Pelihara Monster di Pokemon Go Lebih Nyata dengan Fitur Buddy Adventure - MLDSPOT
  • Hobby
  • Pelihara Monster di Pokemon Go Lebih Nyata dengan Fitur Buddy Adventure

Pelihara Monster di Pokemon Go Lebih Nyata dengan Fitur Buddy Adventure

Mon, 23 December 2019
Salah satu monster Pokemon, Squirtle, terlihat sedang belepotan di sekitar mulut.

Gaung Pokemon GO mungkin memang sudah nggak sekencang dulu. Namun, diam-diam Niantic selaku pengembang game cukup rajin memberikan upgrade. Baru-baru ini, muncul kabar kalau Niantic bakal menambahkan fitur baru pada Pokemon GO pada tahun 2020 nanti. Fitur ini dinamakan Buddy Adventure, yang berbasis teknologi AR sehingga memungkinkan lo buat melakukan banyak hal baru di Pokemon GO.

 

Semakin Dekat dengan Pokemon Favorit Kamu

Para pemain terlihat sedang berjalan dan mengeksplor area bersama masing-masing Pokemon.

Sesuai namanya, fitur Buddy Adventure bisa membuat Pokemon favorit lo menemani lo selama melakukan eksplorasi. Konsepnya agak mirip seperti game lawas tamagochi, di mana lo bisa mengajak Pokemon lo bermain-main dan bahkan memberi makan. Nah, semakin sering lo berinteraksi dengan Pokemon, Buddy Level lo bisa lebih cepat naik. Pada level tertentu, ada beberapa keuntungan yang bisa lo dapatkan.

Misalnya, kalau sudah sampai di level Ultra Buddy, lo bakal menerima reminder dari sahabat Pokemon seandainya ada Pokestop terdekat yang menarik buat lo kunjungi. Lalu, di level terakhir alias Best Buddy, Pokemon lo bakal memiliki aksesori spesial buat menunjukkan status kedekatan dengan lo sebagai pemain.

 

Mendorong Pemain buat Terus Bergerak

Nggak cuma buat mendekatkan lo dengan Pokemon favorit lo, fitur terbaru ini juga diluncurkan Niantic untuk mendorong pemain agar terus bergerak. Sejak awal, salah satu komitmen Niantic dalam mengembangkan Pokemon GO adalah agar lo dan pemain lain bisa menjaga kebugaran fisik dengan cara yang fun. Jadi, sambil melakukan eksplorasi bareng Pokemon, secara nggak langsung tubuh lo juga lebih banyak gerak.

 

Fitur Shared AR Mode untuk Ambil Foto

Ilustrasi salah satu tampilan halaman game Pokemon GO, menampilkan karakter Squirtle.

Buddy Adventure bukan satu-satunya fitur Pokemon GO yang bakal diluncurkan Niantic pada 2020 nanti. Ada juga fitur Shared AR Mode yang memungkinkan lo buat bertemu dengan 2 pemain lain di area yang sama. Lalu, masih menggunakan fitur Shared AR Mode, lo bisa mengambil foto bersama-sama dengan Pokemon buddies lo. Namun, untuk bisa menggunakan fitur ini, pastikan kalau gadget yang lo pakai sudah mendukung teknologi AR, ya.

 

Belum ada kabar pasti kapan fitur Buddy Adventure dan Shared AR Mode tersebut bakal diluncurkan pada Pokemon GO. Tunggu saja, Urbaners, yang jelas bakal worth the wait!

 

 

Sources: dailysocial.id, liputan6.com

Deretan Hal Tentang Sinematografi yang Perlu Lo Ketahui

Wed, 03 March 2021
Sinematografi

Untuk menjadi produktif di era new normal ini emang banyak banget caranya. Ada yang mulai belajar berbisnis, mencoba keahlian baru, ada juga yang mencoba untuk produktif dengan memproduksi konten. Kalau lo sendiri yang mana nih, bro?

Kalau lo adalah golongan yang mencoba keahlian baru dan juga belajar memproduksi konten, lo berada pada halaman yang tepat – karena kali ini MLDSPOT akan membahas tentang hal-hal mengenai sinematografi yang cocok banget buat disimak – terlebih untuk lo yang baru mulai belajar.

Nggak cuma itu – di halaman ini juga akan menemukan teknik sinematografi yang tepat dalam membuat video. Sebelum mulai membuat video, lebih baik lo simak artikel ini selengkapnya. Check this out, bro!

Video Making Starter Pack

Sinematografi

Credit image – SLR Lounge

Sebelum mulai membuat konten dan menentukan teknik-teknik dalam sinematografi, pastikan lo memiliki peralatan kamera dan lensa yang mendukung. Baik kamera analog ataupun digital, kamera yang digunakan akan berpengaruh pada hasil gambar yang akan diambil.

Fitur teknologi yang dimiliki oleh kamera digital memang lebih beragam, lensa yang digunakan pada kamera digital juga akan lebih banyak dan punya kualitas yang lebih baik dari kamera analog. Penggunaan lensa ini juga akan berpengaruh pada proses pengambilan gambar yang akan dilakukan.

Meskipun pake kamera aja sebenarnya udah cukup, tapi untuk menggunakan lensa dalam mengambil gambar juga bisa lo pertimbangkan. Selain itu, untuk membuat gambar lebih stabil lo juga bisa menggunakan stabilizer.

Mengenal Type of Shot

Setelah mempersiapkan kamera dan lensa, teknik sinematografi yang perlu lo ketahui adalah mengenali type of shot yang akan lo gunakan. Setiap gambar yang diambil tentunya akan berbeda jenis shot-nya. Dari tipe ini juga akan berpengaruh pada kualitas film dan gambar yang dihasilkan.

Dengan mengenal type of shot dari setiap gambar yang akan diambil akan memberikan kesan dan pesan yang berbeda dari video yang dihasilkan. Type of shot sendiri bisa dipilih tergantung keperluan masing-masing scene dan pastinya dari tipe pengambilan gambar ini akan berpengaruh pada isi video.

Type of shot yang perlu lo ketahui dan bisa lo gunakan adalah long shot, full shot, medium shot, medium close up shot, dan close up shot. Dari tipe-tipe inilah lo akan mengambil gambar yang sesuai yang dibutuhkan oleh video yang akan lo hasilkan.

Angle yang Tepat? Pelajari Camera Movement!

Sinematografi

Credit image - Freepik

Sudut pengambilan gambar memang bisa diambil melalui type of shot, namun selain itu – dalam sinematografi lo juga harus mengetahui angle yang tepat untuk setiap scene yang akan lo ambil. Angle ini juga yang nantinya akan membuat persepsi dan pandangan yang berbeda dari video yang dihasilkan.

Baik high maupun low angle, semuanya memiliki keunggulan masing-masing sesuai dengan kebutuhan video yang akan lo hasilkan. Untuk scene observasi atau close up, pasti membutuhkan angle kamera yang berbeda.

Untuk menentukan angle juga perlu mempelajari camera movement terlebih dahulu. Karena setiap pergerakan kamera untuk pengambilan gambar akan berpengaruh pada output yang akan dihasilkan. Jadi pastikan setiap scene disesuaikan dengan kebutuhan scene lo ya, bro!

Memiliki Komposisi yang Tepat

Untuk menciptakan sebuah video, selain teknik yang berpengaruh pada isi konten, dalam sinematografi pastinya juga harus mementingkan isi dan komposisi konten juga merupakan hal yang fundamental. Kalau sinematografinya bagus, isi konten juga harus bagus.

Hal ini dilakukan biar video yang lo hasilkan bisa diterima oleh pasar secara luas dan mendapatkan hasil yang maksimal. Komposisi yang tepat ini juga yang nantinya akan mempengaruhi kualitas video yang dihasilkan. Intinya, jangan sampai video yang lo hasilkan justru nggak memiliki value. 

Penentuan letak yang ideal sesuai dengan angle, pengambilan gambar yang sesuai dengan scene, ditambah efek sinematik, variasi transisi dan isi konten yang menarik akan saling berkesinambungan dan menghasilkan video yang ciamik dan pastinya disukai oleh banyak orang.

Itu dia hal dasar dari sinematografi yang bisa lo pahami sebelum membuat konten. Jadi, kapan mau mulai bikin nih, bro? Jangan lupa kalau udah bikin tag @MLDSPOT di media sosial lo ya!

 

Feature image – Freepik