatatan keuangan manual lebih terstruktur.

  1. Survival. Pengeluaran kebutuhan pokok, yakni sandang pangan.
  2. Optional. Pengeluaran kebutuhan sekunder seperti hiburan, jalan-jalan, dll.
  3. Culture. Pengeluaran untuk menambah wawasan seperti beli buku, majalah, atau film.
  4. Extra. Pengeluaran untuk kebutuhan lain, seperti kado, dan biaya perbaikan rumah (AC, listrik, dll) atau servis kendaraan.

Baca juga: Mengenal Tren Frugal Living

Cara Memulai Mencatat

Pertama adalah memulai dengan catatan pada awal bulan. Catat berapa uang yang akan masuk, dan juga perkiraan pengeluaran dalam satu bulan. Pengeluaran adalah sejumlah uang yang sudah pasti dikeluarkan seperti cicilan-cicilan. Dari situ terungkap jumlah uang yang masih tersisa.

Kedua, dari sisa tersebut tentukan berapa besar jumlah uang yang akan ditabung. Penentuan jumlah nominal sejak awal bikin lebih mudah untuk menyesuaikan dengan aktivitas lo kedepannya.

manajemen keuangan Kakeibo
Photo by @black0ut

Ketiga, kembali ke pengeluaran, usahakan mencatat tiap-tiap pengeluaran secara detail pada pos-pos yang telah ditetapkan.

Keempat, yakni mengecek atau me-review ulang sejumlah pengeluaran satu bulan. Proses review dilakukan secara rutin, mulai dari harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan. Cek pos pengeluaran mana saja yang masih dibutuhkan atau tidak lagi.

Tips Berbelanja Hemat dengan Kakeibo

Metode Kakeibo juga memberikan insight untuk bisa berbelanja dengan lebih bijak agar tabungan bisa terjaga.

Ini dia caranya:

  1. Tunggu 24 jam sebelum membeli sesuatu. Lo akan berpikir lagi secara matang apakah benar-benar butuh barang itu.
  2. Belanja dengan uang tunai. Penggunaan uang tunai akan membuat lo menghitung lagi pengeluaran, berbeda dengan kartu debet atau kredit bahkan QRIS yang tinggal gesek dan tap-in sehingga lebih konsumtif.
  3. Sering-sering periksa saldo. Ini terkesan bercanda namun cara ini ampuh untuk mengontrol uang. Lo jadi fokus berhitung dengan jumlah uang dalam tabungan.
  4. Membuat pengingat di dompet. Bisa sebuah tulisan maupun gambar sebagai manifestasi. Contoh, ingin membeli sepeda anak, bisa ditaruh foto sepeda yang diinginkan jadi uang tidak terbuang ke hal lain. Ini bisa diterapkan pada smartphone juga.

Jadi pengen mencoba metode Kakeibo, kan? Metode ini tidak susah dan bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari lo.

Comments
Indra
laksanakan bro
Dudy Elvianto
oke jg nih