Inspiring People
Jumat, 21 Oktober 2022

Menelusuri Nightlife yang Ideal dan Bebas dari Stigma Negatif Bareng Michael ‘Zodiac’ dan DJ Ninda

  • Share
  • fb-share
Menelusuri Nightlife yang Ideal dan Bebas dari Stigma Negatif Bareng Michael ‘Zodiac’ dan DJ Ninda

Kehidupan hingar-bingar di malam hari terutama di kota-kota besar selalu menjadi tanya tanda besar dari masyarakat umum. Beberapa hal yang selalu muncul di benak mereka mulai dari pertanyaan-pertanyaan, seperti “apa sih untungnya keluar malam?”; “Ngapain sih nongkrong sampai malam?”; dan lainnya.

Seiring hadirnya pertanyaan tersebut, lahir stigma negatif di masyarakat kita tentang kehidupan malam. Kita tarik mundur sejenak satu dekade yang lalu dan sekarang sudah jelas berbeda termasuk hal-hal yang berhubungan dengan nightlife shifting. Pergeseran tren membuat semuanya berbeda 180 derajat.

Dalam episode ke-86, Sastra Silalahi (SS) selaku host MLDPODCAST siap ngebahas tentang, “Nightlife yang ideal dan bebas dari stigma” bareng dua narasumber yang sudah banyak makan asam garam di kehidupan malam, yaitu founder dari Zodiac, Michael Kilian (MK), dan Ninda Felina (NF), salah satu DJ keren di ibukota.

(SS) Sebelumnya nih kita kan masuk sebagai kaum milenial lah ya. Kita mau tanya nih, nightlife yang ideal menurut lo tuh yang gimana sih?

(MK) Menurut gue, setiap orang punya perspektif berbeda-beda. Justru kalo menurut gue nightlife tuh yang pertama harus diubah dulu imagenya nih. Karena perspektif orang yang kayak kita bahas di awal, lima atau sepuluh tahun lalu beda banget sama sekarang. Mungkin di angkatan di atas kita ngeliat sekarang beda banget. Karena itu yang gue rasain juga, dulu imagenya nightlife tuh clubbing. Kalo cewek harus pakai heels, kalo cowok pake kemejaan, masuknya ribet pokoknya beh yang segitunya deh.

(NF) Pokoknya lo keren, lo itu siapa, lo dandan all out ya.

(MK) Iya iya, ini kita ngomongin yang di Indonesia ya. Sedangkan kayak sekarang angkatan kita sudah beda nih, kayak lo ntar malam tiba-tiba habis makan yuk mau kesana lebih chill aja. Mungkin angkatan di bawah kita ya agak ada bedanya lo mau dinner sama mau minum. Itu selalu tren yang terus berputar dan muncul yang baru. Cuma notes gue di sini ya, kita kan selalu ketinggalan di negara luar, mereka ngeliat nightlife tuh bukan something lo ancur-ancuran, mabok-mabokan, gak gitu. Itu kayak tempat buat lo bangun koneksi, lo ketemu teman, lo ketemu orang baru, ada culture dibalik itu semua. Menurut gue ini justru menarik di sini akhirnya masuk juga tuh tren atau culture kayak gitu. Which is kadang-kadang juga kita harus ngeliat bahwa akhirnya di Indonesia kalo lo ke club, ke bar, ke tempat karaoke tuh gak selamanya negatif.

(NF) Sebenarnya ya kita tuh emang harus menghilangkan idiom bahwa nightlife itu selalu negatif, gak selalu gitu loh. Apalagi me as a DJ sering banget ada stigma kayak free sex, glamour, boost, drugs, yang terlalu identik dengan itu. Tapi sekarang orang bisa lebih berpikiran luas ya, jadi kayak menganggap bahwa nightlife ini adalah part of their lifestyle. Pandangan gue sih gitu ya.

(SS) Setuju banget gue, karena ada teman gue kemaren tuh dia ke bar terus dicap “wah kamu negatif segala macem bla bla bla”. Ternyata gak, dia tuh les intens.

(NF & MK) Hahaaa…

(NF) Ihhh kamu lucu banget, keselll haha..

(SS) Dulu kan orang belajar di McD tau kan yang jajannya kentang tapi duduknya lima jam. Ini sekarang di bar sudah mulai Macbook biasa atau bawa iPad lah minimal. WFH-nya dibukanya cuma lima menit tapi sisanya maen The Sims 2.

(NF & MK) Hahaa…

Nah, gimana menurut pendapat lo tentang stigma nightlife shifting saat ini? Apakah sependapat dengan obrolan mereka bertiga? Boleh banget bagikan komentar versi lo di bawah ya.

Tonton versi lengkap MLDPODCAST episode 86 di sini, Bro. Lo juga bisa dengerin versi audionya di sini, langsung di akun Spotify MLDSPOT.

Jangan ketinggalan info paling update seputar musik dan lifestyle saat ini dengan follow Instagram @mldspot, dan kunjungi situs resmi mldspot.com. Cek juga MLDPOINTS lo, karena nanti bisa lo tukerin iPhone 12 Pro Max, PS5, E-gift voucher senilai ratusan ribu, dan official merchandise menarik dari MLDSPOT.

Comments
Abdul Rasyid
kasih paham bro
Dudy Elvianto
nice info bro