• Movie
  • Anniversary ke-20, The Matrix Kembali Tayang di Bioskop

Anniversary ke-20, The Matrix Kembali Tayang di Bioskop

Tue, 13 August 2019
Anniversary ke-20, The Matrix Kembali Tayang di Bioskop

Film pertama The Matrix tayang pada 3 Juli 1999 dulu. Itu artinya usia The Matrix sudah mencapai angka 20 tahun, Urbaners! Hebatnya, hingga sekarang banyak movie-goers yang menilai The Matrix sebagai salah satu film genre fantasy/sci-fi terbaik yang pernah ada. Untuk memperingati ulang tahun ke-20 The Matrix, rencananya film yang dibintangi Keanu Reeves tersebut bakal ditayangkan ulang di bioskop!

 

Memberi Kesempatan bagi Fans yang Belum Sempat Nonton

Memberi Kesempatan bagi Fans yang Belum Sempat Nonton

Kabarnya, The Matrix bakal tayang ulang selama seminggu penuh di 135 bioskop Dolby Cinema AMC di penjuru Amerika Serikat. Kalau semua berjalan lancar, rencananya film diputar sejak tanggal 30 Agustus sampai 5 September 2019. Sebetulnya memang penayangan ulang ini sedikit telat mengingat The Matrix pertama kali tayang pada bulan Juli 1999.

Namun, karena film yang disutradarai Lana dan Lilly Wachowski ini sudah berusia cukup lama, banyak fans The Matrix yang mungkin dulu belum bisa menontonnya secara proper di bioskop. Nah, penayangan ulang ini memberi kesempatan buat fans untuk melakukan hal tersebut.

 

Sayangnya Nggak Tayang Ulang di Indonesia

Sayangnya Nggak Tayang Ulang di Indonesia

Seperti yang disebutkan sebelumnya, penayangan ulang The Matrix bakal dilakukan di lebih dari 100 bioskop Amerika Serikat. Sayangnya, sepertinya Indonesia nggak kebagian jadwal penayangan ulang The Matrix. Memang, sih, belum ada informasi resmi soal hal ini. Namun, ada baiknya kalau lo nggak menaruh harapan terlalu tinggi karena sampai sekarang nggak ada tanda-tanda bioskop Indonesia bakal menayangkan film The Matrix.

 

Kabarnya bakal ada The Matrix 4

Kabarnya bakal ada The Matrix 4

Setelah pertama kali tayang pada 1999, kisah The Matrix masih berlanjut pada 2003 melalui film The Matrix Reloaded dan The Matrix Revolutions. Belasan tahun berlalu tanpa kabar, akhirnya muncul pernyataan dari Chad Stahelski, sutradara John Wick 3. Ia bilang kalau The Matrix 4 sedang dalam pengerjaan.

Hanya saja, Stahelski belum tahu apakah Wachowski bersaudara bakal kembali menduduki kursi sutradara. Ia bahkan juga nggak yakin kalau Keanu Reeves bakal kembali memerankan karakter utama di The Matrix, yaitu Neo. Sepertinya nggak ada pilihan selain menunggu, Urbaners!

 

Penayangan kembali The Matrix tentu menciptakan antusiasme yang tinggi di kalangan movie-goers. Semoga saja nantinya Indonesia ikut kebagian jadwal penayangan, ya!

 

 

Sources: cnnindonesia.com, theverge.com.

Cerita Baru The Raid Akan Diberi Judul baru

Thursday, February 20, 2020 - 14:05
Adegan dalam film The Raid yang memperlihatkan seni bela diri silat

Sebagian besar pencinta film sudah pasti tahu dengan The Raid. Kesuksesannya menembus pasar film global membuatnya diproduksi dengan sekuel yang mempromosikan seni bela diri Indonesia: pencak silat. Yang terbaru, The Raid akan dibuat dengan sentuhan Hollywood, tapi dengan judul berbeda. Selain judul yang berbeda, judul terbaru berdiri sendiri tanpa mendapat pengaruh dari fim sebelumnya.

Bukan Lagi Remake

Frank Grillo, sutradara baru The Raid yang mengubah judul film menjadi Zeno

Pada 2017 lalu, Frank Grillo dan Joe Carnahan melontarkan sebuah pernyataan yang menggembirakan banyak fans, yaitu akan memproduksi remake dari film The Raid. Namun, seiring berjalannya waktu, kabar itu hilang dengan sendirinya. Tapi pada April 2019, muncul sebuah update bahwa judul baru bukan merupakan remake dari film sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara, Grillo dan Carnahan memberikan statement, mereka telah ‘berpisah’ dari XYZ film, yang sebelumnya mempunyai hak cipta dari The Raid. Dengan begitu, cerita dan penokohannya akan berbeda dengan film sebelumnya. Begitu juga aktor dan aktris yang akan terlibat dalam proyek baru.

Berjudul Zeno

Nggak lagi mengusung nama The Raid, Grillo dan Carnahan mengumumkan bahwa film terbaru mereka akan berjudul Zeno, yang juga merupakan tokoh utama pada film. Saat ini, pihaknya sedang melakukan negosiasi dan perbincangan dengan sejumlah aktor ternama untuk membintangi film ini.

Zeno akan memiliki jalan cerita yang berbeda dengan The Raid. Pada garapan Gareth Evans 2011 silam, dikisahkan pasukan polisi menyerbu sebuah gedung di Jakarta dengan tujuan utama menaklukkan komplotan bandit. Aktor-aktor kenamaan Indonesia terlibat di dalamnya, seperti Iko Uwais dan Donny Alamsyah. Namun, pada versi Carnahan, polisi akan menangkap penjahat, tapi nggak di gedung seperti yang diceritakan The Raid.

Alasan dibuatnya Zeno

Zeno, meskipun diceritakan dengan karakter dan alur yang berbeda, tapi tetap memiliki premis yang relatif sama dengan sekuel The Raid sebelumnya. Sebelum diberi judul berbeda, Grillo mengaku sangat tertarik untuk membuat kelanjutan cerita dari The Raid, tapi dengan versi Hollywood.

Ketertarikan Grillo dalam membuat Zeno salah satunya karena memiliki kedekatan dengan Iko Uwais. Mereka pernah menjalani proses syuting bersama untuk Beyond Skyline di Batam. Grillo juga mengagumi Iko lewat film action-nya. Keputusan Grillo dalam membuat sekuel The Raid, sebelum diubah judul menjadi Zeno, diumumkan lewat akun Twitter-nya. Pada tweet-nya, Grillo menyatakan sudah mengantongi persetujuan dari Gareth Evans, sutradara sebelumnya.

Ketenaran The Raid

 

Lahirnya Zeno nggak luput dari kesuksesan The Raid, film Indonesia yang pertama kali dapat tayang di Toronto International Film Festival. Bisa dibilang, The Raid adalah film action pertama asal Indonesia yang bisa menembus pasar mancanegara. Antusiasme dan euforia yang tercipta benar-benar menyebar di banyak tempat.

Di Festival film Toronto, The Raid mendulang banyak pujian dari para kritikus film. Nggak hanya itu, The Raid juga berhasil menggondol penghargaan The Cardillac People’s Choice Midnight Madness Award di ajang yang sama. Nggak sampai di situ, The Raid juga diputar di beberapa festival serupa seperti Festival Film Sundance Amerika, Festival Film Internasional Dublin Jameson Irlandia, dan Festival Film Busan.

Kesuksesan The Raid itu lah yang membuat Grillo tertarik untuk membuat adaptasinya, meski dengan judul yang berbeda. Jadi, sudah siap untuk nonton Zeno?