• Fashion
  • Potongan Rambut Barbershop yang Menjadi Trend Saat Ini

Potongan Rambut Barbershop yang Menjadi Trend Saat Ini

Tue, 26 June 2018
Potongan Rambut Barbershop

Barbershop menjadi salah satu bisnis yang paling berkembang di Indonesia. Nggak hanya di kota-kota besar, di beberapa daerah di Indonesia juga udah mulai muncul beberapa barbershop dengan konsep yang modern. Perbedaan barbershop dengan potong rambut biasa adalah mereka melayani layaknya konsep salon untuk wanita. Mulai dari suasana potong yang nyaman, cuci rambut setelah potong, sampai pemberian pomade. Bagi lo yang selama ini masih menimbang-nimbang ingin potong di barbershop, di sini akan dibahas jenis model rambut barbershop yang kini tengah menjadi tren.

Potongan Rambut Barbershop yang Sedang Tren Saat Ini

Gaya potongan rambut barbershop tentu menjadi pertimbangan utama buat lo yang ingin potong rambut. Saat ini, terdapat beragam gaya potongan rambut barbershop yang menjadi tren dan banyak diminta. Gaya-gaya potongan rambut barbershop tersebut meliputi model undercut, klimis, pompadour, slick back, atau man bun. Gaya-gaya tersebut memiliki karakteristik dalam potongan dan pengaturan gayanya.

Namun, urbaners, lo nggak bisa sembarangan untuk potong rambut karena nggak semua jenis potongan rambut barbershop cocok untuk lo. Misalnya untuk wajah lo yang oval, beberapa jenis potongan seperti Mohawk nggak cocok untuk wajah lo karena wajah lo bisa terlihat lebih oval dari sebelumnya. Begitu pula ketika lo mempunyai jenis wajah bulat. Jenis potongan yang cocok untuk wajah bulat adalah undercut dengan rambut tipis di samping dan tebal di bagian atas. Dengan begitu, wajah lo nggak terlihat terlalu bulat.

Gaya Rambut Barbershop Terbaru dan Nge-tren

Buat lo yang ingin mencoba gaya rambut barbershop yang terbaru dan sedang nge-tren saat ini, yuk, simak model rambut barbershop yang tren dan sesuai dengan jenis wajah serta rambut lo!

Model Rambut Barbershop Modern Pompadour 

potongan rambut barbershopPompadour ini diambil dari kata pomp yang berarti besar, jadi pompadour ini lebih menonjolkan rambut bagian atas. Sejarah potongan rambut pompadour ini udah dimulai sejak tahun 1960-an, ketika itu Elvis Presley muncul dengan rambut jambulnya. Jika lo masih menyebut potongan rambut Elvis ini dengan sebutan jambul, sebenarnya ini adalah jenis potongan pompadour.

Nah, potongan pompadour ini mengalami sedikit perubahan era yang kemudian dinamakan dengan modern pompadour. Jenis modern pompadour ini tetap mengandalkan rambut bagian atas yang agak panjang, tetapi rambut bagian samping akan dipotong tipis atau bahkan habis. Potongan ini cocok untuk wajah lo yang besar atau agak persegi. Selain Elvis Presley, Brad Pitt juga sering tampil dengan rambut pompadour yang diberi pomade.

Model Rambut Barbershop Curly Undercut 

Jenis potongan rambut selanjutnya adalah curly undercut. Jika yang pertama ini membahas untuk rambut lurus dan sedikit bergelombang, maka curly undercut ini ditujukan untuk rambut yang keriting atau cukup bergelombang. Rambut keriting memang cenderung punya sedikit jenis potongan rambut, tapi jika lo udah tahu jenis rambut yang cocok dengan wajah lo, lo bisa tampil percaya diri banget.

Untuk curly undercut, lo bisa potong bagian kanan kiri dan untuk bagian atas dibiarkan terurai. Bedanya dengan undercut biasa, lo nggak perlu menggunakan pomade karena rambut dibiarkan terurai. Tetapi jika lo nggak percaya diri dengan rambut keriting lo, potonglah agak pendek dan selalu beri pomade setiap hari. Salah satu artis Hollywood yang menggunakan jenis potongan curly undercut adalah Zayn Malik.

 

Model Rambut Barbershop Medium Cut 

Gaya rambut barbershop

Potongan rambut selanjutnya adalah medium cut. Potongan rambut ini sebenarnya cukup sederhana, yaitu potongan rambut yang dibiarkan agak panjang. Bahkan ada beberapa orang yang membiarkan rambut potongan medium cut ini di bagian depannya agak panjang dan jatuh ke bawah sehingga mempunyai poni. Hampir semua orang di Indonesia mempunyai potongan rambut medium cut karena dibiarkan agak panjang di bagian atas dan samping.

Nah, tetapi ada yang berbeda dengan potongan medium cut sekarang, apalagi setelah demamnya K-Pop. Sebagai informasi nih, Urbaners, hampir semua anggota boyband K-Pop ini mempunyai potongan medium cut. Untuk lo yang ingin mengambil inspirasi potongan rambut medium cut, lo bisa melihat beberapa anggota boyband Korea.

Model Rambut Barbershop Undercut 

Potongan rambut selanjutnya adalah undercut. Potongan rambut ini merupakan jenis paling jadul yang masih diterapkan sampai sekarang. Undercut pertama kali muncul pada tahun 1920-an saat perang dunia pertama. Hampir semua tentara di Eropa harus potong undercut, sisi kanan kiri dipotong habis kemudian bagian atas dibiarkan panjang. Tapi sayangnya saat perang, rambut bagian atas yang panjang ini sering mengganggu, akhirnya mereka menggunakan minyak dan lilin (atau nanti disebut pomade) agar lebih rapi.

Pada tahun 2010-an, tren rambut undercut kembali muncul di Indonesia seiring ramainya pomade dan tren barbershop. Tren rambut undercut ini banyak diminati karena cocok dengan wajah orang Indonesia yang kecil dan cenderung agak bulat. Untuk lo yang pertama kali ingin potong di barbershop, jenis potongan undercut bisa jadi solusi yang pas.

Model Rambut Barbershop Side Part 

Selanjutnya, potongan rambut yang akan dibahas adalah side part. Potongan rambut side part ini sebenarnya modifikasi dari undercut, tetapi bedanya adalah rambut bagian atas nggak dibiarkan panjang. Untuk lo yang nggak ingin menggunakan pomade, potongan rambut jenis side part ini cocok lo gunakan.

Kelebihan potongan rambut side part adalah potongan ini sangat rapi dan cocok untuk lo yang merupakan pekerja kantoran. Rambut side part ini disisir sedikit dengan belah samping dan lo bisa langsung berangkat kerja. Ada perkecualian, Urbaners, untuk lo yang berambut keriting, potongan rambut ini nggak cocok ditata secara side part.

 

Model Rambut Barbershop Slick Back 

model rambut barbershop

Kemudian yang akan dibahas adalah potongan rambut slick back. Jenis potongan ini sebenarnya juga modifikasi dari potongan rambut undercut. Bedanya adalah rambut di bagian atas dibiarkan panjang dan disisir ke belakang seluruhnya. Jika untuk undercut lo membutuhkan pomade berjenis light atau medium, maka untuk potongan rambut slick back, lo membutuhkan pomade berjenis hard agar rambut lo nggak jatuh ke samping.

David Beckham, Justin Timberlake, dan Cristiano Ronaldo sering menggunakan jenis potongan ini. Selain itu, potongan rambut ini juga sangat cocok digunakan untuk lo yang punya jenis wajah agak besar dan sedikit kotak.

 

Model Rambut Barbershop Man Bun – H3

gaya rambut barbershop

Nggak enak rasanya jika udah membahas jenis potongan rambut pendek, tetapi harus melewatkan jenis rambut yang panjang. Sekarang banyak sekali anak muda yang memilih potongan rambut panjang, tetapi tetap terlihat rapi karena nggak dibiarkan terurai. Potongan rambut ini biasa disebut dengan man bun. Pertama, hal yang harus lo lakukan adalah mengikat secara rapi rambut lo, kemudian ikat kembali hingga menjadi kecil.

Lalu, bagaimana jika rambut lo masih pendek? Ada beberapa cara agar lo masih terlihat memiliki man bun, yaitu panjangkan rambut lo di bagian atas dan jika udah cukup panjang, ikat sampai atas agar terlihat seperti man bun.

 

Itulah ketujuh model rambut barbershop yang bisa lo coba. Sebenarnya jenis potongan rambut ini ada banyak, Urbaners, jadi lo tinggal memilih mana yang cocok untuk wajah dan jenis rambut lo. Jangan memaksakan untuk menggunakan jenis potongan rambut tertentu hanya karena sedang tren dan akhirnya jelek sehingga membuat lo nggak percaya diri. Selain itu, jangan malu juga untuk bertanya kepada hairstylish di barbershop, potongan rambut apa yang cocok untuk lo.

 

 

Source: kanalbaru.com

Ada 4 Hal Menarik Dibalik Istilah Vintage Fashion: Nggak Melulu Soal Retro, Bro!

Wed, 30 September 2020
berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Siapa bilang kalau laki-laki tidak memperhitungkan penampilan? Supaya enak dilihat, jelas lo perlu benar-benar memperhatikan penampilan lo dengan baik. Oleh karena itu, jangan sampai ketinggalan buat mengetahui tren fashion yang sedang berjalan!

Bicara soal tren fashion – sebenarnya, bisa dikatakan kalau tren itu hanya berputar pada satu circle yang sama. Mungkin yang jadi pembeda adalah kemajuan teknologi dalam membuat dan memproses karya fashion tersebut.

Maka dari itu, khususnya buat laki-laki ya – tren fashion sepertinya tidak jauh-jauh dari seperti apa yang sedang berjalan. Lalu pertanyaannya, buat lo yang tidak mau ambil pusing dengan tren fashion yang sedang berjalan tapi tetap ingin tampil stylish – bagaimana caranya ya?

Salah satu solusi untuk menjawab pertanyaan atau keresahan yang sudah disampaikan di atas adalah menjadikan vintage fashion kiblat penampilan lo. Vintage fashion dikenal sebagai salah satu gaya tampilan yang timeless – artinya, mau kapanpun diterapkan, pasti akan terlihat oke-oke saja.

Akan tetapi, konsep vintage fashion ini terkadang terjadi miskonsepsi dengan konsep fashion lainnya yaitu retro. Vintage fashion tidak melulu soal retro, bro – bahkan, terkadang jika ditelisik lebih dalam, vintage fashion lebih dari sekedar retro.

Nah, biar nggak salah kaprah soal konsep vintage fashion yang sebenarnya – lo bisa simak bahasan kali ini buat mengetahui selengkapnya ya!

 

Suka Pakai Barang Second

berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Credit Image: revivalvintage.co.uk

Tidak semua orang ingin menyimpan semua pakaian yang dimilikinya. Pasti ada momen di mana seseorang tersebut menjual atau bahkan memberikan sebagian dari koleksi pakaiannya. Nah, konsep vintage fashion ini salah satunya menganut membeli barang bekas.

Barang bekas, pakaian yang masih bisa dikenakan, tentu jadi salah satu style tersendiri jika memang benar-benar bisa memadupadankannya. Bahkan, pakaian second tersebut kerap untuk dimodifikasi lagi sehingga inilah yang membuat konsep vintage fashion semakin kuat.

Walaupun branded – atau berasal dari brand atau merk terkenal, namun kondisinya sudah bekas atau second – ini yang menjadikan vintage fashion lebih berkarakter. Untuk memilih pakaian bekasnya saja ada seninya tersendiri. Terkadang, seni itu disebut dengan istilah thrifting.

 

Vintage Juga Bukan Antik

Pada umumnya ya, item-item fashion hanya digunakan sampai batas waktu tiga tahun saja. Tapi dengan sistem atau konsep thrifting – tidak menutup kemungkinan kalau lo bisa menemukan item-item yang sudah lama sekali tapi kondisinya masih bagus.

Nah, cukup beda untuk dengan konsep antik, ya. Walau mirip dengan vintage fashion – tapi jelas berbeda dengan antique fashion bro. Hal ini dikarenakan oleh aksen dari masing-masing fashion itu sendiri.

Antik biasanya menganut paham-paham berpakaian di abad-abad 17-18. Nah, kalau vintage sendiri, baru mulai di abad 19-20 ini. Jadi jika ada yang bilang sama – mungkin beberapa aksennya iya, tapi jelas sebenarnya berbeda.

 

Nggak Selalu Dari Thrifting

berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Credit Image: hipwee.com

Walau cukup sulit mendapatkannya selain dari thriftingvintage fashion sebenarnya juga tidak melulu soal mencari baju atau pakaian-pakaian di thrift shop sih. Bisa saja lo mendapatkan item-item tersebut dari peninggalan-peninggalan keluarga lo.

Dan lo bisa mengakomodir atau bisa memadupadankan hal tersebut menjadi penampilan yang menarik. Hal ini bisa masuk ke penilaian vintage fashion, lho.

 

Ada Nilai Sejarahnya

berikut 4 hal yang mesti lo ketahui dibalik istilah vintage fashion

Credit Image: carlthompson.co.uk

Nah ini yang lumayan penting, bro – salah satu hal yang kental sekali dengan vintage fashion adalah nilai sejarah dari item fashion tersebut. Ini bakal jadi salah satu penilaian terpenting dari vintage fashion sih – di mana nilai estetika sejarahnya bisa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penampilan atau bentukan dari item fashion itu sendiri.

Wah bagaimana nih bro? Dari deretan penjelasan yang sudah disampaikan di atas – apakah lo sudah paham bagaimana dengan konsep vintage fashion? Kalau lo sudah paham, lo bisa menerapkannya dengan baik ya!

 

Feature Image – revivalvintage.co.uk