• Movie
  • James Gunn Dipecat, Bagaimana Nasib Guardians of the Galaxy Vol. 3?

James Gunn Dipecat, Bagaimana Nasib Guardians of the Galaxy Vol. 3?

Tue, 07 August 2018
James Gunn Dipecat, Bagaimana Nasib Guardians of the Galaxy Vol. 3?

James Gunn bukan orang baru di dunia perfilman, dia sudah mulai aktif sejak tahun 1996. Tetapi, Urbaners, banyak orang yang baru mendengar nama James Gunn setelah menjadi perbincangan karena dipecat dari kursi sutradara Guardians of the Galaxy Vol. 3. Ternyata yang menjadi sumber masalah adalah tweet dari James Gunn di tahun 2009 yang mengandung SARA.

Gunn sendiri ternyata mendapatkan banyak dukungan dari para cast. Hampir seluruh cast dari Guardians of the Galaxy mengatakan akan mendukung Gunn agar nggak jadi dipecat oleh Disney. Bahkan mereka sudah mengeluarkan surat yang menyatakan dukungan terhadap Gunn agar kembali menjadi sutradara di Guardians of the Galaxy. Lalu, bagaimana kelanjutannya?

 

Apakah James Gunn sudah berubah?

Jika melihat sejarah film dari James Gunn, lo bakal tahu kalau Gunn beberapa kali menyutradarai film dengan genre black comedy. Pertama ada James Gunn’s PG Porn (2008) dan yang kedua ada Super (2010). Kedua film tersebut merupakan genre black comedy yang berisi jokes 18 tahun ke atas, jadi wajar jika lo melihat masa lalu dari James Gunn ini banyak diisi oleh jokes yang menjurus ke arah SARA.

Tweet lama dari James Gunn ini pertama kali diangkat pada bulan Mei 2018. Ketika itu beberapa orang mulai mengangkat tweet lama James Gunn dan langsung memberikan petisi kepada Disney, “Kenapa Disney masih menggunakan jasa dari seorang yang menggunakan jokes bernada SARA?” Nggak lama setelah viral, Disney angkat bicara dan langsung memecat James Gunn.

James Gunn sendiri bertindak dewasa untuk mengomentari hal ini. Dia mengatakan bahwa dirinya memang suka dengan jokes dewasa karena dirinya seorang writer. Tetapi itu terjadi hampir 10 tahun yang lalu, sekarang James Gunn sudah berubah dan lebih dewasa.

 

Disney nggak terburu-buru membuat Guardians of the Galaxy Vol. 3

Setelah mendapatkan banyak tekanan dari para artis besar Hollywood, Disney kabarnya semakin galau apakah tetap memecat Gunn atau mengembalikannya. Disney sendiri mengatakan bahwa setelah memecat Gunn, sequel ketiga Guardians of the Galaxy ini nggak akan buru-buru dibuat.

Jadi buat lo yang merupakan penggemar dari Guardians of the Galaxy, lo harus sedikit bersabar karena mungkin film ini akan tayang 2 atau bahkan 3 tahun lagi.

 

Source: vulture.com

Ini 7 Alasan Menarik Kenapa Lo Harus Nonton Dark di Netflix

Thu, 03 September 2020
Deretan alasan buat lo nonton series Dark

Kalau cuma dibaca dari sinopsisnya saja, mungkin series Dark di Netflix tidak akan mencuri perhatian lo. Secara visual dari poster yang ada, Dark di interpretasi sebagai series yang cenderung bergenre misteri dan mistis.

Tapi percaya atau tidak, ini jauh berbeda dari ekspektasi di atas. Buat lo yang suka dengan series Netflix sebelumnya seperti Stranger Things, Dark adalah salah satu series yang kurang lebih – premisnya mirip dengan series tersebut.

Eits, ini bukan spoiler ya. Alih-alih memberitahukan lo ada apa saja di series Dark ini, di bahasan kali ini lo akan diberitahu kenapa lo mesti nonton series Dark ini. Penasaran? Daripada lo menebak-nebak sendiri, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Karakter yang ‘Berisi’

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: mariviu.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kurang lebih – premis yang ada di Dark mirip dengan yang ada di Stranger Things. Disebutkan ada sebuah kota kecil bernama Winden di Jerman dengan kejadian misterius ketika ada pembangunan pembangkit tenaga nuklir.

Kejadian misterius tersebut diiringi oleh sejumlah anak-anak dan remaja yang hilang. Di series Dark ini, kreatornya memberikan masing-masing latar belakang yang berbeda dengan kepribadian yang unik sehingga karakter di series Dark ini terasa lebih ‘berisi’.

 

Benang Merahnya ‘KUSUT’

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: idntimes.com

Masih terkait dengan alasan pertama di atas, karena karakternya unik dan ‘berisi’ maka benang merah setiap series mesti diuraikan secara perlahan sehingga lo akan mendapatkan gambaran besarnya mau ke mana cerita dari Dark ini.

Lo akan dituntut untuk berpikir sedikit lebih kritis di mana di series ini terjadi time travel yang paralel. Makanya, buat lo yang suka nonton series sembari mikir ini ceritanya akan ke mana, Dark jadi rekomendasinya buat lo, nih!

 

Plot Twist Tidak Terduga

Ada yang bakal buat lo terheran-heran atau bahkan terkaget karena plot twist yang terjadi di series yang satu ini. Walau perlahan benang merah yang kusut bisa diurai, namun para penulis naskah Dark yaitu Baran bo Odar dan Jantje Friese sudah menyiapkan plot twist yang di luar dugaan lo.

Makanya, sebaiknya ketika lo mau memulai menonton atau mengikuti series ini, disarankan lo tidak perlu memiliki ekspekstasi apapun walau sudah membaca sinopsisnya. Nikmati kemelut yang ada di series Dark ini.

 

Fiksi-Narasi Untuk Sejarah Manusia

alasan menarik buat nonton series Dark di Netflix

Credit Image: indiewire.com

Series Dark ini sedikit banyaknya menampilkan apa yang terjadi pada tahun 1987, 1954 sampai 1921 dan masih banyak lagi. Sejarah manusia dibalut dengan cerita fiksi yang menarik dan juga narasi yang tidak membosankan.

Perang, wabah, revolusi – jadi salah satu bagian warna dari series Dark ini. Oleh karena itu, dari hal-hal ini juga menjadi rekomendasi buat lo untuk nonton series yang satu ini.

 

Sisi Romance yang Kental

Biar semakin berwarna, ditambah dengan kepribadian masing-masing karakter yang unik – series Dark semakin lengkap dengan cerita-cerita percintaan di beberapa karakter di dalamnya. Namun, ada yang beda di soal percintaan di universe Dark.

Apa perbedaannya? Eits tidak mau spoiler, lebih baik lo nonton series ini secepatnya!

 

Silsilah Keluarga Super Ribet

Biar semakin kusut benang merahnya – hubungan keluarga di universe Dark ini juga ditampilkan seruwet mungkin. Hal ini terkait dengan berbagai momen di mana keluarga menjadi salah satu faktor betapa kusutnya benang merah yang ada.

 

Sinematografi dan Setting yang Oke

Ini sedikit teknis, sih – tapi lo mesti tahu kalau sinematografi dan setting di series Dark ini benar-benar dipikirkan dengan matang sehingga saat dieksekusi, semuanya jadi oke. Bahkan, series ini bisa dibilang setara dengan film sci-fi besutan orang-orang Hollywood.

Itu kenapa ada fakta menarik terkait biaya produksinya mencapai lebih dari 1 milyar. Semua hal yang ada, benar-benar diatur sedemikian rupa sehingga series ini begitu menarik untuk ditonton.

Nah, bagaimana nih? Dari segala penjelasan yang ada di atas – apakah lo semakin penasaran dengan series Dark ini? Daripada lo penasaran dan malah menebak-nebak sendiri sebenarnya Dark ini seperti apa, langsung saja temukan waktu senggang lo buat nonton series ini!

 

Feature Image – dw.com