Musik Menjadi Bagian Hidup Dua Lipa

Wed, 19 July 2017

Dua Lipa kini menjelma menjadi penyanyi muda yang mampu mencuri perhatian banyak pecinta musik dunia. Ia memang baru saja terjun di dunia musik tetapi beberapa single yang diluncurkannya telah membuat tak sedikit orang jatuh cinta padanya.

Semuanya bermula ketika suaranya muncul dalam iklan TV ajang pencarian bakat di Inggris, X Factor. Lipa lalu meninggalkan pekerjaanya di restoran dan mencurahkan waktunya untuk profesi barunya di "dapur" rekaman.

Meski baru berkecimpung di dunia tarik suara, Lipa pernah bersanding dengan penyanyi top dunia. Sebut saja Sean Paul, Martin Garrix, Major Lazer, dan WizKid. Bahkan vokalis Coldplay, Chris Martin tercatat pernah bekerja sama dengan Lipa.

Tak sampai di situ, penyanyi kelahiran Inggris ini berhasil menyabet penghargaan Eurosonic Noorderslag dan Best New Artist dalam NME Awards. Belum lagi single-nya yang berhasil memberinya sertifikasi platinum di Australia, Belgia, dan Italia.

Lewat hits single seperti “Be The One”, “Hotter Than Hell” atau “Blow You Mind (Mwah)” yang menggemaskan, nama Lipa pelan tapi pasti mulai dikenal di blantika musik. “Blow Your Mind (Mwah)” mengantarkannya menembus tangga lagu Billboard Hot 100.

Namun semua yang diraihnya tak mampu mengalahkan antusiasme Lipa menunggu album debutnya yang sempat tertunda setahun. Album bertajuk Dua Lipa ini ia ibaratkan seperti "bayiku yang akan lahir". Lipa tidak sabar memperkenalkannya kepada dunia.

"Semua orang tahu saya menunggu perilisan album ini dalam waktu yang begitu lama, tentu saja saya akan merasa sangat antusias," ungkap cewek yang punya background modeling ini saat berbincang dengan Rolling Stone di Kantor Warner Music Indonesia.

Lipa menyebut lagu dalam album yang ditulisnya sendiri layaknya otobiografi. Lipa menjelaskan siapa dirinya ke penggemar melalui lagu-lagu dalam albumnya yang bercerita tentang cinta dan kehilangan yang terjadi dalam kehidupannya.

Darah seni Lipa mengalir dari ayahnya yang merupakan penyanyi rock, Dukagjin Lipa. Selain menuruni bakat ayahnya, Lipa memang pada dasarnya bercita-cita menjadi penyanyi. Music is not only in her blood, but also in her soul.

"Jadi saya selalu dikelilingi musik sejak kecil dan musik selalu menjadi bagian dalam hidup saya. Itulah salah satu alasan terbesar saya ingin mendedikasikan musik dalam karier saya, karena saya selau bernyanyi di dalam rumah, di sekolah," ujarnya.

Selayaknya anak kecil yang terobsesi dengan pop, Lipa membawa referensi Destiny's Child, Nelly Furtado, S Club 7, dan Pink dalam albumnya. Beberapa lagu juga memiliki sentuhan hip-hop yang kental lantaran Lipa penggemar berat hip-hop saat tinggal di Kosovo.

Sudah cantik, pintar, dan bersuara emas memang pantas saja diidolakan banyak orang. Bisa ditebak, selain jadi bintang pop beken, Lipa juga bakal jadi model yang bersinar di dunia fashion. Kita lihat aja ya, langkah Lipa ke depannya.

 

Source: Rollingstone.co.id

Pecinta Musik Wajib Datangi Museum Musik Indonesia di Malang

Monday, February 17, 2020 - 15:41
: Bagian depan dari Gedung Museum Musik Indonesia

Kota Malang memang menjadi salah satu kota paling populer di Indonesia. Selain memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik, di kota ini rupanya juga memiliki museum musik yang wajib didatangi oleh para pecinta musik. Museum Musik Indonesia yang terletak di Jalan Nusakambangan No. 19, Kota Malang ini merupakan satu-satunya museum seni musik yang ada di Indonesia.

 

Punya Banyak Koleksi yang Menarik

Museum Musik di Kota Malang ini memiliki banyak koleksi yang sangat menarik. Sejak tahun 2009 sampai tahun 2018 lalu Museum Musik ini diketahui memiliki lebih dari 26 ribu koleksi yang berhubungan dengan dunia musik. Mulai dari kaset, leaflet, CD, poster, buku musik, piringan hitam, peralatan audio hingga alat musik koleksi dari para musisi. Menariknya, di museum musik ini juga terdapat kostum dari koleksi para musisi.

Koleksi yang ada di Museum Musik ini rupanya sebagian besar didapatkan dari sumbangan masyarakat baik dari Malang ataupun luar Malang. Selain itu, juga terdapat beberapa musisi yang rela turut menyumbangkan barang-barangnya untuk dijadikan koleksi di museum yang satu ini. Sekitar 60 sampai 70 persen dari koleksi yang ada di museum ini berasal dari musisi Tanah Air. Sedangkan sisanya berasal dari musisi luar negeri. Koleksi di museum ini juga terdiri dari cukup banyak genre mulai dari lagu daerah, jazz, pop, rock, latin hingga lagu anak-anak.

 

Baru Diresmikan pada Tahun 2016 Lalu

Meskipun telah memiliki jumlah koleksi yang cukup banyak, Museum Musik ini baru diresmikan pada tahun 19 November 2016 lalu. Peresmian tersebut langsung dihadiri oleh pihak Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dan bertempat di Gedung kesenian Gajayana lantai 2 di Jalan Nusakambangan No. 19 Malang.

Museum Musik ini juga telah didaftarkan ke Kementrian Hukum dan Ham. Pemerintah Kota Malang juga telah memberikan izin kepada pengelola museum untuk menempati Gedung Kesenian Gajayana. Jadi Gedung Kesenian Gajayana telah resmi menjadi lokasi dari Museum Musik tersebut. Sebelum menempati gedung tersebut, Museum Musik ini cukup sering berpindah tempat.

Sejarah Berdirinya Museum Musik

Koleksi di museum musik yang tertata rapi di display

 

Sejarah dari Museum Musik ini cukup menarik lho, Urbaners. Berawal dari koleksi yang dimiliki oleh salah satu pendirinya, Hengki Herwanto, kemudian museum ini bisa berkembang menjadi lebih besar. Sejak sekitar tahun 2009 lalu Hengki Herwanto berencana untuk mendirikan Galeri Malang Bernyanyi dan hanya memiliki sekitar 250 koleksi saja. Koleksi yang terdiri dari CD, kaset hingga piringan hitam itu merupakan milik dari Hengki Herwanto dengan teman-temannya.

Kemudian koleksi tersebut disimpan di garasi rumah Hengki Herwanto yang berada di jalan Citarum. Galeri koleksi musik itu pun semakin dikenal luas sehingga pada tahun 2013 mereka memindahkannya di sebuah rumah kontrakan di Griya Santa. Setelah itu, baru di tahun 2016 galeri musik itu pindah ke Gedung Kesenian Gajayana dan resmi disebut sebagai Museum Musik Indonesia.

Itulah sedikit ulasan mengenai Museum Musik Indonesia yang terletak di Malang. Apakah lo berencana untuk mampir ke tempat ini saat berkunjung ke Malang?

 

Sources: jawapos.com, kumparan.com, goodnewsfromindonesia.id