Trending

Indonesia Gagal Di Super Series Final Dubai 2016

Hasil kurang memuaskan tak hanya didapatkan dari kiprah Timnas Indonesia di ajang AFF 2016, namun juga dari ajang bulutangkis. Dalam ajang BWF World Super Series Finals 2016 yang diadakan di Dubai, tak ada satu pun tim Indonesia yang membawa pulang gelar juara atau setidaknya runner-up. Hal ini tentu menjadi rekor yang buruk bagi dunia bulutangkis tanah air, mengingat sebelumnya tim ganda campuran Indonesia, Tontowi/Lilyana, sempat bawa pulang medali emas di ajang bergengsi, Olimpiade.

 

Permainan buruk

Tak ada wakil Indonesia di pertandingan final ajang BWF World Super Series Finals 2016 yang dilangsungkan di Dubai beberapa waktu yang lalu. Satu pun gelar juara nggak bisa diraih oleh timnas Indonesia. Kesimpulan tersebut ditutup dengan kekalahan Praveen Jordan/Debby Susanto, yang merupakan satu-satunya wakil Merah Putih tersisa di kejuaraan tersebut, atas pasangan ganda campuran asal Inggris Chris Adcock/Gebrielle Adcock.

Jordan/Debby pada dasarnya memiliki kesempatan yang cukup besar untuk jadi pemenang. Pasalnya, di set pertama, mereka mampu memimpin hingga kedudukan 15-12. Sayangnya, permainan pasangan lawan lebih baik dan matang sehingga berhasil menyusul dan akhirnya menang.

Di set kedua, Jordan/Debby bangkit. Keduanya tampil baik dan memimpin jalannya pertandingan. Mereka bahkan sukses membalas kekalahan di game pertama sehingga diadakan rubber set sebagai penentuan pemenang.

 

Sebenarnya bisa bangkit, tapi…

Malang tak dapat disangkal, permainan Jordan/Debby nggak sesuai harapan. Mereka terkesan terlalu berhati-hati dan seringkali melakukan kesalahan yang menguntungkan pihak lawan. Akibatnya, Jordan/Debby kalah telak dengan skor 9-21 di game ketiga.

Debby mengakui, permainan mereka terlalu terburu-buru, kurang kontrol, dan nggak tenang. Kurangnya keyakinan pukulan di game ketiga semakin membuat keduanya terpuruk. Ditambah lagi dengan permainan Jordan yang kurang lepas.

Sebenarnya ada kesempatan Indonesia untuk bisa jadi juara bila Tontowi/Lilyana nggak mengundurkan diri di fase penyisihan. Pasangan yang sempat menangi ajang bergengsi Olimpiade tersebut harus mengundurkan diri karena cedera lutut yang dialami oleh Lilyana. Padahal, mereka berdua baru bermain dua pertandingan.

 

Tetap semangat, timnas bulutangkis Indonesia. Kiprah kalian tetap selalu ditunggu oleh masyarakat Indonesia di kemudian hari.

 

Source: djarumbadminton.com