Mempopulerkan Mainan Asli Indonesia Lewat Indonesian Art Toys (IAT) - MLDSPOT
  • Hobby
  • Mempopulerkan Mainan Asli Indonesia Lewat Indonesian Art Toys (IAT)

Mempopulerkan Mainan Asli Indonesia Lewat Indonesian Art Toys (IAT)

Thu, 11 October 2018
Mempopulerkan Mainan Asli Indonesia Lewat Indonesian Art Toys (IAT)

Siapa sih yang nggak suka dengan mainan? Mulai dari kesenangan akan bentuk dari setiap karakter mainan, cocok untuk dibuat mainan, sampai jenis mainan yang cocok untuk dikoleksi menjadi alasan kenapa sampai sekarang yang suka mainan ini nggak hanya anak kecil, tetapi orang dewasa pun mulai tergila-gila. Salah satu aspek yang membuat orang dewasa menyukai mainan adalah collectible dan mempunyai ciri khas tersendiri. Salah satu komunitas dari Indonesia, yaitu Indonesian Art Toys (IAT), merupakan wadah untuk para artis mainan atau toys designer yang membuat mainannya sendiri.

Jadi, ketika melihat Instagram dari teman-teman IAT atau ketika lo berjumpa lewat pameran, lo nggak akan melihat karakter mainstream dari Marvel, DC, atau karakter lain. Karena di IAT ini hampir semuanya original dan datang dari fantasi masing-masing toys designer. Nggak heran kalau Teguh Erdyan yakni salah satu pemenang MLDSPOT Content Hunt Season 2 mengangkat Indonesian Art Toys (IAT) sebagai Inspiring Communities.

 

Memajukan lokal artis Indonesia

Art toys pertama kali muncul di Hong Kong, ketika itu banyak sekali artis mainan yang cukup populer di sana. Baru setelah itu di Jepang dan Amerika Serikat mulai menjamur para artis mainan dan akhirnya masuk ke Indonesia pada tahun 2002. Indonesian Art Toys ini dibentuk pada tahun 2013 dan sekarang sudah mempunyai ratusan anggota dan setiap tahun selalu rutin mengikuti pameran pop culture.

Memajukan lokal artis Indonesia

Tujuan utama terbentuknya komunitas ini adalah ingin memajukan lokal artis yang ada di Indonesia. Silvia, salah satu anggota IAT, mengatakan bahwa setiap karakter mainan yang dibuat ini mempunyai jenis dan karakteristik yang berbeda-beda.

“Inspirasi bisa dari mana saja. Misalnya dari browsing, daily stuff, random ideas,” ujar Silvia seperti dilansir dari majalahkonsultan.com

 

Terbuka sebesar-besarnya bagi pecinta mainan

Terbuka sebesar-besarnya bagi pecinta mainan

IAT ini nggak hanya dikhususkan untuk para toys designer, tetapi pecinta mainan pun bisa bergabung. Setiap bulannya IAT akan melakukan workshop yang memiliki tema berbeda-beda. Ada workshop tentang bagaimana membuat draft mainan pertama, cara sculpting, sampai bagaimana cara memasarkan mainan itu sendiri.

Siapa tahu ketika lo join IAT ini, lo bisa menemukan mainan favorit atau bahkan bisa request mainan impian sesuai dengan imajinasi. Keren, bukan?

 

 

 

Source: majalahkonsultan.com

Sejumlah Perspektif Saat Ingin Buat Ilustrasi Original Character, Bro!

Tue, 27 October 2020
Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Originalitas di dunia industri kreatif ini memang sekarang cukup dapat perhatian yang besar. Majunya teknologi membuat beberapa ide dan desain bisa saja mirip bahkan ternyata sama. Ini jadi catatan tersendiri untuk para ilustrator saat ingin membuat original character.

OC atau original character menurut banyak ilustrator adalah karakter yang dibuat tidak berdasarkan referensi karakter yang sudah ada sebelumnya. Sehingga keaslian dari karakter yang diciptakan bisa dipertanggungjawabkan.

Ini artinya, para ilustrator memang menghindari kejadian melanggar hak cipta seseorang atau pihak tertentu, yang sebelumnya sudah membuat terlebih dahulu karakter, ide atau desain sebelumnya. Yang masih ramai diperbincangkan di jagat dunia maya, khususnya di Instagram, terkait dengan ide dan desain, Nike menuntut Warren Lotas terkait desain sepatu yang dibuatnya.

Menurut Nike, desain sneakers yang diciptakan oleh Warren Lotas, mirip sekali dengan Nike SB Low Dunk-nya. Dari bentuk, warna, sampai aksen, kurang lebih mirip – akan tetapi yang membedakan adalah logo swoosh yang diganti menjadi kepala Jason Voorhees.

Well, kalau dari sisi originalitas, Warren Lotas berada di area yang abu-abu. Kalau dari perspektif Nike, jelas Warren menjiplak karya dari ide dan desain mereka. Nah, hal-hal seperti ini lah yang dihindari para pembuat karakter original. Menghindari tuntutan dari tuduhan menjiplak atau plagiat.

Terkait dengan hal tersebut, para ilustrator mempunyai cara tersendiri untuk membuat karakter original atau original character yang benar-benar asli. Belum ada yang punya selain ilustrator tersebut. Semangat seperti ini sih yang bisa lo contoh bro #MauLagiDimanapun – semangat untuk selalu kreatif dan produktif!

Mungkin sekarang lo sudah makin penasaran nih, sebenarnya ada cara-cara seperti apa sih untuk membuat OC dan menghindari tuduhan sebagai plagiat dari karya orang lain? Daripada menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini ya!

 

Riset Untuk Konsep Karakter

Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Credit Image: freelogoservices.com

Percaya atau nggak ya bro, para ilustrator mesti ‘bertapa’ terlebih dahulu untuk membuat OC. Eits, yang dimaksud bertapa adalah melakukan riset. Riset ini yang akan menentukan bagaimana konsep dari karakter tersebut.

Berbagai aspek dipikirkan di dalam riset tersebut. Mulai dari penampilan fisiknya seperti apa, jenis kelaminnya bagaimana, apakah karakter ini akan murni sosok manusia atau hybrid (gabungan beberapa bentuk mahluk hidup).

Sampai ke aspek apakah karakter ini punya super power tertentu, keahlian apa yang bisa ditonjolkan secara visual, bagaimana ekspresi wajahnya ketika senang ataupun sedih – semua hal dipikirkan dan biarkan imajinasi lo sebagai ilustrator bekerja dengan baik.

Begitu riset selesai dengan hasil yang sudah ditentukan – segala aspek sudah jelas, barulah lo bisa mendesain. Tapi nanti dulu, sebelum lo mulai mendesain, ada tahap lainnya di mana lo mesti menyelesaikannya terlebih dahulu.

 

Menentukan Nama Karakternya

Seperti lahir lagi ke bumi, karakter lo pasti perlu sebuah nama. Bro, nama ini secara nggak langsung bakal sangat merepresentasikan bagaimana karakter yang sudah lo buat, lho. Nah, buat menentukan nama karakter, ada beberapa hal lagi yang perlu lo perhatikan.

Misalnya seperti tidak memberikan nama sesuai dengan nama lo sendiri. Itu namanya hanya copy paste saja bro. Lagipula, jarang sekali para ilustrator di luar sana memberikan nama untuk karakternya sesuai dengan nama aslinya.

Kemudian, karena tidak bisa sama dengan lo untuk nama, pastikan lo juga bisa memberikan nama yang bermakna. Hal ini bakal semakin menguatkan karakter lo dari segi visualnya nanti. Lalu, pastikan juga nama yang lo buat tidak terlalu panjang.

 

Yok Mulai Desain Karakternya!

Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Credit Image: wacom.com

Jika semuanya sudah ditentukan dengan baik – tinggal melakukan desain karakternya, bro. Lo tinggal mengikuti guideline atau hasil riset yang ada untuk membentuk karakter tersebut secara visual. Bagaimana bentuk wajah, bentuk rambut, mata dan sebagainya.

Lo bisa lihat dan bentuk semua aspek karakter tersebut dari hasil riset dan juga penentuan nama yang sudah lo lakukan. Pastikan desain yang lo lakukan masih natural. Imajinasi yang terlalu berlebihan kadang malah bikin lo bingung bagaimana menentukan yang pas untuk karakter lo nanti.

Kemudian, untuk mempermudah karakter lo dikenali oleh banyak kalangan, pastikan ada hal unik di karakter tersebut. Misalnya ada kostum atau aksesoris yang hanya digunakan oleh karakter lo saja. Hal ini bakal memudahkan banyak orang untuk mengetahui karakter yang lo buat seperti apa.

 

Memvisualkan Super Power-nya

Berikut hal yang perlu lo perhatikan saat membuat original character untuk menghindari tuduhan plagiat

Credit Image: creativebloq.com

Hal terakhir yang bisa membuat karakter lo semakin sempurna dan terasa bagaimana originialitasnya adalah memberikannya super power. Asal jangan sampai over ya. Sesuatu yang berlebihan pasti tidak baik, termasuk untuk karakter lo.

Super power ini bisa jadi unique selling point tersendiri untuk karakter yang lo ciptakan. Hal ini dikarenakan oleh super power tersebut bisa dikonversikan sebagai visual tersendiri. Misalnya, saat tertekan, karakter lo tersebut bisa merubah warna rambutnya yang menandakan kekuatan supernya datang.

Hal-hal seperti itu bisa sekali dikembangkan lebih jauh bro. Dari sini originalitas yang lo punya di karakter tersebut akan semakin terlihat dan semakin kental.

Nah, bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan di atas – proses kreatif dan produktif sudah pasti terus berjalan #MauLagiDimanapun dan seperti apapun kondisinya ya bro! Terlebih, jika lo seorang ilustrator, tidak ada yang bisa nih menghalangi imajinasi lo terkait pembuatan original karakter!

 

Feature Image – dice.com