• Music News
  • Classmate Journal, Grup Musik Trio dengan Musik Easy Listening yang Khas

Classmate Journal, Grup Musik Trio dengan Musik Easy Listening yang Khas

Tue, 05 June 2018
Classmate Journal, Grup Musik Trio dengan Musik Easy Listening yang Khas

Bagi yang belum pernah mendengar musik Classmate Journal, kemungkinan besar lo bakal mengira kalau grup musik ini berasal dari luar negeri. Padahal, Classmate Journal merupakan grup musik asli Indonesia, lho. Musiknya didominasi oleh genre akustik dengan sentuhan jazz, sangat easy listening dan cocok didengarkan kapan pun. Yuk, kenalan dengan Classmate Journal!

 

Sudah berteman sejak TK

Classmate Journal merupakan sebuah grup musik dengan format trio yang terdiri dari Budie Tanzania (vokal dan gitar akustik), Randy Partrawijaya (perkusi), dan Bhisma Mahendra (gitar elektrik). Percaya atau nggak, ketiganya telah berteman sejak TK. Didasari oleh kegemaran yang sama pada musik, mereka bertiga pun akhirnya membentuk Classmate Journal pada 2013.

 

Diproduseri Endah n Rhesa

Lo pasti udah sangat familiar dengan duo musisi Endah n Rhesa kan, Urbaners? Nah, mereka inilah yang memproduseri Classmate Journal. Makanya, nggak heran kalau jenis musik yang dibawakan nggak jauh berbeda. Saat itu, Classmate Journal mengajukan diri untuk bermain reguler di Earhouse, sebuah kafe yang dimiliki oleh Endah n Rhesa.

Menariknya, Classmate Journal tampil di sana dengan konsep jamsession untuk membangun komunitas. Konsep tersebut sukses berat karena sampai sekarang pun acara jam session mereka nggak pernah sepi. Akhirnya, pada Desember 2013, Endah n Rhesa secara resmi memproduseri Classmate Journal. Mereka membantu proses produksi debut EP Classmate Journal berjudul Journey yang terbit pada 2014.

 

Rilis mini album kedua pada Februari 2018 lalu

Nah, pada Februari 2018 lalu, Classmate Journal kembali merilis EP kedua mereka yang kali ini dinamakan 2.0. Jika dibandingkan dengan EP pertamanya, terlihat jelas kalau di EP kedua ini Classmate Journal sudah mengalami banyak perkembangan. Ada empat lagu yang bisa lo denger di 2.0 ini, yaitu Yesterday, G.M.Y.S, Bes Thing, dan Last Stop.

Mereka juga memperkuat aransemen dengan menambah instrumen perkusi berupa floor untuk menggantikan bunyi kick bass dalam drum. Hasilnya, lagu-lagu Classmate Journal pada EP kedua ini jadi memiliki beat dan rhythm yang lebih kuat.

 

Penasaran dengan musik yang dibawakan Classmate Journal? Lo bisa dengerin di Spotify atau layanan musik streaming lain ya, Urbaners!

 

 

Sources: freemagz.com, classmatejournal.com

Melomaniac, Konser Virtual Garapan Java Festival Production

Wed, 08 July 2020
Artwork poster konser virtual Melomaniac dengan background abu-abu

Setiap scrolling media sosial, pasti akan melihat pengumuman pembatalan atau pengunduran jadwal konser musik yang sudah lo nantikan. Ini memang krisis buat lo para pencinta musik. Tetapi, nggak berarti lo akan kesepian #MumpungLagiDirumah. Apalagi dengan adanya inovasi konser drive-in dan konser virtual seperti Melomaniac yang baru saja digelar minggu lalu.

Melomaniac sendiri artinya orang yang menyukai lagu abnormal atau orang yang mencintai musik. Digelar oleh promotor papan atas, simak keseruan Melomaniac berikut ini.

 

Konser Virtual Gratis

Tangan membentuk hati di tengah keramaian konser musik

Peran Java Festival Production dalam aktivitas musik di Indonesia sudah nggak perlu dipertanyakan lagi. Sejak tahun 2006, promotor ini sudah sukses menggelar berbagai konser musisi lokal dan mancanegara, sekaligus festival musik yang keren banget. Sebut saja Jakarta International Java Jazz Festival, Hodgepodge Festival, dan Synchronize Fest dari sekian banyak proyek ternama promotor Java Festival Production.

Meski sekarang blantika musik tengah dilanda oleh pandemi, tetap saja Bro musik akan terus menghibur lo #MumpungLagiDirumah. Pada hari Sabtu kemarin (4/7), Java Festival Production menggelar konser virtual gratis bertajuk Melomaniac dengan tema Black American Music Edition.

Didukung oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat, konser edisi pertama ini bisa dikatakan sebagai bentuk perayaan untuk momen 4th of July atau hari kemerdekaan negara Amerika Serikat. Apalagi mengingat adanya isu rasisme yang sedang merebak di Amerika Serikat, nggak diragukan lagi kalau Melomaniac kali ini menjadi bentuk dukungan untuk gerakan #BlackLivesMatter.

 

Menyanyikan Lagu Populer dari Musisi Black Americans

Whitney Houston mengenakan atasan beige sedang bernyanyi di atas panggung

Daya tarik dari konser virtual yang satu ini adalah temanya, Bro. Nggak bisa dipungkiri kalau jejak musik para musisi Afrika Amerika sampai sekarang masih sangat lantang didengar. Bukan hanya dalam genre R&B atau hip-hop saja nih, tetapi juga mencakup lintas genre, contohnya pop, jazz, blues, dan rock.

Melomaniac dibuat oleh Java Festival Production sebagai jawab kepada para penggemar yang rindu berada di konser musik secara langsung. Event ini juga jadi bentuk dukungan pada industri musik sendiri. Dalam konser virtual ini, para pemirsa atau concert goers akan menikmati lagu-lagu dari musisi Afrika Amerika ternama, mulai dari Aretha Franklin, Marvin Gaye, Stevie Wonder, hingga Whitney Houston.

 

Daftar Penyanyi yang Bergabung

Dira Sugandi memakai dress hitam sedang bernyanyi diiringi alunan piano

Walaupun merupakan konser virtual gratis via live streaming, tetapi daftar musisi lokal yang diundang oleh Java Festival Production ini nggak main-main, Bro. Ada suara emas dari Dira Sugandi, Elfa Zulham, Sri Hanuraga, Dhani Syah, Kevin Yosua, dan Ayoe. Kualitas suaranya juga setara dengan kualitas konser internasional, kok. Lengkap dengan alat musik profesional dan sound system yang berkualitas.

Jadi, nggak terlihat ada lagging atau kesalahan teknis selama konser berjalan. Buat lo yang ketinggalan ikut Melomaniac, tenang saja. Dikarenakan ini merupakan edisi pertama, besar kemungkinan Java Festival Production akan menggelar edisi kedua dari Melomaniac. Kita tunggu saja ya, Bro!

 

 

Sources: Kumparan, Gatra, VOI.