Glastonbury 2017 Disebut sebagai Festival Terbaik di Tahun Ini - MLDSPOT
  • Music News
  • Glastonbury 2017 Disebut sebagai Festival Terbaik di Tahun Ini

Glastonbury 2017 Disebut sebagai Festival Terbaik di Tahun Ini

Fri, 14 July 2017

Jika musik diibaratkan sebagai sebuah kepercayaan, maka datang ke Festival Glastonbury merupakan “ibadah” wajib yang dianjurkan untuk para penganutnya. Amerika mungkin punya Coachella, tapi Glastonbury yang diadakan di UK ini nggak kalah membanggakan. Bahkan banyak pecinta musik mengatakan bahwa Glastonbury 2017 sukses menjadi festival terbaik tahun ini.  

 

Penampilan Kejutan dari Musisi yang Dirahasiakan

Meskipun Glastonbury 2017 baru diadakan pada tanggal 21-25 Juni, pengumuman mengenai lineup sudah mulai dirilis sejak akhir bulan Maret. Radiohead, Foo Fighters, dan Ed Sheeran termasuk dalam lineup fase pertama yang sukses menyedot animo pecinta musik. Keseluruhan lineup akhirnya diumumkan pada akhir bulan Mei, dengan puluhan musisi ikut bergabung.

Namun, pihak Glastonbury masih menyembunyikan beberapa nama penampil sebagai kejutan. Beberapa musisi rahasia yang penampilan kejutannya menimbulkan reaksi paling heboh adalah The Killers dan Elbow. Masih ada lagi band rahasia lain seperti Slaves dan Glass Animals.

 

Cineramageddon, Tambahkan Pengalaman Sinematik

Tahun ini, Glastonbury menambahkan atraksi baru pada festivalnya, yakni Cineramageddon. Atraksi ini merupakan sebuah screening film yang diadakan di dua area terpisah: Cineramageddon Arena saat malam hari dan Black Lamp Cinema saat siang hari. Seluruh film yang ditayangkan telah dikurasi oleh sutradara Julien Temple. Jadi, sambil menunggu musisi favorit tampil, para music-goers bisa menonton film di Cineramageddon.

 

Pidato Powerful dari Jeremy Corbyn

Selain musisi, Glastonbury juga dimeriahkan oleh kehadiran Pemimpin Partai Buruh Inggris, Jeremu Corbyn. Di atas panggung utama, Pyramid Stage, Corbyn memang nggak bermain musik, melainkan memberi pidato yang berhubungan dengan buruh. Meski begitu, pidato Corbyn justru disebut sebagai penampilan yang paling banyak ditonton sepanjang sejarah penyelenggaraan Glastonbury. Nggak hanya berpidato, Corbyn juga ikut meramaikan kedai Worker Beers Co di sana.

 

Sudah diadakan sejak tahun 1970-an, nggak mengherankan jika Festival Glastonbury begitu melegenda di kalangan pecinta musik. Semoga suatu hari nanti lo juga bisa menyaksikan penampilan musisi favorit lo secara langsung di Festival Glastonbury ya, Urbaners!

 

 

Source: cnnindonesia.com, nme.com, somersetlive.co.uk. 

Balutan Jazz dan Lo-Fi dalam Album Sleepless Night Indra Lesmana

Thu, 04 March 2021
Indra Lesmana

Musik jazz emang nggak ada matinya – bahkan dari perkembangannya sejak 1919 masuk ke Indonesia, musik jazz udah berkembang banget. Terkenal sebagai musik yang nggak ada matinya, musisi jazz di Indonesia pun semakin berkembang.

Tapi dari berkembangnya musisi jazz di masa sekarang, lo pastinya nggak boleh lupa dengan orang musisi terdahulu Indonesia yang ikut mengembangkan industri musik jazz di Indonesia – salah satunya Indra Lesmana.

Indra Lesmana pada bulan September 2020 lalu sempat merilis album bertajuk Sleepless Nights. Album yang menghadirkan sentuhan musik jazz dengan nuansa lo-fi dijamin bakal bikin lo ketagihan buat denger deh!

Di album ke-27, Indra Lesmana mencoba membuat sesuatu yang berbeda dan mencoba mengikuti tren yang sedang diminati saat ini. Memulai karyanya sejak tahun 1978, apa yang istimewa dari album baru Indra Lesmana ini?

Meskipun sudah terlampau 6 bulan, MLDSPOT mencoba mengupas tuntas album baru dari Indra Lesmana ini. Selengkapnya langsung aja simak ulasan di bawah ini, bro!

Memproduksi Semuanya Sendiri

Indra Lesmana

Credit image – Dok. MLDSPOT

Mengeluarkan album di era new normal ini pastinya bukan hal yang mudah. Tapi hal ini berhasil ditepis oleh Indra Lesmana dan membuat album Sleepless Night dengan hasil yang sangat ciamik ini.

Dikarenakan keadaan ini, Indra Lesmana nggak bisa bertemu dengan banyak orang dan juga nggak banyak melibatkan banyak pihak. Akhrinya, Indra menyelesaikan album ini dengan semuanya sendiri, bro!

Dengan produksi musik mulai dari aransemen, memainkan alat musiknya, merekam instrumen dari keyboards, gitar, saxophone, hingga proses mixing dan mastering. Dengan seluruh kesulitan yang ada, Indra Lesmana mengaku sangat enjoy menjalani hal ini dengan sendirian.

“Di era new normal ini, kemampuan bermusik saya harus saya kembangkan dan saya harus tetap berkeasi meskipun di rumah secara mandiri” ujarnya pada Antara News.

Wah, emang nggak heran kalau Indra Lesmana dinobatkan jadi musisi jazz paling keren abad ini ya, bro!

Balutan Jazz dan Lo-fi

Mendengarkan musik jazz rasanya udah biasa – terlebih musik jazz pun sekarang udah bisa lo nikmatin di mana-mana. Tapi untuk genre lagu lo-fi, apakah sebelumya lo udah pernah denger?

Untuk lo yang suka dengerin lagu lewat Youtube, lo-fi sepertinya udah bukan hal yang asing lagi untuk lo dengar. Lo-fi atau yang memiliki artu low fidelity adalah jenis musik yang direkam dengan peralatan sederhana dan hasilnya sangat sederhana, namun hasil musiknya sangat menenangkan.

Di album Slepless Night ini Indra sukses menggabungkan jazz dengan sentuhan lo-fi ke dalam 6 tracks yang ada di album ini, di antaranya:"It Could Happen To You","You Don’t Know What Love Is","What Are You Doing The Rest Of Your Life”, "But Beautiful", "Someone To Watch Over Me", dan "The Nearness Of You".

Perjalanan Karir Indra Lesmana

Indra Lesmana

Credit image – Dok. MLDSPOT

Sejak 1978, Indra Lesmana udah total mengeluarkan 27 album – dan Sleepless Night merupakan album terakhirnya yang mencoba untuk menjangkau para penikmat musik masa kini. Indra Lesmana mengaku agak kesulitan untuk menyamakan selera dan juga mengikuti industri musik jazz saat ini.

Indra Lesmana mengaku, perjalanan berkarirnya dalam dunia musik sudah melintasi waktu dan menyentuh banyak generasi. Baginya, memproduksi musik yang bisa dinikmati oleh semua kalangan menjadi sebuah bentuk apresiasi diri.

Pastinya nggak mudah bagi Indra Lesmana untuk menciptakan lagu dengan menggabungkan genre lain selain jazz dalam albumnya, but, guess what? He did it!

Album yang bisa menemani waktu senggang dan nyantai ini sudah tersedia di seluruh platform musik digital dan bisa lo nikmati kapan aja, enjoy!

 

Feature image – Indra Lesmana