• Music News
  • HONNE Bakal Kembali Konser di Jakarta

HONNE Bakal Kembali Konser di Jakarta

Tue, 20 August 2019
HONNE Bakal Kembali Konser di Jakarta

Tahun ini, Indonesia kebanjiran konser musisi internasional. Daftar konser tersebut bakal bertambah dengan kehadiran HONNE. Kabar menggembirakan ini diumumkan oleh Ismaya Live selaku promotor pada 14 Agustus 2019 lalu. Duo musik elektronik asal London tersebut rencananya bakal tampil di Livespace SCBD, Jakarta Selatan pada 21 November nanti. Walaupun bisa dibilang masih lama, hebatnya tiket konser HONNE dikabarkan sudah ludes terjual!

 

Bagian dari Tur Promosi Album Baru

Bagian dari Tur Promosi Album Baru

Kedatangan HONNE ke Indonesia tentunya bukan tanpa alasan, Urbaners. Yes, tentu saja HONNE ingin berjumpa lagi dengan para penggemarnya di Indonesia. Namun, selain itu ternyata kunjungan ke Indonesia kali ini merupakan bagian dari tur dunia untuk mempromosikan album terbaru mereka, Love Me/Love Me Not. Setelah dari Indonesia, HONNE dijadwalkan bakal tampil di Singapura dua hari kemudian.

 

Keempat Kalinya HONNE ke Jakarta

Keempat Kalinya HONNE ke Jakarta

Bagi yang belum tahu, sebelumnya HONNE sudah 3 kali tampil di Jakarta. Menariknya, kunjungan keempat kalinya nanti bakal jadi konser tunggal pertama HONNE di Indonesia. Sebelumnya mereka “hanya” tampil di festival musik The 7th Music Gallery 2017, We The Fest 2018, dan LaLaLa Fest 2019. Walaupun begitu, para penggemar HONNE tetap antusias menyambut musisi idolanya itu.

“Jakarta menempati urutan teratas sebagai pendengar HONNE dari seluruh dunia di Spotify. Kamu tidak sabar membawa HONNE kembali ke Jakarta untuk konser solo pertama mereka di Indonesia,” ujar manajer Ismaya Live, Sarah Deshita, seperti yang dikutip dari Tirto.id.

 

Tiket Langsung Sold Out

Tiket Langsung Sold Out

Tingginya antusiasme terhadap konser solo perdana HONNE di Indonesia terbukti dari penjualan tiket yang langsung sold out. Tiket konser dijual dengan harga mulai dari 500.000 rupiah untuk kategori presale 1. Tiket dijual secara online melalui website Ismaya dan offline di beberapa restoran Ismaya Group. Penjualan baru dibuka sehari, dan tiket sudah habis terjual.

 

Sudah nggak sabar rasanya menyanyikan Day 1, Warm on a Cold Night, dan lagu-lagu HONNE lain pada 21 November nanti. Semoga kemarin lo kebagian tiket konser HONNE ya, Urbaners!

 

 

Sources: tirto.id, kompas.com

Rich Brian: DOA - Suasana Baru Dari Rapper Andalan?

Fri, 18 September 2020
Cerita dibalik video musik Rich Brian DOA

Ada suasana segar yang dibawa oleh Rich Brian di album terbarunya, 1999 – di lagu DOA. Beatnya yang dinamis, Brian seperti membawa energi baru di mana para penikmatnya, mungkin dibuat terkejut dengan musik di lagu ini. Lo sudah dengar belum bro?

Dari beberapa lagu yang termasuk di dalam album 1999, DOA menjadi salah satu lagu favoritnya. Dilansir dari tirto – DOA adalah sebuah singkatan dari Dead On Arrival. Brian menceritakan kalau lagu ini adalah tentang persaingan dengan seseorang yang memiliki peluang nol di tempat pertama.

Kalau dari segi musik, melodi yang ada di dalam lagu DOA mengingatkannya kepada salah satu grup kesukaannya, yaitu Gorillaz. Lagu ini adalah lagu yang Brian nyanyikan ketika iya merasa mesti lebih baik daripada sebelumnya secara umum.

 

DOA Jadi Energi Tersendiri Dari Brian

rich brian DOA

Credit Image: cultr.com

Mungkin kalau rapper lain bisa saja meminta mobil Lamborghini, Ferrari atau mobil sport lainnya – tapi Brian? Oh my god – dia malah pilih Civic baru. Ini cukup jadi pembeda antara Brian dan rapper lainnya.

Di dalam video musik DOA, diperlihatkan kalau Brian menghabiskan waktunya berada dengan mobilnya. Baik saat dalam perjalanan dan saat mobilnya mogok juga. Tingkah dari Brian sendiri juga menyesuaikan dengan beat dari DOA ini sendiri.

Sehingga di video musik DOA kali ini, Brian terlihat lebih ‘pecicilan’ daripada video musik lainnya. Tidak apa, sih – justru hal ini jadi penyegar dan pembeda serta warna tersendiri dari Brian untuk video musik DOA ini.

Jika ditelisik dari musiknya sendiri, Brian menceritakan kalau DOA berasal dari sesi jamming dirinya, Jacob Ray, dan Diamond Pistols, lalu dengan random Louis Bell juga datang. Brian mengaku ia menjadi penggemar musiknya walau sudah mengenalnya lama dan pada hari itu ia bekerja untuknya.

Selain DOA, di dalam album 1999, setidaknya ada beberapa lagu andalan lainnya seperti ‘Don’t Care’, ‘Love in My Pocket’, ‘Long Run’, ‘When You Come Home’, dan ‘Sins’. Nah selain DOA, ‘Sins’ juga jadi lagu andalan Brian.

Dalam pengerjaan album ini, sebagian besar materi di sini diproduksi sendiri oleh Brian. Namun tetap ada yang ia kerjakan bersama dengan Bekon & The Donuts, Diamond Pistols dan Louis Bell. Dari album 1999, ada video musik yang cukup menarik perhatian, yaitu video musik dari Love in My Pocket.

Brian menceritakan kalau video musik ini jadi favoritnya sementara ini. Video musik dari Love in My Pocket menceritakan tentang bagaimana mencoba menjadi sempurna tidak akan berhasil di sebagian besar waktu.

Bro, apakah lo tahu album 1999 ini adalah album ke berapa dari Brian? Tahun 2019 lalu, Brian merilis albumnya yang berjudul The Sailor, 2018 Head in the Clouds dan ditahun yang sama juga yaitu Amen. Ketenaran Brian berangkat ketika ia mengeluarkan single Dat $tick dan langsung direkrut oleh label 88Rising.

Wah bagaimana nih bro? Dari segala penjelasan di atas – apakah lo sendiri sudah menonton dan menikmati video musik DOA dari Rich Brian? Kalau belum, langsung saja gas dan nonton di sini ya bro!

 

Feature Image – whiteboardjournal.com