• Movie
  • Ant-Man, Jadi Film Kunci Penghubung Avengers 4

Ant-Man, Jadi Film Kunci Penghubung Avengers 4

Mon, 04 June 2018
Ant-Man, Jadi Film Kunci Penghubung Avengers 4

Penggemar MCU atau Marvel Cinematic Universe pasti nggak sabar buat nonton Ant-Man and The Wasp yang bakal rilis sebelum lebaran ini, kan? Memang rasa gak sabar lo beralasan. Karena, Ant-Man dan pacarnya ini punya andil besar yang bisa membuat lo mengira-ngira isi dari Avengers 4. Kok bisa gitu? Ini alasannya.

 

Memang Sudah Digadang Jadi Kunci di MCU

Sejak awal, Disney Marvel sudah mengatakan kalau Ant-Man, meski adalah anggota paling mini dari Avengers, akan memiliki impact yang sangat besar. Utamanya di film keduanya ini. Saat di film pertamanya, lo diberi tahu bahwa Ant-Man bisa mengecil hingga masuk ke dimensi kuantum.

Saat Avengers: Infinity War, lo tau kalau dia lagi ditahan di rumah sehingga nggak bisa bantuin teman-temannya lawan Thanos. Di film solo keduanya nanti, kamu akan bisa melihat betapa besar perannya demi membantu teman-temannya.

 

Bisa Berubah Menjadi Partikel Kuantum

Urbaners pasti tahu kalau Ant-Man bisa berubah jadi sangat kecil hingga masuk partikel kuantum. Di sana, ia bisa melihat hal-hal yang nggak bisa dilihat oleh orang lain. Bahkan ia juga bisa menembus dimensi lainnya.

Nah, menurut cerita yang di komik, orang-orang yang "hilang" saat Thanos pindah ke dimensi lain. Di mana mungkin saja hal ini akan diangkat di film-nya. Sehingga, keberadaan Ant-Man bisa membantu. Mungkin saja dengan cara menemukan mereka dan membuat mereka jadi besar kembali. Siapa tahu?

 

Dengan Kekuatan Tambahan, Mereka Bisa Mengubah Masa Depan

Ant-Man kini tak sendirian. Pacarnya, The Wasp juga memiliki kekuatan yang kurang lebih sama dengan dirinya. Sehingga dengan kecepatan dan kemampuan mereka sebagai tim, mereka pasti bisa merubah masa depan. Apalagi, memang dunia kuantum dikatakan menjadi kunci di Avengers 4.

Di poster film Ant-Man and The Wasp juga diperlihatkan kalau ibu dari Hope (The Wasp), Janet Van Dyne ada di film tersebut. Bisa jadi, mereka berhasil membuat perubahan pada sistem mesin mereka yang memudahkan semuanya untuk berubah kembali menjadi ukuran normal.

Banyak yang belum lo tahu mengenai film Ant-Man and the Wasp. Meskipun sudah banyak spekulasi, namun memang sebaiknya lo ngga ketinggalan nonton film satu ini. Segera rilis di pertengahan Juni nanti, Urbaners!

 

Source: whatculture.com

Related Article

Cerita Baru The Raid Akan Diberi Judul baru

Thursday, February 20, 2020 - 14:05
Adegan dalam film The Raid yang memperlihatkan seni bela diri silat

Sebagian besar pencinta film sudah pasti tahu dengan The Raid. Kesuksesannya menembus pasar film global membuatnya diproduksi dengan sekuel yang mempromosikan seni bela diri Indonesia: pencak silat. Yang terbaru, The Raid akan dibuat dengan sentuhan Hollywood, tapi dengan judul berbeda. Selain judul yang berbeda, judul terbaru berdiri sendiri tanpa mendapat pengaruh dari fim sebelumnya.

Bukan Lagi Remake

Frank Grillo, sutradara baru The Raid yang mengubah judul film menjadi Zeno

Pada 2017 lalu, Frank Grillo dan Joe Carnahan melontarkan sebuah pernyataan yang menggembirakan banyak fans, yaitu akan memproduksi remake dari film The Raid. Namun, seiring berjalannya waktu, kabar itu hilang dengan sendirinya. Tapi pada April 2019, muncul sebuah update bahwa judul baru bukan merupakan remake dari film sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara, Grillo dan Carnahan memberikan statement, mereka telah ‘berpisah’ dari XYZ film, yang sebelumnya mempunyai hak cipta dari The Raid. Dengan begitu, cerita dan penokohannya akan berbeda dengan film sebelumnya. Begitu juga aktor dan aktris yang akan terlibat dalam proyek baru.

Berjudul Zeno

Nggak lagi mengusung nama The Raid, Grillo dan Carnahan mengumumkan bahwa film terbaru mereka akan berjudul Zeno, yang juga merupakan tokoh utama pada film. Saat ini, pihaknya sedang melakukan negosiasi dan perbincangan dengan sejumlah aktor ternama untuk membintangi film ini.

Zeno akan memiliki jalan cerita yang berbeda dengan The Raid. Pada garapan Gareth Evans 2011 silam, dikisahkan pasukan polisi menyerbu sebuah gedung di Jakarta dengan tujuan utama menaklukkan komplotan bandit. Aktor-aktor kenamaan Indonesia terlibat di dalamnya, seperti Iko Uwais dan Donny Alamsyah. Namun, pada versi Carnahan, polisi akan menangkap penjahat, tapi nggak di gedung seperti yang diceritakan The Raid.

Alasan dibuatnya Zeno

Zeno, meskipun diceritakan dengan karakter dan alur yang berbeda, tapi tetap memiliki premis yang relatif sama dengan sekuel The Raid sebelumnya. Sebelum diberi judul berbeda, Grillo mengaku sangat tertarik untuk membuat kelanjutan cerita dari The Raid, tapi dengan versi Hollywood.

Ketertarikan Grillo dalam membuat Zeno salah satunya karena memiliki kedekatan dengan Iko Uwais. Mereka pernah menjalani proses syuting bersama untuk Beyond Skyline di Batam. Grillo juga mengagumi Iko lewat film action-nya. Keputusan Grillo dalam membuat sekuel The Raid, sebelum diubah judul menjadi Zeno, diumumkan lewat akun Twitter-nya. Pada tweet-nya, Grillo menyatakan sudah mengantongi persetujuan dari Gareth Evans, sutradara sebelumnya.

Ketenaran The Raid

 

Lahirnya Zeno nggak luput dari kesuksesan The Raid, film Indonesia yang pertama kali dapat tayang di Toronto International Film Festival. Bisa dibilang, The Raid adalah film action pertama asal Indonesia yang bisa menembus pasar mancanegara. Antusiasme dan euforia yang tercipta benar-benar menyebar di banyak tempat.

Di Festival film Toronto, The Raid mendulang banyak pujian dari para kritikus film. Nggak hanya itu, The Raid juga berhasil menggondol penghargaan The Cardillac People’s Choice Midnight Madness Award di ajang yang sama. Nggak sampai di situ, The Raid juga diputar di beberapa festival serupa seperti Festival Film Sundance Amerika, Festival Film Internasional Dublin Jameson Irlandia, dan Festival Film Busan.

Kesuksesan The Raid itu lah yang membuat Grillo tertarik untuk membuat adaptasinya, meski dengan judul yang berbeda. Jadi, sudah siap untuk nonton Zeno?