Menikmati Musik Jazz dari Waktu ke Waktu - MLDSPOT
  • Music News
  • Menikmati Musik Jazz dari Waktu ke Waktu

Menikmati Musik Jazz dari Waktu ke Waktu

Tue, 23 February 2021
Musik Jazz

Kalau berbicara soal musik jazz, sepertinya nggak akan ada habisnya. Udah ada sejak lama, jazz merupakan salah satu genre musik yang cukup populer banyak kalangan. Perkembangannya pun terbilang cukup menarik – kini, jazz tak hanya sekedar musik lantai dansa, tapi musik yang makin berjaya dari masa ke masa.

Nggak melulu hanya dinikmati oleh kalangan dewasa, tetapi kini para anak muda pun semakin keranjingan dengan aliran musik ini. Well, apakah lo juga termasuk pecinta musik jazz, bro? Perlu diakui, genre musik ini memang timeless – alias nggak ada matinya!

Meski popularitasnya semakin meninggi, bahkan nggak sedikit musisi jazz yang semakin bermunculan. Tetapi, perjalanan genre musik ini, lebih tepatnya di Indonesia – telah melalui perjalanan yang panjang, lho. Dari populer, sempat meredup, hingga kembali diminati.

Nah, tanpa perlu basa basi – berikut ini ulasan mengenai perjalanan musik jazz dari waktu ke waktu yang wajib lo simak, bro!

 

Tahun 1919, Jadi Tahun Awal Masuknya Musik Jazz ke Indonesia

Musik Jazz

Credit Image - k-state.edu

Perjalanan panjang musik jazz di Indonesia, diawali dengan masuknya genre musik ini di tahun 1919. Melalui piringan hitam dari The American Jazz Band, masyarakat mulai mengenal dan menggandrungi musik jazz. Bahkan, ternyata The American Jazz Band pun merupakan musisi jazz pertama yang pernah datang ke tanah air, lho.

Berlanjut ke tahun 1950an – popularitas musik jazz semakin memuncak. Di tahun ini aliran musik jazz juga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Perjalanan nggak selalu mulus, popularitas musik jazz pun pernah mengalami pasang surut.

Mulai dari sempat mengalami penurunan popularitas dalam beberapa dekade, hingga kini tetap berjaya dan semakin diminati oleh para kalangan. Perjalanan musik jazz dari waktu ke waktu – memang menjadi kisah unik yang patut ditunggu.

 

Pasang Surut Perjalanan Musik Jazz di Indonesia

Musik Jazz

Credit Image - goodnewsfromindonesia.id

Selayaknya genre musik lainnya, perjalanan musik jazz di Indonesia pun pernah mengalami pasang surut popularitas. Berawal di tahun 1950an – dimana jadi puncak berjayanya musik jazz. Thanks to grup Chen Brothers yang punya peran besar terhadap perkembangan musik tersebut.

Nggak hanya melahirkan sejumlah klub dan festival musik jazz saja, tetapi Chen Brothers juga berhasil mendongkrak popularitas aliran jazz di masyarakat luas – berkat salah satu additional players dari band tersebut, Jack Lesmana yang merambah ke dunia televisi untuk mengenalkan musik jazz.

Setelah sempat meredup, musik jazz berhasil berjaya kembali di tahun 1980 hingga 1990an. Pada tahun yang sama, deretan musisi ternama – mulai dari Elfa Secoria, Benny Likumahuwa, hingga Ireng Maulana berhasil menghadirkan musik jazz yang dapat dinikmati para kalangan muda. Di tahun tersebut – musik jazz sering diputar di lantai dansa.

Masih di tahun yang sama, yaitu 1980an – mengikuti jejak sang ayah, Indra Lesmana membantuk band jazz Krakatau yang jadi idola para remaja di masa tersebut. Diiringi dengan kehadiran Dwiki Darmawan dan Gilang Ramadhan – yang membuat musik jazz makin digandrungi.

Popularitas musik jazz semakin memuncak ketika dibentuknya Institut Musik Indonesia dan Sekolah Musik Indonesia – kedua tempat tersebut dianggap sebagai pencetak musisi jazz terbaik di Indonesia, lho!

Harus kembali mengalami surutnya popularitas, di tahun 1990an peminat musik jazz kembali menurun. Kedatangan berbagai genre musik lain, mulai dari elektro pop, dance, dan melayu – membuat musik jazz dianggap sebagai aliran musik membosankan, musik tua, hingga bikin ngantuk!

Badai pasti berlalu – begitu pula dengan perjalanan musik jazz di Indonesia. Di akhir tahun 90, musisi Syaharani hadir dengan album ‘What a Wonderful World’ bersama Bubu Chen, Benny Likumahuwa, Sutrisno, Oele Pattiselano, dan Cendi Luntungan. Album inilah yang akhirnya mengantarkan musik jazz ke era yang lebih modern.

 

Tahun 2000-Hingga Kini: Masa Kejayaan Musik JazzMusik Jazz

Credit Image - indonesia.travel

Jadi momen terbaik untuk perjalanan musik jazz, di tahun 2000an – deretan musisi jazz kembali bermunculan. Andien, Tompi, Maliq & D`Essentials, Raisa, dan Tulus berhasil membawa kembali musik jazz di Indonesia. Di saat yang bersamaan pula, berbagai festival musik, seperti Java Jazz dan Ngayogjazz pun ikut membantu mengangkat popularitas genre musik tersebut.

Masih terus populer hingga saat ini – tetapi kini, musik jazz punya sentuhan yang berbeda. Jika di tahun 2000an aliran jazz berfokus pada bagaimana musik tersebut dapat dinikmati semua usia dan kalangan. Namun, tidak di era ini.

Kini, musik jazz di Indonesia semakin mengalami perubahan – dan tentu saja peningkatan popularitas berkat Kunto Aji dan Ardhito Pramono yang berhasil mengubah pandangan musik jazz. Dari yang dianggap sebagai musik membosankan, kedua musisi ini seolah mengantarkan musik jazz ke sisi yang anti-mainstream, yaitu indie.

Kunto Aji dan Ardhito Pramono menghadirkan musik jazz yang berpadu dengan genre lainnya. Bahkan, Ardhito Pramono berhasil memadukan musik jazz dengan unsur pop-indie – yang belum pernah dilakukan oleh musisi di era sebelumnya.

Perkembangan musik jazz dari waktu ke waktu ini memang menjadi bukti bahwa aliran jazz dapat menjadi the new “pop”, termasuk di Indonesia. Di masa yang mendatang, lo bisa pastikan bahwa perkembangan jazz di tanah air akan semakin pesat.

 

Featured Image - interactive.wttw.com

Setelah 12 Tahun, Kings of Convenience Ngasih Surprise Lagu Baru!

Sat, 08 May 2021
Kings of Convenience

Sejak awal mendengarkan lagu, apakah lo punya satu lagu yang selalu dikenang – iya kan? Sebagai penikmat musik, pastinya lo juga punya musisi atau band yang selalu jadi favorit lo kan?

Mungkin sekarang musisi atau band yang dulu lo suka dengerin udah nggak produksi lagu lagi dan alhasil lo dengerin lagu-lagu lawanya lagi dan lagi. Kalo kayak gini, lo pasti jadi kangen sama musisi atau band favorit lo itu nggak sih? Pasti lo pengen dong denger mereka punya lagu baru.

Baru-baru ini, duo folk asal Norwegia – Kings of Convenience mengumumkan bahwa mereka bakal kembali produktif bermusik dalam waktu dekat. Kembalinya duo ini diawali dengan merilis single baru.

Lagu baru yang ear-catchy dan jadi yang pertama setelah 2009 lalu pastinya bikin para penggemarnya. Penasaran kembalinya grup ini kayak apa? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Kembali Setelah 12 Tahun

Setelah terakhir mengeluarkan karyanya pada 2009 lalu, duo musik ini sebenarnya sudah membocorkan kalo mereka bakal kembali ke dunia musik sejak 2019 lalu. Kabar baik dari duo musik ini tentunya disambut baik oleh para penggemarnya.

Kabar burung ini beredar karena mereka sempat mengatakan bahwa akan menggarap album keempatnya. Namun saat merekam, mereka merasa kurang materi dan kurang sempurna pada proses produksinya. Akhrinya, mereka mencoba istirahat sejenak dan baru sempat melanjutkan proyek ini hingga dirilis pada 2021 ini.

Comeback dengan Lagu “Rocky Trail”

Kings of Convenience

Credit image – Kings of C on Twitter

Comeback ini ditandai dengan dirilisnya single baru mereka dengan tajuk “Rocky Trail”. Duo yang terdiri dari Erlend Øye dan Eirik Bøe ini kayaknya benar-benar serius akan kembali menjadi produktif dalam bermusik lagi.

Lagu yang ear-catchy ini emang jadi lagu yang worth it banget buat dinikmati setelah 12 tahun lamanya para penggemar nggak menikmati lagu baru dari mereka. Tapi yang menjadi fakta unik – lagu ini sebenarnya udah mereka rekam pada tahun 2016 lalu. Lalu akhirnya mereka memutuskan untuk merilis lagu “Rocky Trail” sebagai penanda comeback mereka di tahun 2021.

Menyapa Penggemar Kembali

Kings of Convenience

Credit image – Spotify

Sebagai musisi yang udah cukum lama vakum dari dunia musik, Kings of Convenience pastinya banyak dirindukan oleh banyak penikmat musik. Musisi yang terakhir kali meluncurkan karya mereka pada 2009 dengan album “Declaration of Dependence”.

Jadi album terakhir dalam vakumnya – dan berhenti berkarya selama 12 tahun, lagu “Rocky Trail” berhasil bikin para penggemarnya menghilangkan rasa kangennya.

Pada perilisan lagu ini – tepatnya 27 April 2021 kemarin, Kings of Convenience mengunggah pengumuman comeback-nya melalui jejaring Instagram bahwa mereka akan merilis lagu baru. Lagu baru ini juga bukan lagu yang satu-satunya dirilis untuk comeback-nya, melainkan jadi awal dari langkah baru mereka dalam bermusik.

Unggahan mereka pada instagram yang bertuliskan “Thanks for waiting, hope you will like it – Erlend and Erik“ ini berhasil membuat para penggemar nggak sabar menantikan lagu baru lainnya yang akan dirilis di tahun ini.

Penasaran nggak sih sama lagu-lagu baru yang bakal dirilis sama King of Convenience? Tungguin aja perilisan satu album comeback dari duo ini ya, bro!

 

Feature image – Rocky Trail