Home Hobby Mempopulerkan Mainan Asli Indonesia Lewat Indonesian Art Toys (IAT)
Mempopulerkan Mainan Asli Indonesia Lewat Indonesian Art Toys (IAT)

Mempopulerkan Mainan Asli Indonesia Lewat Indonesian Art Toys (IAT)

Thursday, October 11, 2018 - 14:59
Bagikan
Facebook Twitter Email

Siapa sih yang nggak suka dengan mainan? Mulai dari kesenangan akan bentuk dari setiap karakter mainan, cocok untuk dibuat mainan, sampai jenis mainan yang cocok untuk dikoleksi menjadi alasan kenapa sampai sekarang yang suka mainan ini nggak hanya anak kecil, tetapi orang dewasa pun mulai tergila-gila. Salah satu aspek yang membuat orang dewasa menyukai mainan adalah collectible dan mempunyai ciri khas tersendiri. Salah satu komunitas dari Indonesia, yaitu Indonesian Art Toys (IAT), merupakan wadah untuk para artis mainan atau toys designer yang membuat mainannya sendiri.

Jadi, ketika melihat Instagram dari teman-teman IAT atau ketika lo berjumpa lewat pameran, lo nggak akan melihat karakter mainstream dari Marvel, DC, atau karakter lain. Karena di IAT ini hampir semuanya original dan datang dari fantasi masing-masing toys designer. Nggak heran kalau Teguh Erdyan yakni salah satu pemenang MLDSPOT Content Hunt Season 2 mengangkat Indonesian Art Toys (IAT) sebagai Inspiring Communities.

 

Memajukan lokal artis Indonesia

Art toys pertama kali muncul di Hong Kong, ketika itu banyak sekali artis mainan yang cukup populer di sana. Baru setelah itu di Jepang dan Amerika Serikat mulai menjamur para artis mainan dan akhirnya masuk ke Indonesia pada tahun 2002. Indonesian Art Toys ini dibentuk pada tahun 2013 dan sekarang sudah mempunyai ratusan anggota dan setiap tahun selalu rutin mengikuti pameran pop culture.

Memajukan lokal artis Indonesia

Tujuan utama terbentuknya komunitas ini adalah ingin memajukan lokal artis yang ada di Indonesia. Silvia, salah satu anggota IAT, mengatakan bahwa setiap karakter mainan yang dibuat ini mempunyai jenis dan karakteristik yang berbeda-beda.

“Inspirasi bisa dari mana saja. Misalnya dari browsing, daily stuff, random ideas,” ujar Silvia seperti dilansir dari majalahkonsultan.com

 

Terbuka sebesar-besarnya bagi pecinta mainan

Terbuka sebesar-besarnya bagi pecinta mainan

IAT ini nggak hanya dikhususkan untuk para toys designer, tetapi pecinta mainan pun bisa bergabung. Setiap bulannya IAT akan melakukan workshop yang memiliki tema berbeda-beda. Ada workshop tentang bagaimana membuat draft mainan pertama, cara sculpting, sampai bagaimana cara memasarkan mainan itu sendiri.

Siapa tahu ketika lo join IAT ini, lo bisa menemukan mainan favorit atau bahkan bisa request mainan impian sesuai dengan imajinasi. Keren, bukan?

 

 

 

Source: majalahkonsultan.com