• Movie
  • Kejutan Terbesar Oscar – Parasite Memenangkan Film Terbaik 2020!

Kejutan Terbesar Oscar – Parasite Memenangkan Film Terbaik 2020!

Mon, 10 February 2020
Sutradara Bong Joon-Ho Menerima Piala Oscar sebagai Sutradara Terbaik

Ajang Academy Award yang ke-92 tahun 2020 telah berakhir. Dalam ajang penghargaan tertinggi dunia film yang lebih terkenal dengan Oscar ini, ada kejutan besar terjadi. Parasite, sebuah film Korea, memenangkan penghargaan utama Oscar, yaitu Best Picture 2020. Selain membanggakan bagi semua orang Asia, prestasi Parasite ini juga merupakan salah satu kejutan terbesar yang pernah terjadi dalam ajang Oscar. Jadi, kenapa Parasite dibilang kejutan besar di Oscar kali ini? Ini beberapa hal yang harus lo tahu tentang Parasite, Urbaners!

 

Film Berbahasa Non-Inggris Pertama yang Memenangkan Oscar

Para Pemeran Parasite Terharu Setelah Memenangkan Film Terbaik Oscar

Sebelumnya pada 2008, film ber-setting Asia “Slumdog Millionaire” juga pernah memenangkan Best Picture di Oscar. Walaupun begitu, film Parasite di tahun 2020 mencatat prestasi yang nggak kalah hebat.

Parasite menjadi film pertama dengan dialog non bahasa Inggris yang membawa pulang penghargaan tertinggi Oscar, yaitu Best Picture. Kemenangan ini sempat mengejutkan banyak orang karena film “1917” dengan one take shot-nya lebih difavoritkan untuk memenangkan award ini. Parasite berhasil mengalahkan banyak sekali film hebat seperti “Joker”, “Once Upon a Time in Hollywood”, “The Irishman”, dan “Ford vs Ferrari”.

 

Memenangkan Total 4 Oscar

Tidak hanya memenangkan The Best Picture, Parasite juga memborong total 4 Piala Oscar di ajang tahun ini. Sutradara Bong Joon-Ho memenangkan gelar sutradara terbaik, mengalahkan nama legendaris Hollywood seperti Martin Scorsese (The Irishman) dan Quentin Tarantino (Once Upon a Time in Hollywood). Berikutnya, Parasite juga memenangkan penghargaan Best Original Screenplay dan juga Best International Feature Film.

Kemenangan Parasite juga bisa dibilang “cukup unik”. Bagaimana tidak, meskipun mereka memenangkan film terbaik, mereka tidak mendapatkan satu nominasi pun untuk kategori akting. Hal ini jarang sekali terjadi. Biasanya film terbaik juga memborong penghargaan akting seperti pemeran pria/wanita terbaik, atau pemeran pembantu terbaik.

 

Simbol Inklusi Oscar

Sutradara Bong Joon-Ho dan penulis skenario saat memenangkan Best Original Screenplay di ajang Oscar

Selama ini, ajang penghargaan Academy Award Oscar sering disindir sebagai ajangnya “orang kulit putih”. Kemenangan Parasite sebagai film terbaik di edisi kali ini benar-benar mendobrak stigma tersebut. Bagaimana nggak, pemeran film Parasite didominasi oleh negara setting film ini, yaitu Korea. Dengan cast yang didominasi orang Korea, Parasite ternyata berhasil menang besar. Dengan begitu, pemikiran bahwa #OscarSoWhite bisa dibilang sudah tidak berlaku lagi di edisi kali ini.

Kemenangan Parasite akan menimbulkan semangat bagi filmmaker di luar Amerika untuk membuat karya-karya terbaik mereka. Semua orang punya kesempatan untuk memenangkan piala Oscar, selama film lo memang berkualitas.

Itulah tadi tiga alasan kenapa Parasite adalah kejutan terbesar di Oscar 2020 kali ini. Jangan khawatir kalo lo belum sempant nonton karena biasanya film yang memenangkan Oscar akan ditayangkan lagi di bioskop Indonesia. Jadi jangan sampai lewatkan kesempatan kali ini, dan siap-siap shocked dengan banyaknya plot twist di film Parasite. Good job, Parasite!

 

 

Source: nytimes.com, bbc.com, vox.com

Baru dan Beda, Ini yang Harus Lo Tahu Soal Zack Snyder's Justice League

Fri, 07 August 2020
Superman, Wonder Woman, Batman, Cyborg, Flash, dan Aquaman berdiri di atas tanah berbatu

DC Universe tampaknya mulai bangkit, terlebih sejak kesuksesan film “Joker” yang membawa Joaquin Phoenix memenangkan piala Oscar. Muncul lagi kabar baik dari DC Universe yang mengumumkan bahwa film “Justice League” versi Zack Snyder akan dirilis tahun 2021 di platform streaming HBO Max. Nggak sabar rasanya melihat kembali aksi Superman dan kawan-kawan dalam film terbaru ini.

 

Beda dari Sebelumnya, Tanpa Reshoots

Para pemeran utama film Justice League tengah berpose berdampingan di panel Comic Con

Buat lo yang belum tahu, Zack Snyder adalah sutradara dari Justice League sebelum akhirnya digantikan oleh Joss Whedon. Meski seluruh proses syuting dan pengambilan gambar sudah rampung per Februari 2017, Joss Whedon dan Warner Bros mengubah sebagian besar dari film Justice League karya Zack Snyder di tahap post-production yang prosesnya memakan waktu cukup lama.

Apa saja yang nggak ditampilkan di film Justice League yang sudah dirilis? Well, cukup banyak. Zack Snyder mengungkapkan bahwa banyak sekali plot dan adegan yang mendukung jalan cerita dari masing-masing karakter, salah satunya seperti adegan flashback Cyborg sebelum kecelakaan yang menimpanya.

Nggak tanggung-tanggung, Justice League Zack Snyder’s Cut juga akan menampilkan sosok Superman dalam kostum hitam yang ikonik. Semua ini akan digabungkan tanpa proses reshoots sama sekali. Snyder telah mengumpulkan tim yang sama seperti saat produksi di tahun 2016-2017 untuk merombak film ini menjadi baru. Lo juga nggak akan melihat frame karya Joss Whedon di dalamnya. Jadi, ini benar-benar Justice League versi Zack Snyder, Bro!

 

Karakter-karakter Baru

Ryan Reynolds sebagai Green Lantern mengenakan topeng hijau dan kostum ketat hijau

Justice League versi Zack Synder juga akan lebih ramai karena memiliki tambahan karakter-karakter baru. Darkseid, salah satu penjahat paling kuat di DC Universe, akan muncul melawan para superheroes. Selain itu, Snyder juga merilis cuplikan adegan film yang menampilkan Atom, Martian Manhunter, dan Green Lantern.

Steppenwolf yang menjadi penjahat utama di film Justice League juga akan mengalami sedikit perubahan dalam bentuk kostum dan fisik. Snyder mengatakan bahwa ia berniat untuk membuat Steppenwolf dengan tampilan yang lebih klasik dan menyeramkan, sesuai dengan citra Steppenwolf sebagai makhluk kuno.

 

Durasi Panjang dengan Plot yang Lebih Dalam

Batman (Ben Affleck) dan Wonder Woman (Gal Gadot) berdampingan melihat musuh

Kritikan pedas yang diterima oleh film Justice League tahun 2017 adalah soal plot yang berantakan dan kurangnya konsistensi jalan cerita. Zack Snyder memastikan kalau Justice League garapannya akan mengupas cerita para superheroes ini dengan lebih dalam dan menjadikan filmnya lebih sinergis.

Belum ada kepastian mengenai nama resmi film garapan Zack Snyder ini. Namun yang jelas, Snyder nggak mau merilis “film pendek”. Bisa dipastikan Justice League versi miliknya akan berdurasi sekitar 3 jam, atau setidaknya 214 menit.

 

Dukungan Penuh dari Fans dan Aktor

Zack Snyder berbincang dengan Ben Affleck di belakang kamera

Film Justice League versi Zack Snyder sendiri diumumkan ketika acara nonton bareng melalui Zoom yang dihadiri oleh Zack Snyder, Deborah Snyder, dan Henry Cavill. Reaksi positif datang dari para netizen, terutama para fans DC yang merasa kecewa dengan hasil akhir film Justice League yang dirilis tahun 2017. Ini juga menjadi hadiah bagi para penggemar setelah sebelumnya tagar #ReleaseTheSnyderCut menjadi viral.

Aktor-aktor yang tergabung dalam proyek Justice League, mulai dari Henry Cavill, Jason Momoa, hingga Ben Affleck, ikut mendukung dan merayakan kabar baik ini melalui media sosial. Lo bisa melihat lebih banyak cuplikan film “Justice League Zack Snyder’s Cut” di acara virtual DC Fandome tanggal 22 Agustus 2020 mendatang.

 

 

 

 

Sources: Insider, CNET, Variety.