Penjepit Pizza asli Indonesia - MLDSPOT
  • Buzz
  • Penjepit Pizza asli Indonesia

Penjepit Pizza asli Indonesia

Thu, 04 February 2016

Semua orang di dunia pasti tahun bahwa roti pipih yang bertabur toping keju atau daging ini berasal dari Italia. Tapi apakah lo tahu bahwa alat untuk memakan pizza ini malah ditemukan oleh orang Indonesia yaitu Quilizy Maggio De Neve, desainer wanita berbakat.

Jika lo ngeliat penjepit pizza ini, memang terliat benar-benar sepele tetapi mempunyai manfaat yang sangat besar. Penjepit pizza ini dinamakan PZ (dibaca pizet) dan sudah memenangkan beberapa penghargaan pada tahun 2012 lalu.

 

Makan pizza bebas belepotan

Quilizy ini adalah cewek lulusan desain produk yang tidak sembarangan dalam membuat penjepit pizza ini. Menurut pengakuannya nih Urbaners, setidaknya Quilizy ini membutuhkan waktu 6 bulan dari awal riset sampai pembuatan prototype. Emang Urbaners, jika kita udah ada niatan untuk membuat suatu produk yang bagus, apapun akan dilakukan.

Hal yang paling menarik adalah riset yang dilakukan oleh Lizzy (panggilan akrabnya) sangat mendetail. Mulai dari melihat ukuran pizza, tebal pizza, sampai bagaimana ukuran jari-jari rata-rata orang Indonesia. Bahkan nih Urbaners, Lizzy ini sampai meriset bagaimana cara memegang pizza yang paing nyaman. Keren nggak?

 

PZ dibuat dengan bahan yang pas di tangan

Setelah mendapatkan data yang lengkap, sekarang saatnya Lizzy membuat produk penjepit pizza ini. Pembuatan PZ juga dilakukan hati-hati oleh Lizzy, dirinya tidak mau produknya ini memiliki bahan yang tidak baik.

Berkat riset yang mendalam, akhirnya PZ dibuat dari bahan akrilik yang kemudian dipanaskan dan dibentuk sesuai dengan ergonimi jari pemakainya. Hal yang paling menarik nih Urbaners, walaupun PZ ini cukup tipis, namun PZ ini cukup kuat digunakan untuk menjepti dan mengangkat pizza ukuran besar.

Rencananya nih Urbaners, dalam waktu dekat ini Lizzy akan segera mematenkan produknya dan segera memproduksi secara masal. Kita doain saja ya Urbaners, semoga karya anak bangsa ini dapat menjadi inspirasi bagi anak muda Indonesia lainnya untuk membuat karya yang membanggakan.

Aset Digital bisa Dilindungi, Bro: Kenalan sama NFT Crypto Ini Deh

Wed, 12 May 2021
Crypto

Lo tentunya setuju, bro, kalo aset kripto memang bisa dibilang serba bisa. Selain memiliki kegunaan sebagai alat transaksi di beberapa merchant dan instrumen investasi, aset kripto juga bisa dimanfaatkan sebagai barang koleksi.

Aset kripto tersebut biasanya berupa Non-Fungible Token (NFT) adalah jenis aset digital yang lagi populer. Dikutip Coindesk, sejak November 2017, ada sekitar 174 juta dolar AS yang dibelanjakan untuk NFT. Jumlah tersebut setara dengan Rp 2,4 triliun. Wow angka yang fantastis kan, bro?

Memangnya, apa sebenarnya yang dimaksud dengan NFT? Kalo lo mau lebih paham dengan jenis aset digital ini, mendingan lo baca artikel MLDSPOT kali ini sampai tuntas, bro!

Aset Digital yang Lagi Popular

Aset Non-fungible Token atau NFT mendadak jadi bahan pembicaraan. Penyebabnya banyak pihak yang menjual aset digitalnya dengan harga hingga miliaran rupiah. Meskipun udah ada dari tahun 2014, NFT kini semakin terkenal karena dianggap sebagai cara yang praktis buat membeli dan menjual karya seni digital.

Lalu, apa itu NFT? Well, kalo dalam ilmu ekonomi aset tersebut bisa ditukarkan dengan unit yang mudah dipertukarkan seperti uang. Tapi, apabila nggak bisa ditukar berarti objek tersebut memiliki sifat unik, bisa seperti rumah atau karya lukisan seperti Monalisa.

Sementara itu, dilansir dari laman Forbes.com, NFT adalah sebuah aset digital yang mewakili objek dunia nyata seperti lukisan, seni musik, item dalam game, hingga video pendek. Aset tersebut dibeli dan dijual secara online, seringkali dibayar dengan cryptocurrency, dan umumnya dikodekan menggunakan software dasar yang serupa dengan aset crypto lainnya.

Nggak Punya Nilai Tukar

Crypto

Credit image - voi.id

Buat lo yang belum tau, satu NFT punya keunikan tersendiri dan dijual dengan harga yang berbeda, nilai sebuah aset NFT nggak bisa disamakan atau ditukarkan dengan aset NFT dan aset kripto lainnya. Aset semacam ini, bro, yang biasa disebut non-fungible (nggak bisa ditukarkan), berbeda dengan aset lainnya, seperti mata uang dollar AS, Ethereum, atau Bitcoin yang bersifat fungible.

Misalnya gini, lo jual mobil dengan harga Rp 500 juta, maka harga mobil tersebut bakal setara dengan 34.700 dolar AS (1 dolar AS = Rp 14.300) atau 18,34 Ethereum (1 Ethereum = Rp 27 juta).

Sementara itu, nilai 1 aset NFT yang dibeli dengan harga Rp 500 juta nggak bisa disamakan dengan mobil yang punya harga yang sama, uang senilai 34.700 dolar AS atau koin sebanyak 18,34 Ethereum tadi.

Kalo bisa ditarik kesimpulan, NFT adalah aset digital yang bisa dimiliki secara eksklusif oleh seseorang dengan nilai yang bervariasi tergantung orang yang menjualnya. Inilah yang membuat sebuah aset NFT biasanya dilego atau berpindah kepemilikan melalui mekanisme lelang di berbagai platform online, seperti Nifty Gateway, Valuables, Foundation, Christie's, dan lain sebagainya.

Keunikkan Kode yang Ada di NFT

Sebenarnya sama aja seperti instrumen investasi maupun aset pada umumnya, namun keunikannya NFT adalah sebuah aset digital yang bisa mewakili berbagai macam barang berwujud maupun nggak berwujud

Kode unik dalam NFT membuat tiap token sulit untuk direplikasi. Sehingga kemungkinan adanya NFT palsu jadi lebih sulit. Karena, setiap barang bisa dilacak data historisnya, mulai dari pemilik terakhir, pemilik pertama, hingga penerbitnya saat token dirilis.

Selain Itu, seri kode unik dalam NFT juga memungkinkan pegiat aset kripto, yang punya hobi koleksi barang jadi lebih mudah untuk melakukan verifikasi. Nah, perbedaan dari kode unik membuat NFT bersifat langka, dan bagi kolektor, melengkapi koleksi adalah suatu hal yang mutlak, bro.

Royalti untuk Pekerja Seni

Crypto

Credit image - voi.id

NFT memberikan kesempatan bagi pekerja seni buat dapetin royalti lebih besar. Bagi seniman, NFT bisa menghilangkan peluang munculnya pasar sekunder atau calo. Selain itu, NFT juga mengurangi jumlah pihak-pihak lain yang menjadi middleman dalam proses penjualan.

Aset digital ini nggak cuma buat gamer dan kolektor aja, tapi juga bisa digunakan oleh seniman untuk menjual karya seni mereka ke khalayak luas. Di luar itu, ada pula real estate atau developer perumahan yang pakai teknologi NFT untuk melakukan lelang rumah secara langsung ke publik.

Dengan menggunakan NFT, seniman juga bisa menerima royalti lebih besar melalui penjualan kembali. Ketika karya seni digital mereka dijual kepada pemilik baru, dari situlah pencipta karya bisa mendapat persentase keuntungan penjualan.

Meski terbilang baru, NFT adalah jenis aset digital yang udah lama diperjualbelikan oleh masyarakat.

Di tahun 2021 aja, keberadaan NFT semakin populer di kalangan investor. 

Kalo lo punya uang lebih dan suka investasi cryptocurrency, mungkin NFT bisa jadi pilihan yang tepat. Anyway, setelah baca artikel tentang NFT crypto, tentunya lo jadi lebih paham mengenai aset digital yang satu ini kan, bro?

 

 

Featured image - currency.com