• Fashion
  • Hindari 3 Kesalahan Ini Saat Merawat Rambut

Hindari 3 Kesalahan Ini Saat Merawat Rambut

Fri, 15 November 2019
Pria menggaruk rambut dan kulit kepala akibat melakukan kesalahan saat merawat rambut.

Selain gaya rambut yang harus selalu up to date, melakukan perawatan rambut dengan cara yang benar juga menjadi hal penting. Tanpa pengetahuan yang cukup, lo bisa saja melakukan kesalahan-kesalahan saat merawat rambut secara nggak sadar. Supaya terhindar dari hal itu, ini 3 kesalahan merawat rambut yang wajib lo tahu!

 

Menggunakan shampoo dan conditioner secara terpisah

Kebanyakan pria memilih produk perawatan rambut yang lebih praktis dipakai.

Coba jujur, lo pasti termasuk orang yang lebih tertarik untuk menggunakan produk praktis seperti 2 in 1 shampoo dan conditioner, kan? Padahal untuk merawat rambut, sebaiknya lo memisahkan produk shampoo dan conditioner karena masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.

Shampoo berguna untuk membuka dan membersihkan kutikula rambut yang tertutup oleh kotoran dan minyak yang ada di kulit kepala, sementara conditioner berguna untuk menutup dan melembapkan kembali kutikula rambut agar tetap sehat.

Memilih produk perawatan yang mengutamakan ‘kepraktisan’ seperti produk 2 in 1 shampoo dan conditioner sebenarnya bisa meningkatkan risiko kutikel rambut terbuka. Hal tersebut nantinya justru akan membuat kotoran rambut mudah masuk ke kutikula rambut. Jadi, usahakan memakai shampoo dan conditioner secara terpisah ya, Urbaners!

 

Skip Produk Perawatan Kulit Kepala

Produk perawatan kulit kepala sangatlah penting untuk merawat kesehatan kulit kepala.

Melakukan perawatan kulit kepala menggunakan produk khusus juga sering di-skip banyak orang. Padahal step ini penting dilakukan agar terhindar dari gangguan kult kepala, khususnya bagi para cowok. Cowok identik dengan produk styling rambut yang membuat minyak pada kulit kepala bertambah dan membuat kulit kepala lebih mudah kotor. Oleh sebab itu melakukan perawatan kulit kepala nggak boleh terlewatkan.

Salah satu produk perawatan kulit yang bisa lo coba adalah scalp mask. Dengan scalp mask, kulit kepala lo akan dibersihkan sehingga terasa lebih lembut. Selain itu, kandungan produk scalp care mengandung bahan aktif yang dapat menutrisi kulit kepala agar lebih sehat.

 

Stop Styling Rambut Berlebihan

Produk styling rambut yang dipakai berlebihan akan merusak rambut dan kulit kepala.

Mungkin setiap hari lo butuh produk styling rambut supaya rambut lo nggak kalah keren dari para atlet terkenal. Tetapi, ada baiknya kalo lo nggak menggunakannya secara berlebihan. Dalam menggunakan produk styling rambut, lebih baik usapkan dulu produk tersebut ke kedua telapak tangan daripada menggunakan sisir. Menggunakan telapak tangan akan menyebarkan produk styling rambut dengan lebih merata. Setelahnya, rambut bisa lo rapikan dan tata menggunakan sisir rambut.

Cara itu juga bisa menghindari penggunaan produk styling rambut yang berlebihan yang hanya akan menambah minyak pada kulit kepala, sehingga kutikel rambut akan tertutup dan mudah tertempeli oleh kotoran.

 

 

Itulah 3 kesalahan merawat rambut yang paling sering dilakukan oleh banyak orang. Untuk rambut dan kulit kepala yang lebih sehat, hindari melakukan kesalahan-kesalahan di atas ya, Urbaners! Semoga membantu!

 

 

 

Source: fashionbeans.com

Muklay dan Sentuhan Imajinatif pada Karya Visual

Tue, 23 June 2020
Muklay mengenakan topi merah sedang berpose tersenyum di depan lukisannya

Pria bernama Muchlis Fachri atau biasa dikenal dengan Muklay sudah aktif di dunia seni selama lebih dari 10 tahun. Lulusan Seni Rupa Universitas Negeri Jakarta ini semakin dikenal berkat titelnya sebagai Forbes Indonesia 30 Under 30 di tahun 2020. Bukan pencapaian yang mediocre, kesuksesan Muklay berasal dari keberhasilannya dalam menemukan identitas dan ciri khasnya serta kejeliannya dalam mengobservasi tren pasar.

 

Ide Bisnis dari Karya Seni

Muklay sedang menggoreskan kuas di atas kanvas yang dipenuhi lukisan warna-warni

Sama seperti kebanyakan seniman lainnya, Muklay sudah memiliki bakat dan minat melukis sejak kecil. Tetapi, yang membuat Muklay berbeda dari seniman lainnya adalah kemampuannya untuk menjadikan minat seninya sebagai ide bisnis sedari masa SMP. Semua bermula dari kebiasaannya untuk melukis sneakers teman-temannya. Dari sana, ia bisa Rp200.000 per komisi. Uangnya dihabiskan lagi untuk membeli keperluan melukis dan sneakers baru.

Masa sekolahnya juga sampai sekarang masih jadi acuan seni bagi Muklay. Dulu, karya dari Darbotz dan Tokidoki sedang populer. Kedua gaya seni ini menggabungkan street style dengan animasi kartun, dua aspek yang terlihat jelas dalam setiap artwork Muklay.

Tetapi, itu saja nggak cukup. Menurut Muklay, memasarkan karya seni merupakan skill yang paling penting bagi seniman agar bisa mendapatkan profit. Profit ini juga yang membuat para seniman tetap aktif berkarya. “Seni bisa jadi ladang bisnis. Lo bisa bikin merchandise karena penjualannya bisa global. Kalau visual art cuman bisa dijual di kalangan tertentu, merchandise jadi wearable art yang menjangkau semua orang,” imbuh Muklay.

 

Sneakers Sebagai Sumber Inspirasi

Muklay sedang duduk di dalam studionya, terlihat koleksi sneakers

Kalau diteliti lebih dalam lagi, sebetulnya bakat seni Muklay berakar dari kecintaannya terhadap sneakers. Betul, Muklay is a sneakerhead! Studionya bahkan dipenuhi oleh koleksi sneakers warna-warni. Begitu pula dengan karya seninya, Muklay sudah sering melukis sneakers-sneakers dari brand Nike, Adidas, Vans, dan Converse.

Muklay sendiri terkenal karena kemampuannya dalam memadukan warna-warna bold, tanpa membuatnya terlihat norak. Quirky street style, deskripsi yang cocok untuk artwork Muklay. Untuk ini, Muklay sepenuhnya terinspirasi dari sneakers scene. Ia selalu membeli sneakers berdasarkan warna-warnanya, apakah kombinasi warnanya sudah tepat atau belum. Dari sini, ia pun bisa mengasah instingnya dan memasukkannya ke dalam karya-karya seni khas Muklay.

Peran sneakers juga dirasakan oleh Muklay saat ia harus bersosialisasi di kalangan seniman lainnya. Meski setiap seniman ini dibedakan berdasarkan jenis seni masing-masing, tetap saja Muklay merasa kalau kecintaannya terhadap sneakers menjadi penghubung. Sneakers dijadikan sebagai conversation starter, apalagi mengingat popularitas sneakers yang kini semakin meningkat, dinikmati oleh berbagai kalangan.

 

Melebarkan Sayap Lewat Kolaborasi

Muklay mengenakan ensemble warna-warni sedang duduk di atas bangku putih

Muklay mengungkapkan bahwa kini ia memiliki 3 model bisnis. Pertama, exhibition untuk memproduksi karya seni sebebas mungkin. Kedua, komisi sebagai sumber pendapatan utamanya. Ketiga, kolaborasi sebagai marketing tool. Melalui kolaborasi inilah nama Muklay semakin dikenal dan diperhitungkan sampai ke seluruh dunia.

Nggak main-main Bro, Muklay sudah pernah berkolaborasi bersama Uniqlo untuk desain T-shirt sekaligus menjadi ambassador brand fashion asal Jepang ini. Kemudian, karya Muklay juga sempat viral berkat grup musik RAN yang mengenakan pakaian hasil lukisan Muklay di acara penutupan Asian Games 2018 dan AMI Awards 2018.

Sementara itu, Muklay juga terus aktif berkolaborasi bersama brand lokal dan internasional lainnya, contohnya seperti Dufan, Lock&Lock, Gramedia, Xiaomi, Pepe Jeans, dan Citilink. Muklay juga ikut kolaborasi sama MLDSPOT lewat Instaclass: Live Sketch 10 Juni lalu, di mana Muklay sketch bareng bersama audiens juga. Menurutnya, seni bukanlah ajang kompetisi, melainkan ajang kolaborasi untuk bisa menghasilkan karya yang lebih baik lagi, terutama di kala PSBB ini #MumpungLagiDirumah.

 

 

 

 

Sources: Detik Hot, Manual, Kumparan.