Trending

Urban Yoga: It's Time to Connect Your Body

Urbaners, familiar nggak dengan olahraga yoga? Pasti tahu dong, kalau yoga tuh banyak jenisnya. Misalnya saja, Bikram Yoga yang dilakukan dalam ruangan bersuhu tinggi. Terus ada juga yoga yang baru-baru ini populer karena sering dipraktekkan oleh para selebritis, Acroyoga, singkatan dari acrobatic yoga yang sebenarnya sudah masuk ke Indonesia sejak delapan tahun yang lalu. Nah, sekarang ada lagi jenis yoga terbaru yang akan MLD Spot bahas, Urban Yoga.

Urban Yoga ini dicetuskan oleh Anja Humljan, seorang instruktur yoga. Ketika Anja mulai mempelajari arsitektur, dia merasa ada yang hilang dari desain bangunan tradisional: hubungan antara ruang perkotaan dengan masyarakat yang menghuninya. Sebagian besar desain perkotaan adalah tentang geometri dan fungsi. Sedangkan, fungsi ruang di sini belum dimanfaatkan untuk pengalaman tubuh manusia. Ketika itulah, Anja memulai proyek Urban Yoga ini.

Buku Urban Yoga milik Anja dilengkapi gambar visual yang bisa menunjukkan bagaimana Urban Yoga dipraktekkan. Anja melakukan perjalanan ke Paris, New York, Madrid, Ljublina di Slovenia untuk pemotretan buku Urban Yoga. Ini memberinya kesempatan untuk bisa mengeksplorasi semua jenis lingkungan perkotaan dan pengaruhnya terhadap pikiran dan tubuh.

Lo sendiri pasti takjub kan gimana caranya tubuh Anja bisa lentur dan memanfaatkan berbagai ruang perkotaan ini. Kalau di Jakarta bisa bisa nggak ya Urban Yoga ini dipraktekkan? Kalau menurut lo gimana, Urbaners?

Sebenarnya yang paling penting, apapun jenis yoga yang Urbaners lakukan, Urbaners harus yakin ada banyak manfaat dari olahraga yang satu ini. Yoga bisa memperbaiki postur tubuh lo, melindungi persendian dan tulang punggung, mencegah osteoporosis, melancarkan peredaran darah, melindungi jantung, bahkan menjaga memori. So, don’t stop doing it!