Urban Photography: Konsep Fotografi Yang Banyak Diminati - MLDSPOT
  • Hobby
  • Urban Photography: Konsep Fotografi Yang Banyak Diminati

Urban Photography: Konsep Fotografi Yang Banyak Diminati

Mon, 28 December 2020
Hunting foto gaperlu nunggu liburan, cobain konsep urban photography, bro!

 

Kalo pergi liburan, hunting foto pasti jadi hal yang pasti lo lakukan secara tidak langsung. Mulai dari foto OOTD, pemandangan, sampe ke tempat menarik yang lo datangi – well, lo pasti setuju lah ya kalau foto udah jadi kebutuhan primer kita kalo liburan.

Ngomongin masalah fotografi, ada banyak hal yang tanpa lo sadari punya keunikannya sendiri – contohnya pemandangan tengah kota yang biasa lo liat sehari-hari. Tanpa harus liburan, lo juga bisa mengabadikan foto-foto kece dengan pemandangan hiruk-pikuk ibukota, bro!

Kalau lo berada di ibukota dan lo tertarik untuk mengabadikan momen ditengah gedung-gedung pencakar langit Jakarta, sudah saatnya untuk lo berkenalan dengan konsep Urban Photography, bro. Konsep foto ini akan mengajak lo untuk mengabadikan momen sehari-hari menjadi lebih istimewa. Simak artikel ini untuk mengenal konsep fotografi unik satu ini ya, bro!

Gabungan dari Beberapa Genre Fotografi

Hunting foto gaperlu nunggu liburan, cobain konsep urban photography, bro!

Credit image - 

Urban fotografi dikenal sebagai konsep yang merepresentasikan visual dari pemandangan wilayah urban ibukota yang menggabungkan genre fotografi arsitektur, documenter, portrait, dan juga fine-art. Genre foto ini cocok banget buat lo yang senengnya jalan-jalan ke sudut kota buat dapetin spot yang undercover!

Konsep fotografi urban ini dianggap sebagai versi metropolitan dari landscape photography. Identik dengan foto dengan tekstur dan bentuk yang detail, urban fotografi juga membebaskan lo untuk memotrer secara luas atau dengan wide-angle-shot – karena yang sebenernya menjadi highlight dari konsep foto ini adalah ‘suasana’ yang ada dalam foto yang lo abadikan.

Sering Disamakan dengan Street Photography

Dengan konsep yang sama-sama mengabadikan lingkungan sekitar, banyak yang menginterpretasikan bahwa fotografi urban sama dengan street photography. Dengan tema yang sama, tidak heran banyak yang menilai fotografi jalanan dengan urban sama.

Yang membedakan antara fotografi urban dengan jalanan yang sangat jelas ialah dari tujuannya – tujuan urban fotografi adalah menunjukkan kehidupan urban ibukota atau daerah perkotaan, lain dengan fotografi jalanan yang memang menunjukkan orang-orang yang berada di tempat umum.

Secara umum, urban fotografi lebih memperlihatkan kehidupan ibukota dari ‘suasana’ yang ada, bukan dari objek orang seperti layaknya dari street photography.

Memainkan Cahaya, Warna, dan Detail Adalah Kunci!

Hunting foto gaperlu nunggu liburan, cobain konsep urban photography, bro!

Credit image - expertphotography.com

Fotografi yang satu ini sebenarnya terbilang seru-seru-ribet, bro. Kunci utama dari konsep fotografi ini adalah lo harus pintar memainkan cahaya alami yang ada dalam foto lo. Kondisi cahaya inilah yang akan menentukan hasil foto lo nanti – yaa, minmal lo tau lah memanfaatkan foto di jam-jam golden hour.

Meskipun setiap hari lo melihat gedung-gedung tinggi yang ada di ibukota, lo tetap harus memperhatikan unsur warna yang ada dalam foto yang akan lo abadikan. Dengan warna yang lebih beragam, foto yang lo hasilkan pasti akan lebih menarik. Kalau takut foto lo terkesan terlalu colorful dengan memainkan warna, berarti di konsep inilah saatnya lo keluar dari comfort zone lo!

Perspektif baru dari urban fotografi juga ditunjukkan dari detailnya foto yang lo abadikan, bro – nggak sulit, lo cuma perlu lebih memperhatikan sudut yang bisa lo ambil sisi menariknya dengan angle yang beragam juga. Detail dari tekstur foto yang lo ambil juga akan menambah esensi kerennya foto yang lo ambil, bro!

Konsep dari fotografi urban ini sebenarnya simple dan mudah dipahami kok, bro. Teknik yang disebutkan diatas merupakan cara yang paling tepat dan pas untuk lo mengambil gambar kehidupan urban sudut kota – karena hasil pun akan ditentukan dari waktu dan pemilihan objek foto yang lo ambil.

Jadi, nggak perlu liburan dulu buat hunting foto yang kece kan, bro?

 

Feature image – pikist.com

Biar Tetap Apik, Ini Cara Tepat Rawat Vespa Klasik!

Thu, 18 February 2021
Vespa Klasik

Setiap orang pasti punya hobi masing-masing untuk melengkapi ‘bumbu’ dalam hidup. Hobi emang bukan sebuah hal mutlak yang harus dimiliki setiap orang, tapi kayaknya kalo nggak punya hobi hidup rasanya ada yang kurang nggak sih, bro?

Kalau hobi lo sendiri apa nih? Fotografi kah, fashion enthusiast kah, atau otomotif? Kalau ketertarikan lo ada di otomotif – dan lebih spesifiknya di vespa, lo berada pada halaman artikel yang tepat!

Vespa emang identik dengan kendaraan bermotor yang udah dari dulu punya peminat yang tinggi, bahkan sampai sekarang pun masih diminati. Terlebih vespa klasik. Mau vespa klasik atau baru, sepertinya semua kendaraan harus punya cara perawatannya masing-masing.

Ngomong-ngomong soal vespa , sepertinya kendaraan otentik yang satu ini memerlukan perawatan yang cukup detil dan rutin. Hal ini jangan sampai terlewat – karena bakal berpengaruh berat pada vespa!

Apa aja hal yang harus lo lakuin biar vespa klasik lo menjadi lebih terawat? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya, bro!

Harus pake Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Nggak sembarangan pake bahan bakar, buat lo yang punya vespa klasik ada baiknya menggunakan bahan bakar beroktan tinggi. Karena konon dengan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi bisa membantu vespa lo performanya lebih bagus.

Hal ini dibuktikan karena bahan bakar beroktan rendah bisa bikin kerak dalam proses pembakaran bahan bakar dan akan berpengaruh pada performa dan tarikan vespa. Pastinya lo mengharapkan vespa lo punya performa yang terus oke dong, bro?

Pake Oli Samping dengan Kualitas Tinggi

Vespa Klasik

Credit image – Rezvilla

Selain bahan bakar, dalam kendaraan bermotor lo juga harus mempertimbangkan oli yang digunakan. Ganti oli selama sebulan sekali udah harus banget lo lakukan secara rutin, tapi pastikan juga menggunakan oli dengan kualitas tinggi.

Dengan menggunakan oli samping berkualitas tinggi, vespa klasik lo akan membakar lebih baik dan ruang bakarnya juga nggak berkerak Menyambung dengan ulasan tentang bahan bakar di atas, menggunakan oli dengan kualitas rendah juga punya dampak yang buruk buat vespa klasik lo.

Buat tau oli mana yang punya kualitas tinggi dan terbaik, lo bisa melakukan riset kecil-kecilan lewat nyari di sosial media atau nanya club temen vespa lo.

Lakukan Perawatan pada Karburator

Karburator emang udah jadi spare part penting pada kendaraan bermotor, nggak terkecuali dengan vespa klasik. Karburator emang punya peran yang penting dalam vespa klasik. Pasalnya, dari karburator inilah yang nantinya bisa mencampurkan bahan bakar dengan udara – sebelum nantinya masuk ke ruang pembakaran.

Komponen ini sering banget menimbulkan masalah pada vespa klasik – untuk itu, karburator dari vespa ini harus lo jaga dengan baik. Cara merawat karburator juga nggak susah kok!

Cukup dengan melepaskan karburator dari tempatnya dan bersihkan karburator dari kotoran atau kerak yang menyumbat aliran bensin dengan karbu cleaner atau penyemprot udara. Cara yang cukup gampang untuk bisa menghasilkan vespa klasik anti mogok kan, bro?

Aki juga Perlu Dirawat, Bro!

Vespa Klasik

Credit image – Modern Vespa

Selain karburator, komponen yang satu ini juga harus lo rawat dengan baik – karena kalo nggak, yang ada vespa lo nggak bisa jalan!

Aki punya fungsi yang penting biar vespa bisa tetap hidup dan bisa jalan. Untuk itu, kondisi aki harus terjamin performanya. Cara merawatnya juga cukup mudah – cukup membersihkan kerak atau karat yang ada di kutub aki serta lebih sering melakukan pengecekan pada ketinggian air aki, jangan sampai pas kekeringan baru sadar, panik, dan keburu mogok vespanya.

Perawatan Busi juga Penting!

Busi pada vespa punya peran sebagai ‘korek’ pada proses pembakaran. Kalau ini nggak dijaga, pastinya proses pembakaran pun jadi nggak lancar. Cara merawat busi bisa dilakukan dengan melakukan penggantian secara rutin.

Karena kalau busi nggak dirawat dengan baik, kualitas oli samping dan bensin pun akan berkurang. Listrik yang dihasilkan spul pun menjadi terlalu kecil. Jadi buat kedepannya, sering-sering ganti busi ya!

Jaga Kabel Perseneling

Vespa Klasik

Credit image - Sticky Features UK

Posisi perseneling pada vespa klasik emang beda-beda, tapi kebanyakan lokasinya berada di bagian setir kiri dimana terdapat ada tuas kopling juga. Seenggaknya, ada 2 kabel yang berlokasi di daerah situ – jadi pastikan nggak ketukar dulu ya.

Menjaga kabel perseneling juga nggak rumit, cukup lakukan penyetelan secara benar dan rutin cek kondisi dari kabel-kabel ini. Mudah banget kan?

Setelah membaca 6 cara merawat vespa dengan baik, sepertinya semua bukan hal sulit kalau lo rutin melakukan pengecekan. Jadi kuncinya untuk merawat vespa adalah – lo harus lebih peka dan perhatian ya, biar umurnya makin panjang, bro!

 

Feature image - iStock