• Hobby
  • PewDiePie Jadi YouTuber Dengan Subscriber Paling Banyak, 50 Juta Subs

PewDiePie Jadi YouTuber Dengan Subscriber Paling Banyak, 50 Juta Subs

Thu, 22 December 2016

Bernama lengkap Felix Arvid Ulf Kjellberg dan akrab disapa PewDiePie ini sekarang sedang berada di dalam masa terbaiknya. Mulai membuat akun YouTube sejak tahun 2010 ketika berada di bangku kuliah, sekarang PewDiePie mempunyai total 50 juta subscriber, atau pelanggan, terbanyak sedunia. Padahal kontennya ini sangat sederhana, PewDiePie hanya mengomentari setiap game yang dia mainkan.

 

Tahun lalu PewDiePie disinyalir mendapatkan 12 juta dolar

Apa efeknya ketika lo mendapatkan subscriber sebanyak itu? PewDiePie ketika mempunyai subscriber hanya 30 juta, dirinya sudah mendapatkan pendapatan sebanyak 12 juta dolar dalam satu tahun atau sekitar 120 miliar rupiah. Pendapatan yang didapat oleh PewDiePew tersebut nggak semuanya dari iklan YouTube, tetapi dari endorse yang jumlahnya mencapai jutaan dolar.

 

Sempat disinggung hanya berteriak di depan kamera

Jika lo pertama kali melihat video dari PewDiePie, lo akan melihat keanehan. Kenapa video orang bermain game yang nonton sampai jutaan orang? Beberapa orang juga mengatakan apa yang dikomentari oleh PewDiePie ini juga nggak lucu-lucu amat. Bahkan ada yang mengatakan, “kenapa hanya berteriak di depan kamera, mendapatkan uang yang banyak?”.

 

PewDiePie nggak hanya sekedar gamers

Jika dulu PewDiePie bekerja sendirian untuk mendapatkan konsep video, sekarang PewDiePie nggak bekerja sendirian. Dirinya mempunyai tim yang berpikir untuk mendapatkan ide video yang lebih segar. Sekarang PewDiePie nggak hanya sekedar bermain game, karena tahu nggak semua orang suka bermain game. Konsep dibalik setiap videonya ini sangat kuat, kadang PewDiePie mengeluarkan video sampai 2 kali sehari. Untuk membuat video dengan jumlah tersebut, tentu harus memikirkan konsep yang sangat matang.

Ciri khas dari PewDiePie adalah dirinya nggak peduli dengan orang katakan, dirinya nggak peduli apakah nantinya videonya dilihat orang atau nggak. PewDiePie membuat video karena kesenangan bukan karena keharusan.

 

Source:  forbes.com

Inilah Game Terbaik di Tahun 2019, Sekiro: Shadows Die Twice

Tuesday, December 31, 2019 - 15:20
Tokoh di Sekiro: Shadows Die Twice sedang melompat melemparkan senjata

Nggak sulit untuk memilih game terbaik tahun 2019. Predikat ini jatuh ke tangan Sekiro: Shadows Die Twice, game besutan FromSoftware yang juga berada di balik pembuatan Bloodborne dan DarkSouls. Ada cukup banyak alasan kenapa Sekiro: Shadows Die Twice berhak mendapatkan predikat game terbaik tahun 2019. Beberapa di antaranya bisa lo cek di bawah ini, Urbaners.

 

Cerita yang Nggak Biasa, Tapi Mudah Dipahami

Tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice sedang melawan salah satu musuh menggunakan pedang

Bagi yang sering memainkan Soul Series, lo mungkin sudah terbiasa dengan jalan cerita game yang cukup sulit sehingga mengharuskan buat berpikir agak keras. Lo dituntut memberikan perhatian kepada setiap dialog dan item yang ditemukan demi bisa memahami cerita secara utuh.

Nah, hal tersebut nggak bakal lo temukan di Sekiro: Shadows Die Twice. FromSoftware justru memberikan cerita yang cukup mudah dipahami, tapi tetap menarik buat diikuti. Pada game ini, lo bakal menjadi seorang shinobi bernama Sekiro, yang berencana balas dendam ke seorang samurai karena menculik majikannya.

 

Gameplay Dinamis yang Cukup Menantang

Berbeda dari Soul Series yang juga dibuat oleh FromSoftware, Sekiro: Shadows Die Twice nggak menghadirkan sistem role-playing dan character creation. Sebagai gantinya, game berkonsep third-person action ini menggunakan sistem skill-set untuk peningkatan level karakter, yang baru bisa lo buka kalau bisa mengalahkan sejumlah musuh.

Namun, walaupun skill-set bertambah, bukan berarti lo bisa mengalahkan musuh dengan lebih mudah. Ini karena lo harus menghadapi musuh dengan strategi yang berbeda. Lo bisa dikalahkan oleh musuh dalam waktu cepat kalau lengah sedikit saja. Perubahan secara keseluruhan ini pun membuat gameplay dari Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih menantang.

 

Visual Grafis Memukau dengan Tampilan Khas Jepang

Dua tokoh dalam Sekiro: Shadows Die Twice saling berhadapan, dengan setting tempat khas Jepang, masing-masing membawa pedang

Sejak awal, Sekiro: Shadows Die Twice sudah tampil memukau dengan kualitas visual grafisnya yang luar biasa. Dengan tone warna yang didominasi abu-abu dan cokelat, nuansa Jepang era abad ke-16 di Sekiro: Shadows Die Twice jadi lebih terasa.

Bahkan saat setting malam hari, visual seperti hutam bambu masih terlihat cukup jelas. Nggak ketinggalan visual kastil yang terlihat begitu megah berdiri di atas lembah. Bagi yang cukup “rewel” soal visual grafis saat main game, sepertinya Sekiro: Shadows Die Twice nggak bakal mengecewakan lo.

 

Sekiro: Shadows Die Twice sudah dirilis sejak Maret 2019 lalu. Nggak ada kata terlambat buat ikut main game tersebut. Lo bisa memainkannya di Xbox One, PlayStation 4, atau platform Microsoft Windows!

 

 

Sources: media.skyegrid.id, gamebrott.com