• Music News
  • MLD Jazz Project Season 2 Menjadi Band Pembuka Penampilan Krystyna Durys & Durys Band

MLD Jazz Project Season 2 Menjadi Band Pembuka Penampilan Krystyna Durys & Durys Band

Thu, 02 March 2017

Sebelum penampilan spesialnya di Jakarta International BNI Java Jazz Festival nanti, MLD Jazz Project Season 2 sekali lagi melakukan persiapan dengan mengisi acara Java Jazz on The Move di Motion Blue, Jakarta hari Rabu, 1 Maret 2017 lalu.

Penampilan mereka kali ini agak berbeda dengan dua Java Jazz On The Move sebelumnya, karena venue yang lebih elegan, dan penonton tampak lebih mature. Pada kesempatan kali ini mereka menjadi pembuka sebuah band asal Polandia yang juga akan mengisi acara di Jakarta International BNI Java Jazz On The Move 2017 yakni Krystyna Durys & Durys Band.

 

Lebih Santai Saat Performance

Ini adalah kali ketiga MLD Jazz Project Season 2 mengisi acara Java Jazz On The Move 2017, para personil tampak lebih santai daripada penampilan yang sebelumnya. Bonding mereka juga terlihat lebih kuat, selama penampilan senyum dan tertawa mereka diumbar ke penonton, sehingga para penonton juga ikut merasa nyaman akan penampilan mereka. Almira sang vokalis juga memperkenalkan anggota MLD Jazz Project Season 2 satu per satu oleh penonton dan sejarah mereka di MLDare2Perform Season 2 kemarin.

 

Memainkan Mood Para Penonton

Tidak hanya bonding yang lebih kuat, tetapi konsep yang ditampilkan mereka juga tampak lebih matang, selain wardrobe mereka yang seragam all black, mereka juga membawa mood para penonton dengan sangat baik.

Hanya dengan 5 buah lagu, mereka bisa memainkan vibes yang ada di Motion Blue, Jakarta. Pada awal mulai sekitar pukul 20.30 mereka membawakan lagu jazz legendaris “So What” dari Miles Davis yang santai, lalu lanjut dengan “West Coast Blues” dari West montgomery yang lebih up beat, lagu ketiga penonton diajak untuk merasakan sendu nya lagu “Body and Soul” dari Johnny Green.

Setelah ber-melankolis-ria, penonton mood nya dinaikan lagi dengan lagu “Caravan” dari Duke Ellington, tidak sampai disitu bahkan pada ending penampilan mereka, MLD Jazz Project Season 2 membawakan lagu dari musisi Indonesia yakni “Ocean Blues” dari 24, lagu campuran blues dan reggae ini memberikan penutup yang manis untuk penampilan mereka, tidak jarang Almira mengajak penonton sketching dan bernyanyi bersama. Terlihat sekali mereka berhasil mencuri perhatian para penonton malam itu.

 

Pesta Solo

Banyaknya interaksi dengan ditambahkan dengan pesta solo yang membuat penonton lebih terhibur. Setiap personil tidak hanya sekali dua kali melakukan solo, tetapi setiap ada kesempatan mereka memamerkan skill nya secara personal pada para penonton. Disinilah bonding mereka terlihat lebih kuat dari sebelumnya, karena pergantian solo mereka terlihat lebih smooth dan setiap personil tau ritme bermain satu sama lain, membuat audiences pun sangat nyaman saat menonton dan mendegarkannya.

Penasaran nggak sih dengan MLD Jazz Project Season 2 ini? Kalau gitu jangan sampai melewatkan penampilan mereka di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2017 pada tanggal 4 & 5 Maret 2017 nanti!

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.