• Music News
  • Kumpulan Lagu Jazz Terbaru yang Wajib Lo Dengerin

Kumpulan Lagu Jazz Terbaru yang Wajib Lo Dengerin

Mon, 29 October 2018
 Kumpulan Lagu Jazz Terbaru yang Wajib Lo Dengerin

Jika melihat sejarah panjang perkembangan musik jazz, lo pasti nggak mengira bahwa awalnya jazz merupakan representasi masyarakat kulit hitam di Amerika Serikat. Bahkan dalam beberapa kali, musik jazz dibuat sebagai simbol perlawanan masyarakat kulit hitam yang mengalami masalah rasisme yang cukup besar saat itu. Tetapi pada tahun 1900-an awal, jazz mendapatkan influence besar dari Eropa seperti saxophone dan piano. Bisa dibilang, dari situ jazz menjadi musik yang eksklusif.

Di awal tahun 2010-an kemarin, jazz seakan kembali ke titahnya, menjadi musik semua orang. Di Indonesia sudah banyak festival musik jazz bermunculan, bahkan nggak hanya di kota besar aja, musik jazz juga dilaksanakan di beberapa daerah. Jadi wajar, Urbaners, banyak sekali masyarakat Indonesia yang mulai penasaran dengan musik dan juga lagu jazz. Buat lo yang sampai sekarang penasaran apa sih lagu jazz terbaru dan terbaik yang sekarang sedang naik daun, ada daftarnya nih.

Nggak hanya lagu jazz terbaru dari luar negeri yang akan dibahas, tetapi juga lagu jazz dari dalam negeri. Apa saja kumpulan lagu jazz terbaru di tahun 2018 ini?

Jazz dari luar negeri

Dominasi penyanyi tunggal di dunia jazz masih bertahan sampai sekarang. Walaupun ada beberapa penyanyi duo atau grup, tetapi mereka masih kalah dibandingkan dengan penyanyi tunggal. Selain itu, banyak juga lagu swing jazz dan remake lagu-lagu lama yang ternyata dapat mendongkrak performa sang penyanyi jazz. Sebut saja di tangga lagu Billboard, di posisi nomor satu ada lagu Love Is Here to Stay yang merupakan remake lagu tahun 1950 dari Louis Daniel Armstrong.

Love Is Here to Stay – Tony Bennett & Diana Krall

Jazz

Seperti disebutkan di awal, Tony Bennett & Diana Krall berhasil menyanyikan lagu jazz remake tahun 1950 berjudul Love Is Here To Stay dengan sangat bagus. Walaupun Diana Krall dan Tony Bennett ini adalah penyanyi jazz yang kawakan, mereka berdua berhasil membuat lagu lawas tersebut menjadi lebih modern dengan iringan piano yang sangat syahdu.

Bagi lo yang merupakan pendengar jazz pemula, mungkin lo bakal sedikit bosan karena instrumen yang digunakan cukup terbatas. Walaupun begitu, lo bisa mendengar bagaimana kedigdayaan lagu Love Is Here to Stay dari Louis Daniel Armstrong ini di tahun 1950-an.

Saint James Infirmary Blues – Jon Batiste

Jazz

Berawal dari bermain musik klasik dengan piano, Jon Batiste langsung menggebrak tangga lagu musik jazz pada tahun 2005. Puncaknya pada tahun 2013, album Social Music yang digarap dengan big band Stay Human berada 1 bulan di puncak tangga lagu Billboard dan iTunes. Di tahun 2018 ini, Batiste mengeluarkan album berjudul Hollywood Africans dengan single andalan Saint James Infirmary Blues.

Pada album terbaru dari Jon Batiste ini, dirinya lebih memilih untuk mengombinasikan musik klasik di setiap lagunya. Nggak terkecuali Saint James Infirmary Blues ini, lo akan mendengar bagaimana jenis musik yang agak gelap tetapi sangat asyik untuk dinikmati sambil  bersantai.

Honestly – Boney James

Jazz

Siapa pemain saxophone terbaik menurut lo? Mungkin banyak yang bilang Kenny G, tetapi apakah lo tahu bahwa Kenny G ini sangat terkenal di tahun 1980-an? Jika bicara pemain saxophone terbaik di era modern, jawaban akan mengerucut ke Boney James. Sejak tahun 2000-an, Boney James sudah mendapatkan 4 nominasi Grammy Awards dan masuk ke Top 3 Billboard Contemporary Jazz Artist of Decade. Lagunya yang berjudul Honestly di album terbarunya dinyanyikan bersama Avery Sunshine dan mendapatkan sambutan yang luar biasa.

“Lagu Honestly adalah hasil dari bagaimana saya melihat musik secara umum,” ujar Boney James kepada stltoday.com.

Ranky Tanky – Ranky Tanky

Jika lo bertanya siapa sih penyanyi atau grup jazz yang sedang naik daun di luar negeri, jawabannya adalah Ranky Tanky. Baru saja mengeluarkan album pada tahun 2017 kemarin, Ranky Tanky langsung melesat jauh di tangga nomor satu Billboard pada bulan Februari kemarin. Lagunya yang berjudul Ranky Tanky ini membuat warna musik funky jazz sangat enak didengar. Nggak hanya itu, lagu dari Ranky Tanky ini juga terkenal menggunakan rhymes seperti lagu anak-anak dan dance music.

Jazz dalam negeri

Setelah membahas lagu jazz dari luar negeri, sekarang saatnya membahas musik jazz dalam negeri. Indonesia mempunyai banyak potensi untuk musik jazz, apalagi sekarang sangat mudah menemukan festival atau konser musik jazz di beberapa daerah. Selain itu, dengan adanya platform musik digital, lo juga bisa mencari apa saja lagu jazz terbaru yang sekarang sedang naik daun.

Light My Light – Kiara Riz

Jazz

Pada tahun 2016 kemarin, Kiara Riz menjadi salah satu pemenang kompetisi MLDARE2PERFORM dan langsung mengantarkan Kiara ke panggung Java Jazz Festival 2016. Nah, di tahun 2018 ini Kiara mengeluarkan single kedua dalam karirnya berjudul Light My Light. Lagu dari Kiara Riz ini bisa jadi pilihan pertama lo untuk mendengar lagu jazz terbaru di tahun 2018 ini.

Nggak seperti musik jazz dari luar negeri yang lebih mengandalkan sentuhan musik klasik, di lagu Light My Light ini lo akan mendengar lebih banyak musik neo-soul yang bisa membuat lo sedikit bergoyang mendengar suara Kiara yang sangat lembut.

Give It a Try – Sister Duke

Setelah sempat meninggalkan nama panggungnya, Nengah Krisnarini akhirnya kembali lagi dengan nama Sister Duke di tahun 2018 ini. Sempat tampil di acara Java Jazz, Sister Duke resmi mengeluarkan single berjudul Give It a Try yang ada di semua platform digital. Lagu Give it a Try ini sebenarnya nggak lepas dari pakem Sister Duke yang bergaya soul. Buat lo yang ingin mendengar musik bergaya jazz yang agak sedikit dance, Give It a Try dari Siter Duke ini bisa jadi solusi.

Fake Optics – Ardhito Pramono

Ardhito Pramono seakan mendobrak pakem bahwa penyanyi muda di Indonesia ini kebanyakan akan bermain pada aliran musik pop, folk, atau bahkan EDM. Ardhito ini malah memilih jalur musik jazz dan ternyata it works. Karya musik dari Ardhito banyak digemari oleh penikmat musik dan juga anak muda di Indonesia. Lagu dari Ardhito yang sedang naik daun adalah Fake Optics yang ditulisnya hanya dalam waktu 1 hari.

“Lagu ini bercerita soal teman yang kita baru tahu saja kalau ternyata, 'Oh, orangnya gini toh'. Jadi kayak enggak disangka-sangka, ternyata ada orang yang kayak gini. Kayak teman pengkhianat gitu, kita enggak tahu aslinya gimana,” ujar Ardhito ketika diwawacari oleh Kumparan.com.

Topik Semalam – Kunto Aji

Jazz

Banyak sekali penggemar dari Kunto Aji menyukai album Generasi Y yang keluar pada tahun 2015 kemarin. Belum lagi lagu andalan Kunto Aji yaitu Terlalu Lama Sendiri yang sampai sekarang masih menjadi andalannya ketika menyanyi di konser atau festival. Nah, bagi lo yang ingin mendengar lagu terbaru dari Kunto Aji, lo bisa memilih lagu Topik Semalam yang merupakan rangkaian dari album barunya berjudul Mantra Mantra.

Lagu Topik Semalam ini bercerita tentang seorang pria yang over thinker kepada pasangannya karena selalu didesak mau dibawa ke mana hubungan mereka. Kunto Aji mengatakan bahwa situasi ini sebenarnya sering dialami oleh banyak orang, tetapi banyak yang nggak sadar mengenai hal tersebut.

Itulah 4 kumpulan lagu jazz terbaru dari dalam dan luar negeri. Semua lagu di atas bisa lo dengarkan di platform musik digital ya Urbaners.

Konsep Retro, Vintage, dan Pesona Prancis di Setiap Melodi Vira Talisa

Tue, 14 July 2020
Vira Talisa dengan tampilan rambut updo sedang bercermin, mengenakan blouse putih dengan garis abu dan kuning

Cantik, unik, dan bertalenta, Vira Talisa membawa angin segar bagi musik Indonesia, terkhusus dalam musik indie. Dara kelahiran Jakarta yang satu ini ternyata merupakan lulusan Visual Art dari Universitas Rennes, Prancis.

Selama 4 tahun menimba ilmu di negara asing, selepasnya Vira memutuskan untuk fokus bermusik. Baru saja merilis album terbaru “Primavera”, Vira Talisa siap untuk memanjakan telinga pendengar #MumpungLagiDirumah dengan lantunan lagu retro-pop yang manis.

 

Berawal dari Visual Art hingga Bermusik

Vira Talisa menyanyi dengan mic, mengenakan kemeja biru dan topi berwarna orange

Seni dan bermusik merupakan dua hobi seorang Vira Talisa. Sempat terpikir untuk mengambil jurusan musik, namun niat tersebut diurungkan karena takut malah membuat musik jadi terasa seperti “pekerjaan” yang nggak lagi bisa dinikmati dengan santai.

Walau memang seni dan musik merupakan dua hal yang berbeda, Vira merasa justru pengalamannya saat berkuliah menjadi bekal untuk ia menjadi penyanyi, sekaligus mendorongnya untuk benar-benar menggeluti musik. Menggeluti seni secara akademis, dan musik di luar aktivitas akademisnya membuat Vira merasa kedua jalan hidupnya tersebut selaras.

 

Prancis dan Setiap Kenangan di Sana

Salah satu cover single Vira Talisa, mengenakan straw hat dan sarung tangan kulit berwarna hitam

Kalau berbicara soal negara Prancis, pasti yang ada di benak lo adalah suasana romantis di sepanjang sungai Seine dan gemerlap menara Eiffel. Itu juga suasana yang ingin diciptakan oleh Vira lewat musik-musiknya, termasuk juga album terbarunya bertajuk Primavera yang berarti musim semi. Selama Vira berada di Prancis, ia juga masuk ke dalam komunitas dan pertemanan yang memiliki minat musik yang serupa.

Vira merasa klik dengan referensi musik retro-pop yang didapatkannya selama di Prancis. Begitu pula dengan hasil belajar yang ia tekuni di Prancis. Meski mengambil jurusan Visual Art, nyatanya di dalamnya juga mencakup bidang sastra dan film, di mana akhirnya Vira juga mampu mengasah pemahamannya akan musik sebagai salah satu komponen film.

 

Terinspirasi dari The Beach Boys dan Soundtrack Film Klasik

Vira Talisa sedang duduk di sofa sambil menulis di buku berwarna orange

Kiprah bermusik Vira benar-benar dimulai sejak nol, berawal dari sekadar meng-upload hasil cover lagu di platform Soundcloud. Hingga akhirnya, Vira pun berhasil merilis album self-titled di tahun 2016. The Beach Boys menjadi salah satu panutan Vira dalam bermusik dan musisi yang memperkenalkan Vira ke musik dengan genre retro.

Nggak hanya The Beach Boys saja, Vira juga jatuh cinta dengan konsep vintage dan genre pop-retro melalui soundtrack film garapan Jean-Luc Godard, seperti “Singing in the Rain”. Film-film klasik di era 30-an dan 60-an menjadi inspirasi bagi musikalitas Vira Talisa.

 

Dukungan Manis dari Orang Tercinta

Vira Talisa menyanyi di atas panggung dengan dress hitam

Dibesarkan di keluarga pencinta musik, Vira Talisa ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan legenda musik Eyang Titiek Puspa. Keluarganya sering mendengarkan lagu-lagu karya Everly Brothers dan The Beatles yang membuat Vira sebagai sosok old soul dengan kemampuan bermusik yang nggak perlu diragukan lagi.

Dalam album Primavera yang berisikan delapan lagu, ada satu lagu berjudul “He’s Got Me Singing Again” yang menceritakan sosok sang kekasih, Radityo Joko Bramantyo. Bagi Vira menulis lirik dan menggarap musik itu adalah ekspresi paling jujur yang bisa dimiliki seseorang. Sekarang, album Primavera sudah bisa didengarkan di berbagai platform streaming. Vira juga sedang fokus untuk merilis album fisik dan tetap melahirkan tembang-tembang retro-pop.

 

 

 

Sources: Medcom.id, CNN Indonesia, Liputan 6.