• Fashion
  • 4 Sepatu Converse Terbaik Sepanjang Masa

4 Sepatu Converse Terbaik Sepanjang Masa

Thu, 19 January 2017

Kombinasi baju yang lo kenakan serasa kurang pas kalo nggak dibarengi dengan sepatu yang keren. Salah satu sepatu yang cocok lo pakai buat mendukung gaya santai lo adalah Converse. Converse, salah satu brand sepatu yang banyak dipakai oleh muda-mudi. Motif dan warnanya bermacam-macam dengan ciri khasnya, tali di tengah. Ada yang polos tanpa motif dan ada yang bergambar. Semuanya bagus dipakai di suasana santai. Ini dia empat sepatu Converse terbaik yang bisa lo coba.

 

Converse All Star Low Top

Warna polos dan tali di tengah yang merupakan ciri khas Converse, dengan bagian atas yang cukup rendah membuat sepatu ini cocok dikenakan dengan bawahan apa saja. Baik lo mau pakai denim panjang maupun celana pendek, sepatu Converse dengan Low Top siap membuatmu tampil keren. Nggak biasa memakai kaus kaki? Bukan masalah! Sepatu ini tetap nyaman dan bagus meski dipakai tanpa kaus kaki. Warnanya juga beragam mulai hitam, cokelat, pink, Nany, merah, hingga putih.

 

Converse All Star High Top

Hampir sama dengan desain sepatu sebelumnya, Converse All Star Low Top hanya beda di bagian atasnya. Buat lo yang kurang nyaman pakai kaus kaki pasti suka dengan sepatu yang satu ini. Pasalnya, Converse All Star High Top memiliki bagian atas yang lebih tinggi hingga hampir menutupi mata kaki. High Top lebih pas dikenakan bersama dengan celana pendek.

 

The Chuck Taylor All Star II

Karena pada umumnya bahan sepatu terbuat dari canvas, pasti lo kurang nyaman kalau memakainya di musim hujan. Nggak usah khawatir. Dengan bahan yang anti air disertai bantalan kaki yang nyaman, The Chuck Taylor All Star II akan membuatmu tetap tampil kece walau cuaca sedang hujan.

 

Jack Purcell M-Series Shield Canvas

Ribet sepatu basah tapi juga nggak mau memakai yang selain terbuat dari kanvas? Converse Jack Purcell M-Series Shield Canvas jawabannya! Jika lo merasa cukup tertantang dengan memakai sepatu warna putih di cuaca yang sedang hujan, coba saja sepatu yang satu ini.

Bagus-bagus, kan Urbaners? Jadi, yang mana Converse pilihan lo? Kalau lo ngerasa sepatu-sepatu di atas kurang cocok dengan celana yang lo pakai, lo bisa baca Tipe Sepatu yang Cocok dengan Celana Lo.

 

Source: converse.id

 

3 Sepatu Terbaik Converse All Star Edisi 100 Tahun
5 Sneakers Legendaris : Converse All Star

Muklay dan Sentuhan Imajinatif pada Karya Visual

Tue, 23 June 2020
Muklay mengenakan topi merah sedang berpose tersenyum di depan lukisannya

Pria bernama Muchlis Fachri atau biasa dikenal dengan Muklay sudah aktif di dunia seni selama lebih dari 10 tahun. Lulusan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta ini semakin dikenal berkat titelnya sebagai Forbes Indonesia 30 Under 30 di tahun 2020. Bukan pencapaian yang mediocre, kesuksesan Muklay berasal dari keberhasilannya dalam menemukan identitas dan ciri khasnya serta kejeliannya dalam mengobservasi tren pasar.

 

Ide Bisnis dari Karya Seni

Muklay sedang menggoreskan kuas di atas kanvas yang dipenuhi lukisan warna-warni

Sama seperti kebanyakan seniman lainnya, Muklay sudah memiliki bakat dan minat melukis sejak kecil. Tetapi, yang membuat Muklay berbeda dari seniman lainnya adalah kemampuannya untuk menjadikan minat seninya sebagai ide bisnis sedari masa SMP. Semua bermula dari kebiasaannya untuk melukis sneakers teman-temannya. Dari sana, ia bisa Rp200.000 per komisi. Uangnya dihabiskan lagi untuk membeli keperluan melukis dan sneakers baru.

Masa sekolahnya juga sampai sekarang masih jadi acuan seni bagi Muklay. Dulu, karya dari Darbotz dan Tokidoki sedang populer. Kedua gaya seni ini menggabungkan street style dengan animasi kartun, dua aspek yang terlihat jelas dalam setiap artwork Muklay.

Tetapi, itu saja nggak cukup. Menurut Muklay, memasarkan karya seni merupakan skill yang paling penting bagi seniman agar bisa mendapatkan profit. Profit ini juga yang membuat para seniman tetap aktif berkarya. “Seni bisa jadi ladang bisnis. Lo bisa bikin merchandise karena penjualannya bisa global. Kalau visual art cuman bisa dijual di kalangan tertentu, merchandise jadi wearable art yang menjangkau semua orang,” imbuh Muklay.

 

Sneakers Sebagai Sumber Inspirasi

Muklay sedang duduk di dalam studionya, terlihat koleksi sneakers

Kalau diteliti lebih dalam lagi, sebetulnya bakat seni Muklay berakar dari kecintaannya terhadap sneakers. Betul, Muklay is a sneakerhead! Studionya bahkan dipenuhi oleh koleksi sneakers warna-warni. Begitu pula dengan karya seninya, Muklay sudah sering melukis sneakers-sneakers dari brand Nike, Adidas, Vans, dan Converse.

Muklay sendiri terkenal karena kemampuannya dalam memadukan warna-warna bold, tanpa membuatnya terlihat norak. Quirky street style, deskripsi yang cocok untuk artwork Muklay. Untuk ini, Muklay sepenuhnya terinspirasi dari sneakers scene. Ia selalu membeli sneakers berdasarkan warna-warnanya, apakah kombinasi warnanya sudah tepat atau belum. Dari sini, ia pun bisa mengasah instingnya dan memasukkannya ke dalam karya-karya seni khas Muklay.

Peran sneakers juga dirasakan oleh Muklay saat ia harus bersosialisasi di kalangan seniman lainnya. Meski setiap seniman ini dibedakan berdasarkan jenis seni masing-masing, tetap saja Muklay merasa kalau kecintaannya terhadap sneakers menjadi penghubung. Sneakers dijadikan sebagai conversation starter, apalagi mengingat popularitas sneakers yang kini semakin meningkat, dinikmati oleh berbagai kalangan.

 

Melebarkan Sayap Lewat Kolaborasi

Muklay mengenakan ensemble warna-warni sedang duduk di atas bangku putih

Muklay mengungkapkan bahwa kini ia memiliki 3 model bisnis. Pertama, exhibition untuk memproduksi karya seni sebebas mungkin. Kedua, komisi sebagai sumber pendapatan utamanya. Ketiga, kolaborasi sebagai marketing tool. Melalui kolaborasi inilah nama Muklay semakin dikenal dan diperhitungkan sampai ke seluruh dunia.

Nggak main-main Bro, Muklay sudah pernah berkolaborasi bersama Uniqlo untuk desain T-shirt sekaligus menjadi ambassador brand fashion asal Jepang ini. Kemudian, karya Muklay juga sempat viral berkat grup musik RAN yang mengenakan pakaian hasil lukisan Muklay di acara penutupan Asian Games 2018 dan AMI Awards 2018.

Sementara itu, Muklay juga terus aktif berkolaborasi bersama brand lokal dan internasional lainnya, contohnya seperti Dufan, Lock&Lock, Gramedia, Xiaomi, Pepe Jeans, dan Citilink. Muklay juga ikut kolaborasi sama MLDSPOT lewat Instaclass: Live Sketch 10 Juni lalu, di mana Muklay sketch bareng bersama audiens juga. Menurutnya, seni bukanlah ajang kompetisi, melainkan ajang kolaborasi untuk bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi, terutama di kala PSBB ini #MumpungLagiDirumah.

 

 

 

 

Sources: Detik Hot, Manual, Kumparan.