• Movie
  • Dragon's Dogma: Series Anime Adaptasi Game di Netflix

Dragon's Dogma: Series Anime Adaptasi Game di Netflix

Wed, 22 July 2020
Salah satu tampilan naga di game Dragon's Dogma

Setelah beberapa kali mengadaptasi film dari video game, kali ini Netflix kembali membuat anime series yang berasal dari video game. Di pertengahan Juli lalu, akun Twitter resmi @DragonsDogma mengumumkan bahwa kanal streaming Netflix bakal segera merilis “Dragon’s Dogma” sebagai adaptasi anime series terbarunya.

Series yang direncanakan rilis pada tanggal 17 September 2020 ini akan berfokus pada kisah karakter Ethan yang akan mencari kembali hatinya yang hilang karena dicuri oleh sang naga di dalam cerita.

 

Plot Cerita

Salah satu tampilan naga di teaser series Dragon’s Dogma dari Netflix

Pengumuman pembuatan anime version dari game Dragon’s Dogma sebenarnya sudah pernah disampaikan oleh Netflix dan Capcom di bulan Maret, tahun 2019 lalu. Capcom sebagai studio yang memproduksi game Dragon’s Dogma juga menyampaikan bahwa plot cerita akan diangkat dari seri game Dark Arisen.

Plotnya akan mengkisahkan seorang pria yang mencari sang naga untuk membalas dendam karena hatinya telah dicuri. Menurut mitos, hanya seorang Arisen yang dapat mengalahkan sang naga dan mencegah kiamat terjadi. Sebelum Ethan dapat melawan naga, ia akan ditantang oleh iblis dengan tujuh dosa manusia yang mematikan.

 

Project Kolaborasi

Salah satu karakter di Dragon’s Dogma adaptasi Netflix

Netflix yang sebelumnya pernah sukses mengadaptasi seri Castlevania milik perusahaan game ternama asal Jepang, Konami, ingin mengulang kembali kesuksesan tersebut dengan memproduksi serial adaptasi game lainnya. Antusiasme penonton terhadap seri Castlevania terbilang cukup tinggi. Sampai saat ini, seri Castlevania sudah memasuki season ketiga.

Agar kesuksesan tersebut dapat kembali terulang, Netflix nggak bakal kerja sendirian, Bro. Dalam rilisnya, disebutkan bahwa series Dragon’s Dogma Netflix akan menggandeng studio animasi ternama, salah satunya adalah Sublimation, sebuah studio animasi terkenal di Jepang. Selain Sublimation, Netflix juga akan menggandeng Anima Studio dari Mexico dan David Production yang juga sebuah studio animasi populer di Jepang.

 

Game Sejak Tahun 2012

Salah satu tampilan game Dragon’s Dogma di mana para prajurit terlihat melawan naga

Buat lo yang masih asing dengan game Dragon’s Dogma, game ini sebenarnya sudah cukup lama dirilis, sekitar tahun 2012. Di tahun 2013, Capcom kembali merilis versi extended-nya yang berjudul Dark Arisen. Game yang bisa lo mainkan di PS4, Xbox One, Switch, juga PC ini adalah role playing game (RPG).

 

 

 

Sources: Eurogamer, IGN Southeast Asia, Game Informer

Baru dan Beda, Ini yang Harus Lo Tahu Soal Zack Snyder's Justice League

Fri, 07 August 2020
Superman, Wonder Woman, Batman, Cyborg, Flash, dan Aquaman berdiri di atas tanah berbatu

DC Universe tampaknya mulai bangkit, terlebih sejak kesuksesan film “Joker” yang membawa Joaquin Phoenix memenangkan piala Oscar. Muncul lagi kabar baik dari DC Universe yang mengumumkan bahwa film “Justice League” versi Zack Snyder akan dirilis tahun 2021 di platform streaming HBO Max. Nggak sabar rasanya melihat kembali aksi Superman dan kawan-kawan dalam film terbaru ini.

 

Beda dari Sebelumnya, Tanpa Reshoots

Para pemeran utama film Justice League tengah berpose berdampingan di panel Comic Con

Buat lo yang belum tahu, Zack Snyder adalah sutradara dari Justice League sebelum akhirnya digantikan oleh Joss Whedon. Meski seluruh proses syuting dan pengambilan gambar sudah rampung per Februari 2017, Joss Whedon dan Warner Bros mengubah sebagian besar dari film Justice League karya Zack Snyder di tahap post-production yang prosesnya memakan waktu cukup lama.

Apa saja yang nggak ditampilkan di film Justice League yang sudah dirilis? Well, cukup banyak. Zack Snyder mengungkapkan bahwa banyak sekali plot dan adegan yang mendukung jalan cerita dari masing-masing karakter, salah satunya seperti adegan flashback Cyborg sebelum kecelakaan yang menimpanya.

Nggak tanggung-tanggung, Justice League Zack Snyder’s Cut juga akan menampilkan sosok Superman dalam kostum hitam yang ikonik. Semua ini akan digabungkan tanpa proses reshoots sama sekali. Snyder telah mengumpulkan tim yang sama seperti saat produksi di tahun 2016-2017 untuk merombak film ini menjadi baru. Lo juga nggak akan melihat frame karya Joss Whedon di dalamnya. Jadi, ini benar-benar Justice League versi Zack Snyder, Bro!

 

Karakter-karakter Baru

Ryan Reynolds sebagai Green Lantern mengenakan topeng hijau dan kostum ketat hijau

Justice League versi Zack Synder juga akan lebih ramai karena memiliki tambahan karakter-karakter baru. Darkseid, salah satu penjahat paling kuat di DC Universe, akan muncul melawan para superheroes. Selain itu, Snyder juga merilis cuplikan adegan film yang menampilkan Atom, Martian Manhunter, dan Green Lantern.

Steppenwolf yang menjadi penjahat utama di film Justice League juga akan mengalami sedikit perubahan dalam bentuk kostum dan fisik. Snyder mengatakan bahwa ia berniat untuk membuat Steppenwolf dengan tampilan yang lebih klasik dan menyeramkan, sesuai dengan citra Steppenwolf sebagai makhluk kuno.

 

Durasi Panjang dengan Plot yang Lebih Dalam

Batman (Ben Affleck) dan Wonder Woman (Gal Gadot) berdampingan melihat musuh

Kritikan pedas yang diterima oleh film Justice League tahun 2017 adalah soal plot yang berantakan dan kurangnya konsistensi jalan cerita. Zack Snyder memastikan kalau Justice League garapannya akan mengupas cerita para superheroes ini dengan lebih dalam dan menjadikan filmnya lebih sinergis.

Belum ada kepastian mengenai nama resmi film garapan Zack Snyder ini. Namun yang jelas, Snyder nggak mau merilis “film pendek”. Bisa dipastikan Justice League versi miliknya akan berdurasi sekitar 3 jam, atau setidaknya 214 menit.

 

Dukungan Penuh dari Fans dan Aktor

Zack Snyder berbincang dengan Ben Affleck di belakang kamera

Film Justice League versi Zack Snyder sendiri diumumkan ketika acara nonton bareng melalui Zoom yang dihadiri oleh Zack Snyder, Deborah Snyder, dan Henry Cavill. Reaksi positif datang dari para netizen, terutama para fans DC yang merasa kecewa dengan hasil akhir film Justice League yang dirilis tahun 2017. Ini juga menjadi hadiah bagi para penggemar setelah sebelumnya tagar #ReleaseTheSnyderCut menjadi viral.

Aktor-aktor yang tergabung dalam proyek Justice League, mulai dari Henry Cavill, Jason Momoa, hingga Ben Affleck, ikut mendukung dan merayakan kabar baik ini melalui media sosial. Lo bisa melihat lebih banyak cuplikan film “Justice League Zack Snyder’s Cut” di acara virtual DC Fandome tanggal 22 Agustus 2020 mendatang.

 

 

 

 

Sources: Insider, CNET, Variety.