5 Cara Menikmati Musik Jazz untuk Pemula - MLDSPOT
  • Music News
  • 5 Cara Menikmati Musik Jazz untuk Pemula

5 Cara Menikmati Musik Jazz untuk Pemula

Mon, 22 February 2016

Jazz merupakan salah satu genre musik yang paling kompleks. Banyak banget improvisasi yang bisa dilakukan, belum lagi ritme-ritme yang terdengar rumit di telinga. Itulah mengapa para generasi muda lebih suka mendengarkan musik populer atau mainstream. Padahal, jazz memungkinkan lo untuk mengeksplor musik-musiknya. Coba baca tips di bawah ini, deh, agar lo bisa mulai menikmati musik jazz.

 

Banyak Membaca

Reading will get you everywhere! Ya, Urbaners, jazz nggak cuma bisa dinikmati dengan didengarkan, tetapi juga melalui bacaan. Cari tahu, deh, sejarah tentang musik jazz, jenis-jenisnya, mulai dari yang klasik hingga kontemporer, dan lain sebagainya. Baca juga perkembangan musik jazz di negara dan kota tempat tinggal lo. Hal-hal tersebut bakal bikin lo mulai tertarik untuk mempelajari jazz lebih jauh.

 

Memahami Jazz

Salah satu hal yang membedakan jazz dengan genre musik lain adalah improvisasi. Artinya, para musisi jazz sering banget “mengarang” aransemen musik mereka ketika sedang tampil. Itulah mengapa saat lo mendengarkan jazz, terkadang lo merasa bahwa melodinya mendadak berubah. Untuk bisa mengapresiasinya, lo perlu memahami improvisasi dan gimana mereka digunakan. Dengarkan baik-baik melodi serta instrumen yang digunakan, dan lo bakal memiliki pemahaman lebih baik tentang jazz.

 

Kunjungi Pertunjukan Live

Nggak ada cara yang lebih baik untuk menikmati musik jazz selain menonton pertunjukannya secara langsung. “Buka” indera lo lebar-lebar untuk memperhatikan situasi di sekitar tempat pertunjukkan tersebut. Lo bisa sekaligus mempelajari instrumen-instrumen yang dimainkan oleh para musisi jazz. Pemahaman lo mengenai improvisasi jazz pun juga bakal bertambah.

 

Bertemu Pecinta Jazz Lain

Sama seperti ketertarikan lo terhadap hal-hal lain, berbicara kepada orang yang memiliki ketertarikan yang sama bakal membuat lo berkembang. Manfaatkan media sosial, follow blog atau akun-akun tentang jazz. Ceritakan pengalaman lo dalam menikmati musik tersebut. Bakal lebih oke lagi jika lo bertemu dengan artis jazz lokal yang nggak segan untuk berteman dengan lo. Lo bisa sekaligus memberi pendapat tentang musik jazz yang selama ini lo dengerin.

 

Nggak Untuk Orang Lain

Ada anggapan di kalangan masyarakat bahwa musik jazz ditujukan bagi orang-orang yang memiliki level intelektualitas tertentu. Jadi, nggak sedikit dari mereka yang mendalami jazz karena ingin mengesankan rekan-rekan mereka. Tapi, percuma aja kalau lo sebenernya nggak menikmati musik jazz, kan? Lo cuma bisa menghormati musik jazz apabila benar-benar mendengarkannya dan menyukainya untuk diri lo sendiri, bukan karena demi orang lain.

Jadi, masih merasa kesulitan untuk menikmati musik jazz? Take your time, Urbaners. Mungkin musik jazz nggak untuk dinikmati semua orang, tapi setidaknya lo bisa mencoba dengan menerapkan kelima cara di atas. Karena mayoritas musik jazz merupakan instrumen, lo bisa menciptakan lirik sendiri terhadap sebuah instrumen musik untuk membantu lo lebih menikmati musik jazz.

Baca Juga : 4 Penyanyi Jazz Wanita Indonesia Terfavorit

 

 

Source: bellanaija.com

Penuh Dengan Kolaborasi: Laze Rilis Album Kedua 'Puncak Janggal'

Tue, 24 November 2020
album kedua Laze - Puncak Janggal jadi album penuh cerita dan karya kolaborasi banyak musisi!

Setelah sukses dengan album pertamanya yang berjudul Waktu Bicara, Laze nggak gampang puas dengan hal itu semua karena ia punya tujuan tersendiri. Laze ingin memajukan hip-hop berbahasa Indonesia dengan rilisnya album keduanya: ‘Puncak Janggal”.

Kurang lebih baru sekitar satu minggu yang lalu – tepatnya di tanggal 13 November 2020, Laze merilis album keduanya yang berisikan 14 lagu. Album ini jadi salah satu effort dari Laze untuk membuat hip-hop lebih ramah dari pendekatan musiknya lebih ke pop, visual yang keren sampai para kolaborator yang luar biasa.

Well, seperti diketahui bersama bro, kalau genre hip-hop di Indonesia sendiri mungkin masih tertutupi dengan bayang-bayang genre musik lainnya. Mungkin kebanyakan masih suka dengan pop, jazz atau bahkan dangdut. Ya tidak apa-apa sih, karena selera musik tiap individu pasti berbeda.

Namun, Laze di album keduanya ini membawa banyak kejutan, lho. Musik hip-hop yang ia bawakan jadi warna tersendiri di industri musik tanah air. Ditambah dari nama atau judul albumnya sendiri, menyiratkan banyak cerita yang mau ia sampaikan.

Nah buat lo yang jadi makin penasaran sama album kedua dari Laze, tenang bro – lo sudah berada di halaman artikel yang tepat karena di bawah ini terdapat bahasannya juga. Biar lo tahu dengan lengkap, sila simak bahasan kali ini sampai habis ya!

 

Laze Mau Cerita Apa Sih di Album Kedua Ini?

album kedua Laze - Puncak Janggal jadi album penuh cerita dan karya kolaborasi banyak musisi!

Credit Image: jpnn.com

Album kedua Laze yaitu Puncak Janggal, dari namanya saja seperti merepresentasikan banyak cerita yang mau disampaikan, menurut lo sendiri nih bro – kenapa Laze memberikan nama pada album keduanya ini dengan nama Puncak Janggal, ya?

Dilansir dari USSFEED – Laze di dalam pers rilisnya, mengatakan kalau album ini tentang manusia, dalam hal ini, dirinya yang mendambakan sebuah puncak di kehidupannya. Laze penasaran dengan ada apa di atas puncak tersebut. Laze bercerita kalau dari ia kecil – ia sudah mendambakan untuk jadi musisi, namun ternyata harapannya itu tidak begitu sesuai dengan kenyataannya.

Album kedua Laze – Puncak Janggal – juga bercerita soal proses bagaimana usaha seseorang memanjat sebuah puncak dengan segala perasaannya yang tidak begitu nyaman. Ketika sudah berada di puncak, seseorang itu merasakan banyak kejanggalan.

Masih dilansir dari situs yang sama – Puncak Janggal sendiri juga jadi renungan tentang bagaimana seseorang bisa mencapai kesuksesan dan menikmati ketenarannya yang fana. Puncak Janggal juga bercerita kalau seseorang tidak perlu mengorbankan prinsip sampai integritas untuk bisa mencapai sebuah puncak tinggi.

Berdasarkan berbagai cerita yang ada di atas – Puncak Janggal jadi album yang dipenuhi dengan musik hip-hop yang identik dengan sisi kehidupan yang glamor, eksklusif, namun kelam dan gelap.

 

Puncak Janggal Jadi Album Penuh Kolaborasi

album kedua Laze - Puncak Janggal jadi album penuh cerita dan karya kolaborasi banyak musisi!

Credit Image: republika.co.id

Album kedua dari Laze yaitu Puncak Janggal ini – seperti yang disebutkan sebelumnya, jadi albumnya yang penuh dengan kolaborasi. Sebut saja seperti Randy MP, Laze mengajaknya berkolaborasi karena mengetahui kemampuannya memainkan alat musik.

Lalu ada beberapa nama lagi untuk Puncak Janggal ini. Sebut saja seperti Riza Rinanto yang berkolaborasi di lagu Dari Layar dan Dari Jendela, kemudian ada Monty Hasan di lagu Turun dari Langit, terus ada Marcellino Aditya untuk lagu Bintang Lima.

Dari segi musiknya sendiri juga – Puncak Janggal merupakan hasil kolaborasi beberapa musisi mumpuni. Sebut saja seperti Kay Oscar, Petra Sihombing, Kara Chenoa, Ben Sihombing, Hindia sampai Mono yang ikut andil dalam Puncak Janggal.

Hasilnya? Coba lo dengar sendiri nih!

Wah bagaimana nih bro? Pahamkan bagaimana album kedua dari Laze ini jadi warna tersendiri di industri musik tanah air?

 

Feature Image – whiteboardjournal.com