• Movie
  • 4 Film Adaptasi Novel Stephen King Terbaik

4 Film Adaptasi Novel Stephen King Terbaik

Wed, 04 May 2016

Film horror, meski nyeremin, tetap banyak peminatnya. Banyak film-film horror yang dibuat berdasarkan banyak hal, mulai dari kisah nyata hingga novel horror terkenal. Salah satu novelist horror terkenal di dunia adalah Stephen King. Novel-novelnya punya banyak yang diadaptasi menjadi sebuah film yang juga nggak kalah seru dengan novelnya.

 

The Shawshank Redemtion (1994)

Mungkin film ini satu-satunya film yang sepertinya nggak boleh masuk di daftar ini karena ini bukan berasal dari novel melainkan novella, novel pendek. Meski demikian, film ini merupakan contoh yang sempurna bagaimana cara mengadaptasi film dari sebuah cerita pendek. Dibuat berdasarkan novella berjudul Rita Hayworth and Shawshank Redemption, film ini berkisah tentang sekelompok narapidana yang berusaha kabur dari penjara.

 

The Shining (1980)

Film horror yang satu ini sering banget diparodiin sama banyak orang. Masalahnya, film The Shining ini benar-benar nyeremin banget. Berkisah tentang sebuah hotel seram yang meneror semua anggota keluarga, membuat film ini menjadi salah satu film Stephen King yang sangat menyeramkan Urbaners.

 

Carrie (1976)

Abaikan sekuelnya atau bahkan film remake-nya, film Carrie yang dirilis tahun 1976 ini merupakan film pertama yang diadaptasi dari novel karya Stephen King. Casting yang sempurna sekaligus sisi sinematografi yang apik menjadi kunci dalam keberhasilan film ini. Sekilas, dalam satu adegan ketika Carrie sedang melotot, lo bakal langsung keingat dengan film-film horror Indonesia tahun 70-an yang terkenal dengan Suzanna.

 

Misery (1990)

Sutradara Rob Reiner benar-benar bikin ulah dengan bikin film horror sempurna dari novel karangan Stephen King. Nggak salah kalau Kathy Bates sebagai salah satu aktris dalam film ini menang Piala Oscar berkat perannya sebagai perawat beringas dan berbahaya dalam film ini.

Mana nih yang belum lo tonton? Buruan gih, rasain sensasi film horror yang berbeda dan lebih mencekam karya Stephen King ini. Satu lagi, jangan lupa ajak teman buat nonton film-film ini Urbaners. Ramai-ramai pasti lebih seru.

 

 

Source: shortlist.com

Tambah Wawasan dengan 5 Dokumenter Terbaik di Netflix Ini

Wed, 08 July 2020
Seorang profesor sedang memaparkan Cambridge Analytica dalam dokumenter The Great Hack

Biar tontonan lo nggak itu-itu aja, weekend nanti lo bisa mengisi tontonan dengan beberapa rekomendasi dokumenter Netflix ini. Dokumenter ini terdiri dari berbagai tema, mulai dari kriminal, sejarah, hingga teknologi. #MumpungLagiDirumah juga, kan?

 

Conversations with a Killer: The Ted Bundy Tapes

Potret hitam putih Ted Bundy dan kekasihnya

Dokumenter garapan Joe Berlinger ini menampilkan profil pembunuh berantai yang cukup terkenal, Ted Bundy. Yang menarik, Bundy yang tercatat telah melakukan sekitar 30 pembunuhan wanita ini diakhir masa-masa interograsinya justru mengaku nggak bertanggung jawab atas kejahatan tersebut.

Kasus kejahatan Bundy ini terjadi di awal tahun 1980-an di Amerika Serikat. Di akhir proses kasusnya, penyidik hanya dapat membuktikan Bundy bertanggung jawab untuk dua pembunuhan saja. Bundy lalu dieksekusi di tahun 1989 dengan menggunakan kursi listrik.

 

The Great Hack

Britanny Kaiser dalam salah satu still cut The Great Hack

Facebook pernah dihadapkan pada tuduhan bahwa telah menggunakan data pribadi yang diambil secara illegal dari penggunanya untuk kepentingan bisnis. Dalam dokumenter berjudul “The Great Hack” ini, sutradara Karim Amer dan Jehane Noujaim melakukan wawancara investigatif dengan seorang narasumber dari Cambridge Analytica, Brittany Kaiser.

Film dokumenter ini bakal menyajikan informasi yang akan buat lo paham mengapa data sekarang jadi sumber daya yang sangat berharga. Bagaimana data-data pribadi tersebut digunakan untuk membidik pengguna dengan iklan yang sesuai dengan preferensi mereka, sampai memengaruhi pemilihan umum di Amerika Serikat akan dijelaskan di The Great Hack.

 

Icarus

Salah satu scene Icarus bersetting laboratorium dengan seorang pria memakai masker

Awalnya sutradara Bryan Fogel hanya berencana menggarap dokumenter tentang produksi dan distribusi doping di dunia. Namun setelah Fogel mulai mengontak salah satu narasumber utama dari Rusia, diskusi mereka justru mengantar Fogel ke ide cerita yang lain.

“Icarus” bercerita mulai dari cerita produksi doping, uji coba, distribusi sampai deretan kasus skandal atlet yang menggunakan doping. Experience menonton Icarus akan membawa lo seperti sedang menonton film science fiction. Dalam dokumenter ini, Fogel juga menceritakan dalang dibalik kasus doping Olimpiade Sochi di Rusia tahun 2014 lalu.

 

Five Came Back

Steven Spielberg dalam salah satu interview di dokumenter Five Came Back

Dokumenter garapan Laurent Bouzereau ini diadaptasi dari buku dengan judul yang sama yang ditulis oleh Mark Harris. “Five Came Back” adalah dokumenter yang memotret sudut pandang lima sutradara film dalam melihat Perang Dunia II. Kelima sutradara ini adalah George Stevens, Frank Capra, John Huston, William Wyler, dan John Ford.

Lo bakal mendengarkan suara khas milik Meryl Streep membawakan narasi dalam dokumenter ini. Selain kelima sutradara, interview juga melibatkan sosok penggarap cerita berlatar Perang Dunia II seperti Guillermo del Toro dan Steven Spielberg.

 

The Vietnam War

Tampilan poster The Vietnam War yang menampilkan tentara AS dan petani Vietnam 

Rekomendasi dokumenter terakhir ini masih bertema perang, “The Vietnam War”. Digarap oleh Ken Burns dan Lynn Novick, ini menjadi salah satu dokumenter yang paling penting karena menyingkap banyak momen krusial di perjalanan sejarah Amerika Serikat.

Burns dan Novick mengemas dokumenter ini dengan sederetan wawancara emosional dengan para veteran perang. Para narasumber menampilkan cerita dengan sudut pandang masing-masing, termasuk menyampaikan kesalahan-kesalahan perang yang dilakukan para veteran ini di masa lalu untuk mengingatkan para penonton saat ini untuk nggak mengulangi kesalahan yang sama.

 

 

Sources: Collider, Wired UK, Esquire