Menikmati Musik yang Sedikit Berbeda - MLDSPOT

Menikmati Musik yang Sedikit Berbeda

Wed, 29 July 2020
Formasi band Coldiac

Nada-nada baru kadang berfungsi untuk memantik referensi baru. Bukan persoalan kompetisi siapa tahu lebih dulu atau belakangan, tapi tentang bagaimana menikmati musik yang lebih luas dari kotak yang kita miliki. Berikut ada rekomendasi yang memberi sejumlah referensi lagu. Seperti pelangi, memberikan efek warna-warni dalam playlist lo. Selamat mendengarkan.

 

01. Matter Halo – Runway Songs

“Runway Songs” mengawali perkenalan publik dengan materi-materi dari album kedua Matter Halo, band asal Jakarta. Debut album mereka dirilis 2015. Jadi, waktu lima tahun untuk mengerjakan follow up dari karya itu, sudahlah cukup. Saat info ini diterbitkan, sudah ada dua single yang beredar. Cukuplah untuk pemanasan.

 

02. Coldiac – No Make Up

Coldiac datang dari Malang dan direkrut oleh Juni Records. Formulanya tidak baru, tapi sangatlah menyegarkan. Dengan dorongan yang tepat, mereka sampai di sini. Di Spotify, monthly listener mereka lumayan besar dan jumlah itu stabil. “No Make Up” adalah salah satu single yang menyebabkan fakta itu terjadi.

 

03. Niskala – Legacy of the Moon

Band postrock asal Jogjakarta ini merilis “Hourglass” pada penghujung 2018. “Legacy of the Moon” adalah single dari album itu. Lumayan bisa mengajak kita mengawang-ngawang. Bolehlah untuk sebuah pengalaman baru.

 

04. Skandal – Racau

Skandal terbagi dua; ada personelnya yang tinggal di Jakarta, ada yang di Jogjakarta. Jarak dua kota itu, terutama di era pandemi, sangatlah menantang. Band-nya santai, tidak ngebut. Mereka menyajikan indierock yang enak, melodius dan bisa mengajak nyanyi-nyanyi bersama. Cek deh.

 

05. Martials/ – Like Gold

Dua musisi berbahaya sekaligus produser berbakat, Rayhan Noor dan Enrico Octaviano, membuat band baru bernama Martials/ (Ya, penulisannya dengan menggunakan tanda garis miring). “Like Gold” adalah debut mereka. Hard rock kencang yang ngebut dan sangat teknikal kendati tetap terdengar tidak begitu sulit diterima telinga awam.

 

06. Dried Cassava – With You

Dried Cassava telah bermain bertahun-tahun bersama. Di halaman YouTube ini, beberapa orang bilang bahwa mereka underrated. Begitulah, keadaannya. “With You” adalah single baru yang dirilis tahun 2020 ini. Sepanjang lebih dari satu dekade bermain sebagai sebuah band, orang-orang di band ini telah menyelesaikan dua album penuh dan beberapa single lepasan. Belum ada tanda-tanda mereka akan berhenti.

 

07. Biner – Dalam Moralitas Urban

“Dalam Moralitas Urban” diambil dari album penuh “Irama Sirkadian”, yang memberi ruang penuh interpretasi bebas bagi pendengar. Di album ini, dominasi track-track instrumentalia begitu besar. Akan tetapi, kebebasan untuk menikmati musik tanpa narasi yang ajek, dipersilakan untuk kita, para pendengar.

 

08. The Sugar Spun – Ocean Tides

“Ocean Tides” adalah single kedua yang dirilis oleh The Sugar Spun tahun ini. Kedua single ini merupakan kelanjutan dari EP “All the Tracks Are Based on My Feelings and This Is What It Looks Like” yang dirilis 2019 bersama Orange Cliff Records asal Bandung. Trio ini pemain baru, tapi musiknya begitu menjanjikan. Riff-riff gitar ditempel dengan sampler dan tempo musik yang padat merayap. Satu lagi, Ocean Tides punya video yang bagus.

 

Bikin Terobosan Lagi, Feel Koplo Remix Gurita Kota-nya The Panturas!

Mon, 01 March 2021
Feel Koplo

Sekarang ini dalam memberikan preferensi genre musik udah bukan sebuah hal yang harus ditutup-tutupi lagi. Mungkin kalau kilas balik 5 tahun ke belakang, mendengarkan genre musik tertentu masih jadi hal yang diperdebatkan atau bahkan menuai hujatan – salah satunya genre musik dangdut.

Berkat kemajuan industri musik saat ini, banyak grup-grup musik dangdut yang hadir dan berhasil menguasai industri musik Indonesia, salah satunya duo DJ Feel Koplo.

Feel Koplo emang terkenal banget dengan lagu-lagu pop yang di remix dengan tambahan musik gendang ala musik dangdut dan juga keunikan musik dengan kearifan lokal khas Feel Koplo. Siapa sangka, ternyata musik feel koplo yang sering dianggap aneh ini punya banyak penggemar!

Baru-baru ini, Feel Koplo baru aja ngerilis remix-an barunya – yaitu lagu Gurita Kota milik grup band The Panturas. Pastinya nggak menghilangkan identitas gendang dan musik ala Feel Koplo, lagu ini seakan jadi punya daya tarik yang baru.

Penasaran sama remix-an Gurita Kota ini? Langsung aja simak ulasannya di bawah ini!

Kolaborasi 2 Grup asal Bandung

Feel Koplo

Credit image – Grid ID

Feel Koplo merupakan duo DJ yang berasal dari Bandung dan memang membesarkan namanya di kota kembang ini. Nggak jauh beda dengan The Panturas – yang berasal dari Bandung juga, kedua grup ini terlihat punya kedekatan tersendiri.

Sebagai grup yang memiliki musik yang membawa identitas kearifan lokal, Feel Koplo membuat lagu Gurita Kota menjadi lebih ‘lokal’ dengan alunan gendang khas Feel Koplo. Dari musik The Panturas yang bisa dibilang anak band banget – yaitu permainan irama bass dan drum yang kental, remix-an lagu ini jauh dari kata fail – alias sukses banget untuk terlihat lebih menarik!

Maulfi Ikhsan dan Tendi Ahmad berhasil membawa nuansa musik koplo ke lagu Gurita Kota milik The Panturas dan membuat para penggemarnya menikmati musik hasil remix-an ini.

Kenapa lagu ‘Gurita Kota’?

Feel Koplo emang terkenal sering nge-remix lagu pop dengan ciri khas yang acak-acakan ala musik dangdut angkot – hal inipun terbukti karena beberapa bulan lalu mereka baru aja ngerilis lagu baru dan memasang lagu tersebut di angkot-angkot kota Bandung.

Di antara sekian banyak lagu The Panturas, Feel Koplo lebih memilih me-remix lagu Gurita Kota dari album Mabuk Laut. Lagu Gurita Kota emang udah menarik perhatian tersendiri bagi para pendengarnya – hal inilah yang akhirnya dimanfaatkan oleh Feel Koplo. Meskipun Gurita Kota bukanlah lagu pertama The Panturas yang di remix oleh Feel Koplo.

Mengutip dari Pop Hari Ini, Ikhsan mengatakan pemilihan lagu Gurita Kota dipilih karena memberikan nuansa meriah dan mengundang orang untuk bergoyang. Lagu yang punya makna bahwa polusi udara dari asap kendaraan yang ada di Ibukota mulai meresahkan.

Lagu ini dianggap  sebagai realita yang dirasakan oleh masyarakat urban. Hal ini juga senada dengan identitas Feel Koplo yang sering membahas mengenai kehidupan masyarakat urban. Remix-an dari Gurita Kota ini membuat lagu dari The Panturas ini semakin menarik dan punya tarik yang berbeda dari lagu aslinya.

Sampai Dibikinin Music Video, Bro!

Feel Koplo

Credit image - Youtube

Dari ulasan di atas pasti lo udah paham – kalau Feel Koplo benar-benar menjadikan lagu Gurita Kota ini sebagai lagu yang mengajak lo untuk bergoyang bersama dan menikmati realitas Ibukota dengan cara berjoget ria.

Selain ngajak joget, Feel Koplo juga mengajak para pendengarnya buat nostalgia masa kecilnya dengan menyajikan Music Video dari Gurita Kota versi remix-annya. Bukan Feel Koplo namanya kalo nggak menyajikan sesuatu yang unik – karena di video ini, mereka menyajikan mainan masa kecil yang biasa dimainkan oleh anak-anak tahun 90-an.

Seakan kearifan lokalnya nggak cukup di musik aja – di video ini Feel Koplo memberikan gambaran mainan kapal-kapalan zaman dulu yang ditaruh di atas kubangan air dan juga sebuah ember. Visualisasinya pun keren banget – pas kata ‘tenggelam’, si kapal pun ikutan tenggelam!

Emang bukan Feel Koplo deh kalo nggak menyajikan sesuatu yang unik dan aneh. Tapi keanehan dengan konotasi positif inilah yang menjadikan image Feel Koplo menarik dan diterima masyarakat. Untuk remix-an Gurita Kota sendiri udah bisa lo nikmatin di seluruh platform musik digital kesayangan lo. Jadi, udah siap joget bareng, bro?

 

Feature image - Arsnews