• Music News
  • Rilis Chick Corea dan Bela Fleck Untuk Para Penggemar Jazz

Rilis Chick Corea dan Bela Fleck Untuk Para Penggemar Jazz

Fri, 08 January 2016

Lo yang ngaku sebagai penggemar Jazz harus tahu dong nama Chick Corea dan Bela Fleck. Pasalnya, duo yang satu ini memang dianggap sebagai salah satu penggarap Jazz yang paling oke. Lo pasti tahu kan kalau sekarang kita ini hidup di era golden age-nya Jazz dan banyak sekali musik Jazz yang sedang berkembang, bahkan di Indonesia. Tapi, Corea dan Fleck ini memiliki ciri khas mereka sendiri, itulah yang membuat alunan musik mereka terasa begitu berbeda dan luar biasa.

 

Alunan Piano dan Banjo yang Spontan dan Menyenangkan

CD terbaru mereka yang berjudul Two memiliki gabungan antara alunan piano dan banjo yang sangat indah. Lo yang suka dengan musik Jazz spontan harus coba untuk dengerin lagunya Corea dan Fleck karena lagu duo ini memiliki nuansa yang spontan dan menyenangkan.

Jazz dengan rasa romantis gak bakal lo temuin di CD Two ini, melainkan Jazz yang menyenangkan dan bisa membuat pagi lo jadi lebih bersemangat dan produktif. Trek-trek di dalam CD ini sendiri bisa dikatakan nggak beraturan untuk ukuran musik Jazz. Namun itulah Corea dan Fleck, spontan and fun. Jadi album ini sebenarnya cocok untuk lo yang tidak seberapa suka dengan musik jazz.

 

Nostalgia Jazz Rasa Lawas Bersama Two

Lo yang suka banget sama Jazz harus coba untuk denger lagu-lagu mereka, karena mereka memiliki berbagai macam lagu yang berbeda di setiap trek-nya. Kalau lo merasa punya teman yang juga seneng lagu Jazz, coba deh beri temen lo hadiah CD Two karena CD ini adalah must have of the month khusus buat lo yang suka banget sama lagu-lagu Jazz. Oh ya, CD Two ini juga cocok banget buat lo yang ingin nostalgia sama lagu Jazz rasa lawas, karena Corea dan Fleck ini keduanya sudah cukup berumur dan sudah nge-Jazz sejak lama.

 

Source: ejazznews.com, www.trbimg.com

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.