• Music News
  • Niki Zefanya Bawakan Lagu Indonesia Raya di Panggung Amerika Serikat

Niki Zefanya Bawakan Lagu Indonesia Raya di Panggung Amerika Serikat

Tue, 27 August 2019
Niki Zefanya Bawakan Lagu Indonesia Raya di Panggung Amerika Serikat

Setiap orang punya cara masing-masing untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh tiap tanggal 17 Agustus. Cara yang unik dan berbeda dilakukan oleh Niki Zefanya, atau NIKI, seorang penyanyi wanita dan penulis lagu asal Indonesia. Pada 17 Agustus 2019 lalu, NIKI tampil di panggung Los Angeles membawakan lagu Indonesia Raya di depan ribuan penonton!

 

Juga Kumandangkan Proklamasi Kemerdekaan RI

Juga Kumandangkan Proklamasi Kemerdekaan RI

Tepat pada Hari Kemerdekaan Indonesia tahun ini, NIKI tampil di konser 88 Rising Heads in the Clouds. Ia dipercaya menjadi opening act di acara tersebut. NIKI pun membuka konser dengan membawakan lagu Indonesia Raya, dengan backsound suara Presiden Soekarno yang membacakan naskah proklamasi kemerdekaan.

Wanita kelahiran 24 Januari 1999 ini nggak sendiri, ia juga ditemani oleh beberapa orang berbusana merah dan putih yang melambangkan bendera kebangsaan Indonesia. NIKI sendiri juga terlihat mengenakan busana dengan nuansa warna yang sama.

 

Rich Brian Ikut Tampilkan Bendera Merah Putih

Rich Brian Ikut Tampilkan Bendera Merah Putih

Di festival 88 Rising Heads in the Clouds, bukan cuma NIKI yang tampil memeriahkan panggung. Ada pula Joji, Orian, Manilla Killa, Y2K, Higher Brothers, dan rapper Indonesia yang baru-baru ini merilis album baru, Rich Brian. Rupanya NIKI bukan satu-satunya performer yang punya cara sendiri dalam merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Rich Brian bahkan tampil dengan bendera merah putih di panggung festival musik yang diadakan di LA State Historic Park, Los Angeles, Amerika Serikat ini.

 

Menuai Pujian dari Banyak Fans

Menuai Pujian dari Banyak Fans

Aksi keren yang dilakukan NIKI tentunya mengundang komentar positif dan decak kagum dari masyarakat Indonesia, Urbaners, khususnya para pencinta musik mereka. Apalagi selama ini NIKI dikenal jarang mengumbar kata-kata manis untuk menunjukkan negara asalnya. Namun, hal yang dilakukan saat 88 Rising Heads in the Clouds kemarin sudah cukup membuktikan kalau NIKI—dan Rich Brian—memang cinta terhadap Indonesia dan nggak melupakan asal mereka.

 

Ikut bangga rasanya ada musisi asal Indonesia yang berhasil sukses di luar negeri dan nggak malu untuk menunjukkan nasionalisme mereka. We love you, NIKI!

 

 

Sources: hai.grid.id, viva.co.id

Pecinta Musik Wajib Datangi Museum Musik Indonesia di Malang

Monday, February 17, 2020 - 15:41
: Bagian depan dari Gedung Museum Musik Indonesia

Kota Malang memang menjadi salah satu kota paling populer di Indonesia. Selain memiliki banyak tempat wisata alam yang menarik, di kota ini rupanya juga memiliki museum musik yang wajib didatangi oleh para pecinta musik. Museum Musik Indonesia yang terletak di Jalan Nusakambangan No. 19, Kota Malang ini merupakan satu-satunya museum seni musik yang ada di Indonesia.

 

Punya Banyak Koleksi yang Menarik

Museum Musik di Kota Malang ini memiliki banyak koleksi yang sangat menarik. Sejak tahun 2009 sampai tahun 2018 lalu Museum Musik ini diketahui memiliki lebih dari 26 ribu koleksi yang berhubungan dengan dunia musik. Mulai dari kaset, leaflet, CD, poster, buku musik, piringan hitam, peralatan audio hingga alat musik koleksi dari para musisi. Menariknya, di museum musik ini juga terdapat kostum dari koleksi para musisi.

Koleksi yang ada di Museum Musik ini rupanya sebagian besar didapatkan dari sumbangan masyarakat baik dari Malang ataupun luar Malang. Selain itu, juga terdapat beberapa musisi yang rela turut menyumbangkan barang-barangnya untuk dijadikan koleksi di museum yang satu ini. Sekitar 60 sampai 70 persen dari koleksi yang ada di museum ini berasal dari musisi Tanah Air. Sedangkan sisanya berasal dari musisi luar negeri. Koleksi di museum ini juga terdiri dari cukup banyak genre mulai dari lagu daerah, jazz, pop, rock, latin hingga lagu anak-anak.

 

Baru Diresmikan pada Tahun 2016 Lalu

Meskipun telah memiliki jumlah koleksi yang cukup banyak, Museum Musik ini baru diresmikan pada tahun 19 November 2016 lalu. Peresmian tersebut langsung dihadiri oleh pihak Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dan bertempat di Gedung kesenian Gajayana lantai 2 di Jalan Nusakambangan No. 19 Malang.

Museum Musik ini juga telah didaftarkan ke Kementrian Hukum dan Ham. Pemerintah Kota Malang juga telah memberikan izin kepada pengelola museum untuk menempati Gedung Kesenian Gajayana. Jadi Gedung Kesenian Gajayana telah resmi menjadi lokasi dari Museum Musik tersebut. Sebelum menempati gedung tersebut, Museum Musik ini cukup sering berpindah tempat.

Sejarah Berdirinya Museum Musik

Koleksi di museum musik yang tertata rapi di display

 

Sejarah dari Museum Musik ini cukup menarik lho, Urbaners. Berawal dari koleksi yang dimiliki oleh salah satu pendirinya, Hengki Herwanto, kemudian museum ini bisa berkembang menjadi lebih besar. Sejak sekitar tahun 2009 lalu Hengki Herwanto berencana untuk mendirikan Galeri Malang Bernyanyi dan hanya memiliki sekitar 250 koleksi saja. Koleksi yang terdiri dari CD, kaset hingga piringan hitam itu merupakan milik dari Hengki Herwanto dengan teman-temannya.

Kemudian koleksi tersebut disimpan di garasi rumah Hengki Herwanto yang berada di jalan Citarum. Galeri koleksi musik itu pun semakin dikenal luas sehingga pada tahun 2013 mereka memindahkannya di sebuah rumah kontrakan di Griya Santa. Setelah itu, baru di tahun 2016 galeri musik itu pindah ke Gedung Kesenian Gajayana dan resmi disebut sebagai Museum Musik Indonesia.

Itulah sedikit ulasan mengenai Museum Musik Indonesia yang terletak di Malang. Apakah lo berencana untuk mampir ke tempat ini saat berkunjung ke Malang?

 

Sources: jawapos.com, kumparan.com, goodnewsfromindonesia.id