Kupas Tuntas Sejarah Gitar dan Perkembangnya - MLDSPOT
  • Music News
  • Kupas Tuntas Sejarah Gitar dan Perkembangnya

Kupas Tuntas Sejarah Gitar dan Perkembangnya

Tue, 13 April 2021
sejarah gitar

Buat lo penggemar musik akustik pasti udah akrab dengan alat musik yang satu ini, gitar. Gitar memang menyimpan ciri khasnya tersendiri ya, bro. Dengan rangkaian senar yang tepat, bisa menghasilkan irama harmonis dan bernada merdu. Para musisi juga mengakui kalo gitar adalah salah satu instrumen yang nggak bisa dihilangkan saat tengah bermain musik.

Alat musik petik ini memang banyak digemari karena gampang dimainkan, namun masih banyak yang belum tau asal usul gitar. Pasalnya, alat musik ini menyimpan sejarah berliku dan mengalami perubahan dari tiap zaman. Biar makin tau sejarah gitar dan perkembangannya, baca tuntas artikel ini ya, bro.

Sejarah Alat Musik Gitar

sejarah gitar

Credit image - unsplash

Sebenarnya asal usul alat musik petik ini masih menjadi bahan perdebatan bagi sejumlah pengamat musik. Banyak yang meyakini gitar berasal dari negara Spanyol pada abad ke-16 dari guitarra latina, alat musik abad pertengahan dengan desain berlekuk, serta dilengkapi empat senar berpasangan yang bisa menghasilkan bunyi berbeda-beda.

Pada masa itu, gitar hanya memiliki nada dasar, yaitu C – F – A – D’, penyeteman dari empat bagian tengah lute dan vihuela. Gitar abad ke-16 juga memiliki ukuran relatif lebih kecil, serta lubang suara yang belum melebar seperti gitar masa kini.

Selain itu, terdapat empat rangkaian senar yang membentang dari pegbox mirip biola ke jembatan tegangan yang direkatkan ke papan suara, atau belly penopang tarikan langsung dari senar. Di bagian perut gitar terdapat lubang suara melingkar, yang biasanya dihiasi dengan ukiran kayu mawar.

Proses Reinkarnasi yang Panjang

Seiring perkembangan zaman, gitar mengalami banyak perubahan pada instrumennya. Senar kelima ditambahkan sebelum tahun 1600, lalu pada akhir abad ke-18, berjumlah enam senar dengan sistem penyeteman yang masih sangat standar. Dari sinilah, lo bisa mengenal beberapa kunci nada seperti E – A – D – G – B – E’.

Sementara di abad ke-19, sekrup logam diganti dengan pasak penyetelan. Fret awal yang diikat diganti dengan fret gading atau logam bawaan pada abad ke-18. Fingerboard gitar juga dinaikkan sedikit di atas tingkat perut dan dibuat melebar hingga ke tepi lubang suara. Bagian tubuh gitar pun dibuat lebih luas dan lebih dangkal dengan papan suara yang sangat tipis, sehingga menghasilkan peningkatan sonoritas.

Secara internal, batang melintang yang memperkuat papan suara diganti dengan batang radial yang menyebar di bawah lubang suara. Pada bagian leher gitar yang sebelumnya dipasang pada balok kayu, dibentuk menjadi menyerupai penahan atau sepatu yang menonjol ke dalam tubuh, dan direkatkan ke belakang fungsinya untuk memberikan stabilitas terhadap tarikan senar.

Inovasi Besar pada Abad 19

sejarah gitar

Credit image - unsplash

Selama abad ke-17, keberadaan gitar semakin dikenal karena popularitas lute dan vihuela menurun. Pada saat itu juga ada beberapa gitaris virtuoso menjadi terkenal di Eropa, diantaranya; Gaspar Sanz (1674-an), Robert de Visée (1650–1725), Fernando Sor (1778–1839), dan Joseph Kaspar Mertz (1806–56).

Namun akhir abad ke-19 popularitas gitar justru menyusut, tapi untungnya ada perubahan besar melalui tangan Antonio Torres, ia berhasil membuat perkembangan gitar semakin pesat. Instrumen yang dihasilkan adalah gitar klasik, dirangkai dengan tiga gut dan tiga senar sutra yang dipintal logam.

Buat lo yang belum tau, sebagian inovasi gitar pada abad ke-19 merupakan hasil karya Torres, bro. Ia menggunakan bahan nylon atau plastik untuk menghasilkan suara lebih nyaring dan merdu. Jenis gitar yang dihasilkan yaitu gitar 12-senar atau double-course, jaranan Meksiko dan charango Amerika Selatan, keduanya gitar kecil dengan five-course. Seiring berkembangnya zaman, alat musik gitar juga semakin beragam, mulai dari ukulele, gitar akustik, gitar listrik, sampai bass. Perubahan besar dimulai dari sini, bro!

Perkembangan Gitar di Indonesia

Pasti lo juga penasaran bagaimana alat musik gitar masuk ke Indonesia kan, bro? Untuk pertama kalinya masyarakat Indonesia mengenal gitar dari orang-orang Portugis yang saat itu menjadi tawanan kolonial Belanda. Biar nggak bosan di dalam tahanan, mereka berbicara dengan musik dan alat musik yang digunakan adalah gitar.

Sejak saat itu, perkembangan gitar di Indonesia semakin popular dan mulai dimainkan bersama dengan kesenian tradisional lainnya, termasuk musik keroncong. Setelah kemerdekaan, muncul beberapa gitaris tanah air seperti Linda Sukamta dan Andre Irawan, mereka berhasil memenangkan The First South East Asian Guitar Festival pada tahun 1977 dan 1978.

Meski kolonialisme meninggalkan rasa sakit, tapi melahirkan sebuah karya seni. Well, sebelum menjadi alat musik popular dan berpengaruh di dunia musik, gitar harus melalui perjalanan yang cukup panjang dan rumit ya, bro. Nah, sekarang lo udah tau kan bagaimana asal usul sejarah gitar?

 

Featured image - unsplash

Setelah 12 Tahun, Kings of Convenience Ngasih Surprise Lagu Baru!

Sat, 08 May 2021
Kings of Convenience

Sejak awal mendengarkan lagu, apakah lo punya satu lagu yang selalu dikenang – iya kan? Sebagai penikmat musik, pastinya lo juga punya musisi atau band yang selalu jadi favorit lo kan?

Mungkin sekarang musisi atau band yang dulu lo suka dengerin udah nggak produksi lagu lagi dan alhasil lo dengerin lagu-lagu lawanya lagi dan lagi. Kalo kayak gini, lo pasti jadi kangen sama musisi atau band favorit lo itu nggak sih? Pasti lo pengen dong denger mereka punya lagu baru.

Baru-baru ini, duo folk asal Norwegia – Kings of Convenience mengumumkan bahwa mereka bakal kembali produktif bermusik dalam waktu dekat. Kembalinya duo ini diawali dengan merilis single baru.

Lagu baru yang ear-catchy dan jadi yang pertama setelah 2009 lalu pastinya bikin para penggemarnya. Penasaran kembalinya grup ini kayak apa? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Kembali Setelah 12 Tahun

Setelah terakhir mengeluarkan karyanya pada 2009 lalu, duo musik ini sebenarnya sudah membocorkan kalo mereka bakal kembali ke dunia musik sejak 2019 lalu. Kabar baik dari duo musik ini tentunya disambut baik oleh para penggemarnya.

Kabar burung ini beredar karena mereka sempat mengatakan bahwa akan menggarap album keempatnya. Namun saat merekam, mereka merasa kurang materi dan kurang sempurna pada proses produksinya. Akhrinya, mereka mencoba istirahat sejenak dan baru sempat melanjutkan proyek ini hingga dirilis pada 2021 ini.

Comeback dengan Lagu “Rocky Trail”

Kings of Convenience

Credit image – Kings of C on Twitter

Comeback ini ditandai dengan dirilisnya single baru mereka dengan tajuk “Rocky Trail”. Duo yang terdiri dari Erlend Øye dan Eirik Bøe ini kayaknya benar-benar serius akan kembali menjadi produktif dalam bermusik lagi.

Lagu yang ear-catchy ini emang jadi lagu yang worth it banget buat dinikmati setelah 12 tahun lamanya para penggemar nggak menikmati lagu baru dari mereka. Tapi yang menjadi fakta unik – lagu ini sebenarnya udah mereka rekam pada tahun 2016 lalu. Lalu akhirnya mereka memutuskan untuk merilis lagu “Rocky Trail” sebagai penanda comeback mereka di tahun 2021.

Menyapa Penggemar Kembali

Kings of Convenience

Credit image – Spotify

Sebagai musisi yang udah cukum lama vakum dari dunia musik, Kings of Convenience pastinya banyak dirindukan oleh banyak penikmat musik. Musisi yang terakhir kali meluncurkan karya mereka pada 2009 dengan album “Declaration of Dependence”.

Jadi album terakhir dalam vakumnya – dan berhenti berkarya selama 12 tahun, lagu “Rocky Trail” berhasil bikin para penggemarnya menghilangkan rasa kangennya.

Pada perilisan lagu ini – tepatnya 27 April 2021 kemarin, Kings of Convenience mengunggah pengumuman comeback-nya melalui jejaring Instagram bahwa mereka akan merilis lagu baru. Lagu baru ini juga bukan lagu yang satu-satunya dirilis untuk comeback-nya, melainkan jadi awal dari langkah baru mereka dalam bermusik.

Unggahan mereka pada instagram yang bertuliskan “Thanks for waiting, hope you will like it – Erlend and Erik“ ini berhasil membuat para penggemar nggak sabar menantikan lagu baru lainnya yang akan dirilis di tahun ini.

Penasaran nggak sih sama lagu-lagu baru yang bakal dirilis sama King of Convenience? Tungguin aja perilisan satu album comeback dari duo ini ya, bro!

 

Feature image – Rocky Trail