5 Game Terlaris Sepanjang Masa - MLDSPOT
  • Hobby
  • 5 Game Terlaris Sepanjang Masa

5 Game Terlaris Sepanjang Masa

Wed, 14 June 2017

Bermain game di smartphone atau konsol lainnya seperti menjadi bagian dari keseharian saat ini. Sulit rasanya menemukan orang-orang yang tidak suka bermain game. Sejak populer di era 70-an, permainan video game terus berevolusi dan m embuat penggemarnya tak bisa berpaling.

Sebagai penikmat game, Urbaners juga harus tahu permainan paling laris yang pernah diproduksi. Berikut 5 game paling laris yang dilansir Valve belum lama ini dan mungkin saja salah satunya pernah Urbaners mainkan:

 

5. Super Mario Bros

Siapa lagi yang tidak mengenal game legenda ini. Apalagi Urbaners yang sudah lahir atau hidup di era 90-an. Permainan ini cukup untuk membuat denyut jantung Urbaners berdegup karena musuh yang siap untuk membuat panik. Diperkenalkan pertama kali pada 1985, Super Mario Bros terjual 40,24 juta copy. Kesuksesan Super Mario Bros membuat Nintendo mengembangkan game ini menjadi lebih modern.

 

4. Grand Theft Auto V

Grand Theft Auto (GTA) V adalah game tersukses Rockstar saat ini. Game favorit anak-anak di bawah umur dan seharusnya tidak diperbolehkan memainkan game ini karena masuk golongan AO (Adult Only). Tapi mau gimana lagi. Alhasil game ini berhasil terjual sebanyak 80 juta copy di seluruh dunia.

 

3. Wii Sports

Wii Sport merupakan game buatan Nintendo. Sama seperti namanya, permainan ini menghadirkan beragam cabang olahraga yang bisa Urbaners mainkan. Sejak diluncurkan pada 2006, Wii Sport total telah terjual sampai 82,69 juta copy. Menariknya, game ini hanya ada dalam versi Nintendo saja lho.

 

2. Minecraft

Saat dirilis pada 2009, banyak yang menyindir grafis game ini. Sebab industri game lain sudah membuat versi se-realistis mungkin, Minecraft justru hadir dengan grafis jadul alias kotak-kotak. Tapi nasib berkata lain. Minecraft jadi candu bagi banyak orang. Game yang dikembangkan Mojang ini ternyata berhasil terjual 122 juta copy.

 

1. Tetris

Tetris menempati peringkat pertama dari daftar game paling laris sepanjang masa. Siapa sih yang tidak pernah mainin tetris? Tetris yang Dibuat oleh Alexey Pajitnov pada 6 Juni 1984 mencetak angka fantastis yaitu 497 juta kopi di seluruh dunia. Wow.

 

Source: Liputan6.com

Bukan Jenis Genre, Ini Arti dari Band Indie Indonesia yang Sebenarnya!

Wed, 17 March 2021
Band Indie Indonesia

Gaya musik sekarang ini emang beragam banget, kalo kemarin sempet ngebahas Indonesian City Pop sama Irama Nusantara dan genre Lo-Fi yang sekarang juga banyak peminatnya, ada satu genre – yang sebenarnya juga bukan genre, yang saat ini banyak diminati, yaitu Indie!

Semakin banyaknya muncul band indie Indonesia membuat para penikmat musik awam menganggap bahwa indie merupakan sebuah genre. Nyatanya, indie bukan genre ataupun gaya musik, bro!

Identik dengan musik dan lagu yang easy listening dan memiliki lirik yang kreatif, musik Indie memnghadirkan Terus kenapa kehadiran band indie Indonesia bisa membawa pemahaman kalau Indie merupakan sebuah genre? Langsung aja simak ulasan selengkapnya di bawah ini, bro!

Mengenal Arti Indie yang Sebenarnya

Band Indie Indonesia

Credit image – Careers in Music

Sebelum dikenal sebagai sebuah genre, Indie sebenarnya memiliki arti independen – atau sesuatu yang bersifat mandiri, bebas, atau bahkan ‘merdeka’. Indie dalam musik digambarkan sebagai sesuatu yang dilakukan sendiri, bebas, tanpa ada gangguan dari pihak lain yang mencoba mengatur proses produksi.

Hal ini dilakukan oleh seorang musisi atau band indie Indonesia biasanya memilih jalan ini untuk berkarya dengan bebas tanpa adanya label yang menaungi. Para musisi indie biasanya membiayai semua pengeluaran secara independen – mulai dari biaya produksi, pemasaran sampai distribusinya.

Sebutan indie  awalnya digunakan untuk membedakan antara musisi independen dengan musisi lain yang terikat label. Hal itu dilakukan untuk menekan bahwa musisi indie berada di label rekaman independennya sendiri dan lebih bebas mengekspresikan gaya musiknya ataupun dalam membuat suatu karya. 

Indie Bukan Genre, Bro!

Band Indie Indonesia

Credit image - Spotify

Pemahaman bahwa genre merupakan sebuah genre masih banyak dinilai salah oleh banyak orang. Seperti yang udah disebutkan di atas – jelas indie bukan sebuah genre, melainkan gerakan mandiri dari musisi untuk menciptakan karyanya.

Namun kata indie dapat menjadi tambahan deskriptif untuk sebuah genre, misalnya memberikan pemahaman dari perbedaan antara aspek musik dan aspek bisnis dalam musik. Misalnya: indie-rock, indie-pop, indie-rap, dan sebagainya. Tambahan deskriptif ini juga digunakan oleh platform musik Spotify untuk membuat playlist dari musisi-musisi Indie Indonesia – dengan judul IndieNesia.

Nggak heran lagu-lagu karya musisi indie terbilang unik dan beda dengan lagu kebanyakan – atau lagu-lagu yang biasa ada di peringkat Top 40. Hal inilah yang juga mendorong sebagian orang menganggap indie sebagai sebuah genre musik.

Idealisme Musisi dan Band Indie Indonesia

Tren musisi indie di Indonesia udah berkembang sejak era 80-an. Saat itu kemunculannya identik dengan musik punk-rock yang bergerak tanpa ada bantuan dari major label dan memproduksi musik dan karyanya sendiri tanpa terikat regulasi yang ada saat itu.

Hingga pada era 90-an, istilah indie berkembang menggantikan istilah underground. Saat ini, cukup banyak band-band indie bermunculan, menggambarkan bahwa indie memang terus berkembang di Indonesia. Seperti Sore, The S.I.G.I.T, Danilla Riyadi, dan lain-lain yang musiknya pasti udah sering lo denger.

Pastinya untuk bertahan di industri musik dengan cara yang mandiri ini terbilang susah-susah-gampang, karena biasanya hasil karya yang dipublikasikan akan lewat teman terdekat terlebih dulu dan melakukan konser sederhana ke kota-kota di Indonesia.

Tapi fenomena banyaknya musisi indie saat ini berhasil menghadirkan warna baru dalam industri musik Indonesia dan membuktikan bahwa dengan produksi dan promosi mandiri dapat bertahan di Industri musik.

Pergeseran Makna dari ‘Indie’

Band Indie Indonesia

Credit image – Outfit Styles

Pergeseran makna indie sendiri semakin jauh – nggak cuma dalam hal musik, tapi juga ke dalam gaya hidup. Seperti banyaknya orang yang menjadikan indie sebagai fashion. Pasti lo juga pernah denger kan kata-kata yang bilang; “style lo Indie banget, bro!”

Hal ini berangkat dari stigma musik indie merupakan sebuah genre dan identik dengan sore, senja, kopi, dan hal sebagainya. Padahal, indie nggak ada hubungannya dengan hal-hal tersebut!

Semua hanya menjadi stigma di masyarakat dan menganggap indie sebagai sesuatu yang menunjukan eksistensi diri – padahal sebenarnya nggak paham apa indie yang sebenarnya.

Sekarang lo udah paham kan – kalau indie itu bukan genre lagu, cuman emang gaya musik yang ditampilkan sama musisi indie emang berbeda dari musik-musik dari genre musik kebanyakan.

Kalau lo lebih suka denger yang mana nih, bro? mengingat lo lagi berkunjung ke MLDSPOT, udah jelas kalau lo penikmat jazz, kan?

 

Feature image – BlackXperience