• Movie
  • Ternyata Semua Orang Berharap Kepada Film Kong: Skull Island

Ternyata Semua Orang Berharap Kepada Film Kong: Skull Island

Mon, 13 March 2017

Film Kong: Skull Island mulai tayang di Indonesia pada 8 Maret 2016 kemarin. Diperankan oleh Tom Hiddleston, Brie Larson, dan Samuel L Jackson, film ini ternyata mendapatkan sambutan yang cukup meriah di Amerika Serikat. Bahkan beberapa website review di sana mengatakan bahwa film Kong: Skull Island ini akan melampaui keuntungan dan pencapaian King Kong (2005) yang bisa dibilang cukup sukses. Lalu, apa alasannya film Kong: Skull Island ini mendapatkan cukup banyak review positif?

 

Film Monster Kedua dari Legendary Pictures

Jika lo sadar, film Godzilla (2014) merupakan produksi dari Legendary Pictures dan di film Kong: Skull Island pun diproduksi oleh rumah produksi yang sama. Jadi, ini bisa dibilang sebagai film monster kedua dari Legendary Pictures. Beberapa orang langsung menganggap bahwa nantinya Legendary Pictures akan menggabungkan film Godzilla dan Kong menjadi satu film, seperti pada tahun 1962. Nggak heran kalau semua orang pun menantikan film Kong: Skull Island, apakah ada kemungkinan menghadirkan adegan yang sama dengan Godzilla.

 

Diperankan oleh Aktor dan Aktris Kawakan

Ketika menghadiri acara Comic Con 2016, Tom Hiddleston mengatakan bahwa film Kong: Skull Island bakal epic dan penuh keteganggan. Nggak hanya itu, Tom Hiddleston juga mengatakan bahwa dirinya bersama seluruh cast sudah berkunjung ke pucuk dunia untuk melakukan syuting film. Memang syuting dari film Kong: Skull Island ini dilakukan di Hawaii, Vietnam dan Australia.

Selain Tom Hiddleston, ada pula Samuel L Jackson yang merupakan aktor kawanan dan juga Brie Larson yang tahun 2016 lalu berhasil mendapatkan Oscar sebagai aktris terbaik. Dari sederet bintang tersebut, wajar bahwa film Kong: Skull Island menjadi buah bibir di perfilman dunia.

Sekedar bocoran nih Urbaners, Legendary Pictures akan memproduksi film Godzilla vs Kong pada tahun 2020. Jadi siapa tahu di film Kong: Skull Island ini benar-benar akan muncul petunjuk bakal muncul Godzilla.

 

Source: heavy.com

Cerita Baru The Raid Akan Diberi Judul baru

Thursday, February 20, 2020 - 14:05
Adegan dalam film The Raid yang memperlihatkan seni bela diri silat

Sebagian besar pencinta film sudah pasti tahu dengan The Raid. Kesuksesannya menembus pasar film global membuatnya diproduksi dengan sekuel yang mempromosikan seni bela diri Indonesia: pencak silat. Yang terbaru, The Raid akan dibuat dengan sentuhan Hollywood, tapi dengan judul berbeda. Selain judul yang berbeda, judul terbaru berdiri sendiri tanpa mendapat pengaruh dari fim sebelumnya.

Bukan Lagi Remake

Frank Grillo, sutradara baru The Raid yang mengubah judul film menjadi Zeno

Pada 2017 lalu, Frank Grillo dan Joe Carnahan melontarkan sebuah pernyataan yang menggembirakan banyak fans, yaitu akan memproduksi remake dari film The Raid. Namun, seiring berjalannya waktu, kabar itu hilang dengan sendirinya. Tapi pada April 2019, muncul sebuah update bahwa judul baru bukan merupakan remake dari film sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara, Grillo dan Carnahan memberikan statement, mereka telah ‘berpisah’ dari XYZ film, yang sebelumnya mempunyai hak cipta dari The Raid. Dengan begitu, cerita dan penokohannya akan berbeda dengan film sebelumnya. Begitu juga aktor dan aktris yang akan terlibat dalam proyek baru.

Berjudul Zeno

Nggak lagi mengusung nama The Raid, Grillo dan Carnahan mengumumkan bahwa film terbaru mereka akan berjudul Zeno, yang juga merupakan tokoh utama pada film. Saat ini, pihaknya sedang melakukan negosiasi dan perbincangan dengan sejumlah aktor ternama untuk membintangi film ini.

Zeno akan memiliki jalan cerita yang berbeda dengan The Raid. Pada garapan Gareth Evans 2011 silam, dikisahkan pasukan polisi menyerbu sebuah gedung di Jakarta dengan tujuan utama menaklukkan komplotan bandit. Aktor-aktor kenamaan Indonesia terlibat di dalamnya, seperti Iko Uwais dan Donny Alamsyah. Namun, pada versi Carnahan, polisi akan menangkap penjahat, tapi nggak di gedung seperti yang diceritakan The Raid.

Alasan dibuatnya Zeno

Zeno, meskipun diceritakan dengan karakter dan alur yang berbeda, tapi tetap memiliki premis yang relatif sama dengan sekuel The Raid sebelumnya. Sebelum diberi judul berbeda, Grillo mengaku sangat tertarik untuk membuat kelanjutan cerita dari The Raid, tapi dengan versi Hollywood.

Ketertarikan Grillo dalam membuat Zeno salah satunya karena memiliki kedekatan dengan Iko Uwais. Mereka pernah menjalani proses syuting bersama untuk Beyond Skyline di Batam. Grillo juga mengagumi Iko lewat film action-nya. Keputusan Grillo dalam membuat sekuel The Raid, sebelum diubah judul menjadi Zeno, diumumkan lewat akun Twitter-nya. Pada tweet-nya, Grillo menyatakan sudah mengantongi persetujuan dari Gareth Evans, sutradara sebelumnya.

Ketenaran The Raid

 

Lahirnya Zeno nggak luput dari kesuksesan The Raid, film Indonesia yang pertama kali dapat tayang di Toronto International Film Festival. Bisa dibilang, The Raid adalah film action pertama asal Indonesia yang bisa menembus pasar mancanegara. Antusiasme dan euforia yang tercipta benar-benar menyebar di banyak tempat.

Di Festival film Toronto, The Raid mendulang banyak pujian dari para kritikus film. Nggak hanya itu, The Raid juga berhasil menggondol penghargaan The Cardillac People’s Choice Midnight Madness Award di ajang yang sama. Nggak sampai di situ, The Raid juga diputar di beberapa festival serupa seperti Festival Film Sundance Amerika, Festival Film Internasional Dublin Jameson Irlandia, dan Festival Film Busan.

Kesuksesan The Raid itu lah yang membuat Grillo tertarik untuk membuat adaptasinya, meski dengan judul yang berbeda. Jadi, sudah siap untuk nonton Zeno?