Fusion Kuliner Minang dan Jepang - MLDSPOT
  • Food
  • Fusion Kuliner Minang dan Jepang

Fusion Kuliner Minang dan Jepang

Fri, 20 March 2015

Makanan khas Minang identik dengan warna yang menyala dan rasa bumbu yang menyengat. Berbanding terbalik dengan makanan khas Jepang yang justru tampil lebih sederhana, tanpa banyak merombak keaslian warna dan rasa bahan. Bayangkan kalau kedua jenis makanan itu bersatu: unik dan tampak menantang untuk dicoba. Kalau lo meragukan keberadaan fusion food ini, coba datang ke restoran bernama Suntiang. Hanya di tempat ini, lo bisa menemukan makanan khas Minang dengan sentuhan Jepang.

Di antara menu-menu yang tersedia di Suntiang, kehadiran menu sushi yang bervariasi cukup menarik mata. Pasalnya, sushi-sushi itu diletakkan di atas conveyer belt yang biasanya hanya ada di restoran Jepang. Siapa pun yang berada di sebelahnya, bisa memilih dan menyantap langsung sushi tersebut. Meski terlihat seperti sushi pada umumnya, namun sushi-sushi Suntiang jelas berbeda. Rendang Roll, misalnya, memadukan potongan daging rendang dengan balutan nasi dan nori.

Begitu juga dengan Salmon Asam Pade Roll yang mengombinasikan salmon, kyuri, saus asam pade, dan sebutir edamame. Khusus buat lo yang ingin mencoba sushi dengan rasa pedas ala Minang, wajib mencoba Ikan Bilis Cabe Hijau Roll. Rasa pedas bumbu cabe hijau mampu “menyingkirkan” wasabi yang selama ini wajib ada di tiap hidangan sushi mana pun.

Selain sushi, Suntiang juga menawarkan variasi menu udon. Salah satu rekomendasinya adalah Spicy Seafood Udon Hotplate. Mie tebal ini disajikan dalam hotplate, berpadu dengan udang, nori, dan bumbu pedas balado. Tapi, kalau lo lebih menyukai ramen, cobalah menu Gulai Ramen yang menjadi signature dish dari Suntiang. Gabungan antara ramen, kuah kari kuning, potongan ayam karaage berlapis tepung, telur rebus, dan rasa bumbu yang kuat, langsung membuat menu ini sukses meraih predikat “best-seller”.

Nggak hanya menyajikan menu main course, Suntiang juga siap dengan menu appetizer dan dessert-nya. Lo bisa mencoba Edamame Balado, kacang rebus khas Jepang yang dibalur dengan bumbu pedas balado, selagi menunggu menu main course datang. Sebagai hidangan penutup, Kue Cubit Kitkat Green Tea bisa jadi pilihan. Kue cubit berukuran mungil ini menjanjikan tekstur yang lembut dan rasa green tea yang pekat.

Sebelum mencoba inovasi menu yang menggebrak dari Suntiang ini, lebih baik lo nggak banyak berkomentar. Bisa jadi, tampilan dan rasa uniknya membuat lo ingin datang lagi dan lagi.

 

 

Lokasi Suntiang
Restoran Suntiang terletak di Grand Indonesia Mall, 3A West Mall, Jalan M. H. Thamrin no. 1, Jakarta Pusat. Selain itu, restoran ini juga bisa ditemukan di Pondok Indah Mall 2, Lantai 3 #346, Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Bukan Koki Berdarah Minang
Uniknya, kepala koki dan asisten kepala koki di Suntiang berasal dari Jawa Timur dan Madura. Untuk mendapatkan rasa masakan Minang yang otentik, mereka rela belajar selama satu bulan di dapur sebuah restoran Minang milik salah satu pendiri restoran Suntiang.

 

Arti "Suntiang"
Dalam bahasa Padang, “Suntiang” berarti mahkota yang biasa digunakan mempelai perempuan saat menikah. Makanya, logo restoran Suntiang mirip dengan mahkota pernikahan orang Padang, lengkap dengan kedua antingnya.

Waktu Terbaik Minum Alkohol: Tim Siang atau Malam, Bro?

Mon, 22 February 2021
Minum Alkohol

Apa kebiasaan yang biasa lo lakuin kalo ngumpul sama anak tongkrongan lo? Mabar game, gosip, atau minum alkohol? Wah kalo yang terakhir ini sepertinya krusial untuk dilakukan pas ngumpul malem atau lagi ngumpul dengan momen-momen tertentu ya, bro!

Meskipun begitu, ternyata ada juga orang yang lebih suka mengkonsumsi alkohol baik di siang hari dibandingkan di malam hari. Di siang hari, biasanya orang lebih suka mengkonsum minuman beralkohol lebih rendah dari pada minum alkohol yang dikonsumsi pada malam hari, tapi ternyata waktu minum ini juga akan berpengaruh pada diri lo sendiri.

Meskipun semua tergantung dari apa yang lo minum, sebenarnya kapan sih waktu terbaik untuk minum alkohol? Dan lo tipe yang mana nih?

Biar lebih jelas kapan waktu terbaiknya, simak artikel selengkapnya di bawah ini ya, bro!

Alkohol di Siang Hari: Booster dalam Menjalani Hari

Minum Alkohol

Credit image – Discover Magazine

Minum alkohol emang ngga ada keharusan harus kapan dan minum apanya, ternyata dilihat dari waktunya, banyak juga orang punya preferensi untuk minum alkohol di siang hari – apakah lo salah satu diantaranya?

Minum alkohol di siang hari ini emang punya efek yang sedikit berbeda dengan minum alkohol di malam hari. Karena konon katanya, minum alkohol di siang hari akan nggak akan sama hasratnya selayaknya minum alkohol di malam hari – lo nggak akan minum alkohol sebanyak mengonsumsi di malam hari.

Penelitian dari Nyree Dardarian – seorang profesor dari Drexel University mengatakan, minum alkohol di siang hari dapat merangsang zat dalam tubuh yang memproses alkohol lebih cepat dan dapat menambah energi di dalam tubuh.

Meskipun metabolisme dalam tubuh berfungsi  selama 24 jam, tapi pada siang hari akan berproduksi lebih banyak – sehingga minum alkohol di siang hari akan ikut membantu lo untuk lebih produktif. Nggak heran, orang yang tim minum alkohol di siang hari melakukan kebiasaan ini untuk lebih produktif dalam bekerja daripada untuk menikmati alkohol itu sendiri.

Kebiasaan dalam minum alkohol di siang hari pun bakal beda dengan minum alkohol di malam hari – nggak akan sebanyak minum pas malam hari pastinya.

Alkohol Malam Hari: Paling Pas buat Chill

Minum Alkohol

Credit image – iStock

Kalau minum alkohol di malam hari rasanya udah nggak aneh lagi, karena memang ini kebiasaan umum orang-orang pada umumnya. Rasanya, minum alkohol emang lebih identik dengan malam hari dibandingkan dengan siang hari, setuju nggak, bro?

Ternyata, selain karena kebiasaan juga, alkohol pada malam hari akan menyerap lebih baik pada malam hari. Dalam hal ini, serapan alkohol yang diserap dan reaksi dalam tubuh pun berbeda dengan konsumsi alkohol di siang hari. Menurut penelitian pada tahun 2001, alkohol dikatakan memiliki efek yang lebih sensitif yang membuat emosional pada orang yang mengonsumsi.

Pada tingkat emosional inilah yang membuat alkohol terasa lebih nikmat untuk dinikmati pada malam hari. Alkohol juga akan lebih menyerap pada orang yang memiliki tingkat stres yang tinggi – dan biasanya orang akan terlihat lebih tertekan pada malam hari setelah seharian bekerja di bawah tekanan.

Konon, pada siang hari juga kita nggak begitu merasakan lelah dan merasa tertekan. Namun ketika saat merasa sendiri setelah menjalani aktivitas, barulah manusia merasa lebih emosional – hal inilah yang membuat minum alkohol lebih nikmat bila dinikmati malam mari.

Jadi, Tim Siang atau Malam?

Setelah mengetahui reaksi dan kebiasaan yang berbeda pada minum alkohol di siang hari dan di malam hari, lo sekarang tau kan – kalau semua ada kelebihan dan kekurangan masing-masing?

Dari kekurangan dan kelebihan inilah kita jadi lebih tau, kebutuhan alkohol dalam diri mana yang ingin lo penuhi. Sebuah penelitian mengatakan bahwa alkohol memang merangsang emosional lebih cepat pada waktu-waktu tertentu.

Jadi kalau mau mencoba lebih produktif pas lagi kerja, ada baiknya minum alkohol secukupnya pada siang hari untuk booster mood menjadi lebih produktif. Tapi kalau lo merasa lebih butuh ketenangan untuk istirahat di malam hari atau deep talk sama anak tongkrongan lo, minum alkohol di malam hari lah jawabannya!

 

Feature image – Video Hive