• Music News
  • Suasana Lebih Jazzy Di Panggung MLDSPOT Stage Bus Jazz

Suasana Lebih Jazzy Di Panggung MLDSPOT Stage Bus Jazz

Sun, 05 March 2017

Stage outdoor tadi malam di JIExpo Kemayoran sangat aman, karena cuaca pun mendukung untuk Urbaners menikmati musisi jazz favorit lo. Salah satu stage outdoor yang dibanjiri penonton adalah MLDSPOT Stage Bus. Lo bisa lihat sendiri bus segede ini bisa tertutup oleh kepala penonton yang tetap enjoy berdiri untuk nonton musisi-musisi di stage ini.

 

Sierra Soetedjo

Dibalik suara merdu penyanyi yang berada di MLDSPOT Stage Bus, tepatnya di food court malam tadi adalah Sierra Soetedjo. Berkenalan sedikit tentang artis cantik satu ini, Sierra ternyata belajar musik dari klasik, hip hop hingga jazz saat ia belajar musik di Western Australia Academy of Performing Arts, maka nggak heran kan kalau Sierra sering tampil berkolaborasi dengan musisi papan atas Tompi ataupun Adie MS.

Dengan penampilan rambut barunya dan mengenakan jumpsuit berwarna biru dongker, Sierra membawakan lagu “Save the Last Dance” milik Ben E King bersama dengan the Drifters di tahun 60-an. Cover lagu yang dibawakan Sierra terdengar hampir mirip dengan sentuhan irama samba yang membuat lagu tersebut jadi terdengar lebih fresh dan membawa kita tergoda untuk berdansa bersamanya. Sambil menyapa penonton yang hadir, Sierra mulai mengenali kembali lagu di album-albumnya. Lalu dengan suara bercuap-cuap, instrument keyboard serta gitar mulai berjalan, Sierra menyanyikan lagu miliknya berjudul “the Only One” sambil menari kecil di atas panggung.

 

Barry Likumahuwa

Masih melekat diingatan, MLDSPOT Stage Bus tahun 2016, Barry Likumahuwa Project ikut keliling ke kota-kota untuk mengenal project barunya. Di hari kedua Jakarta International BNI Java Jazz Festival, penampilan Barry berbeda dari biasanya yang hanya mengenakan flanel. Kali ini Barry mengenakan jaket denim dan topi memberikan kesan ia terbuka dengan apapun genre musik yang ia bawakan.

Yap, dengan penampilan barunya tadi malam, Barry juga sengaja menggandeng beberapa musisi    pilihan. Seperti mengambil suara saxophone dari Bass G yang sehari sebelumnya pun tampil di stage bus. Lagu penutup Barry megkhususkan untuk memperkenalkan single terbarunya berjudul “Tabula Rasa”, di mana lagu aslinya Barry menggabungkan unsur bassnya ke dalam musik hip-hop bersama Saykoji, namun pada penampilannya malam tadi ia mengajak Tessa untuk berduet bersama.

 

Melomaniac, Konser Virtual Garapan Java Festival Production

Wed, 08 July 2020
Artwork poster konser virtual Melomaniac dengan background abu-abu

Setiap scrolling media sosial, pasti akan melihat pengumuman pembatalan atau pengunduran jadwal konser musik yang sudah lo nantikan. Ini memang krisis buat lo para pencinta musik. Tetapi, nggak berarti lo akan kesepian #MumpungLagiDirumah. Apalagi dengan adanya inovasi konser drive-in dan konser virtual seperti Melomaniac yang baru saja digelar minggu lalu.

Melomaniac sendiri artinya orang yang menyukai lagu abnormal atau orang yang mencintai musik. Digelar oleh promotor papan atas, simak keseruan Melomaniac berikut ini.

 

Konser Virtual Gratis

Tangan membentuk hati di tengah keramaian konser musik

Peran Java Festival Production dalam aktivitas musik di Indonesia sudah nggak perlu dipertanyakan lagi. Sejak tahun 2006, promotor ini sudah sukses menggelar berbagai konser musisi lokal dan mancanegara, sekaligus festival musik yang keren banget. Sebut saja Jakarta International Java Jazz Festival, Hodgepodge Festival, dan Synchronize Fest dari sekian banyak proyek ternama promotor Java Festival Production.

Meski sekarang blantika musik tengah dilanda oleh pandemi, tetap saja Bro musik akan terus menghibur lo #MumpungLagiDirumah. Pada hari Sabtu kemarin (4/7), Java Festival Production menggelar konser virtual gratis bertajuk Melomaniac dengan tema Black American Music Edition.

Didukung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, konser edisi pertama ini bisa dikatakan sebagai bentuk perayaan untuk momen 4th of July atau hari kemerdekaan negara Amerika Serikat. Apalagi mengingat adanya isu rasisme yang sedang merebak di Amerika Serikat, nggak diragukan lagi kalau Melomaniac kali ini menjadi bentuk dukungan untuk gerakan #BlackLivesMatter.

 

Menyanyikan Lagu Populer dari Musisi Black Americans

Whitney Houston mengenakan atasan beige sedang bernyanyi di atas panggung

Daya tarik dari konser virtual yang satu ini adalah temanya, Bro. Nggak bisa dipungkiri kalau jejak musik para musisi Afrika Amerika sampai sekarang masih sangat lantang didengar. Bukan hanya dalam genre R&B atau hip-hop saja nih, tetapi juga mencakup lintas genre, contohnya pop, jazz, blues, dan rock.

Melomaniac dibuat oleh Java Festival Production sebagai jawab kepada para penggemar yang rindu berada di konser musik secara langsung. Event ini juga jadi bentuk dukungan pada industri musik sendiri. Dalam konser virtual ini, para pemirsa atau concert goers akan menikmati lagu-lagu dari musisi Afrika Amerika ternama, mulai dari Aretha Franklin, Marvin Gaye, Stevie Wonder, hingga Whitney Houston.

 

Daftar Penyanyi yang Bergabung

Dira Sugandi memakai dress hitam sedang bernyanyi diiringi alunan piano

Walaupun merupakan konser virtual gratis via live streaming, tetapi daftar musisi lokal yang diundang oleh Java Festival Production ini nggak main-main, Bro. Ada suara emas dari Dira Sugandi, Elfa Zulham, Sri Hanuraga, Dhani Syah, Kevin Yosua, dan Ayoe. Kualitas suaranya juga setara dengan kualitas konser internasional, kok. Lengkap dengan alat musik profesional dan sound system yang berkualitas.

Jadi, nggak terlihat ada lagging atau kesalahan teknis selama konser berjalan. Buat lo yang ketinggalan ikut Melomaniac, tenang saja. Dikarenakan ini merupakan edisi pertama, besar kemungkinan Java Festival Production akan menggelar edisi kedua dari Melomaniac. Kita tunggu saja ya, Bro!

 

 

Sources: Kumparan, Gatra, VOI.