Karel William: Rasa Penasaran yang Membuahkan Hasil - MLDSPOT
  • Profile
  • Karel William: Rasa Penasaran yang Membuahkan Hasil

Karel William: Rasa Penasaran yang Membuahkan Hasil

Tue, 01 March 2016

Berbicara tentang MLD Jazz Project memang tidak ada habisnya. Bagaimana tidak, para musisi muda berbakat ini memang pantas memenangkan audisi MLDARE2PERFORM. Contohnya saja Karel William, yang merupakan pemenang MLDARE2PERFORM kategori Drum. Sebelumnya ia sudah memiliki segudang prestasi dalam dunia musik. Kenali lebih dekat yuk, seperti apa sih sosok Karel William?

Karel William musisi asli Surabaya ini memang mendedikasikan hidupnya di dunia musik. Aktivitas sehari-hari Karel juga tidak jauh dari drum. Ia bekerja sebagai session player dari panggung ke panggung, dan juga mengajar drum. No wonder if he played like a pro ya, Urbaners! Karel mengakui bahwa ia menggeluti dunia musik Jazz terbilang baru, yakni tahun 2010. Karel yang awalnya lebih sering memainkan musik rock dan pop ini merasa penasaran pada teknik permainan drum pada Jazz yang sangat sulit.

Singkat cerita awal mula Karel menyukai musik Jazz adalah saat temannya mengajak untuk menonton Jam Session di Surabaya, dan Karel pun mencoba menunjukkan bakatnya dengan memainkan lagu Jazz tersebut. Tapi, ia sama sekali tidak menyangka bahwa membawakan lagu Jazz tak semudah yang ia kira. Sepulang dari acara tersebut, Karel penasaran dan mulai mempelajari lagu-lagu Jazz.

Nah, semenjak itulah Karel mulai terjun pada dunia Jazz. Ia sangat menyukai swing, fusion dan musik jazz tradisional lainnya. Karel juga selalu terinspirasi jika melihat aksi panggung idolanya, yaitu Shandy Winarta dan Marcus Gillmore. Kecintaan Karel pada dunia Jazz memang besar banget Urbaners, sebagai buktinya, ia tidak pernah absen menonton event-event Jazz seperti Java Jazz Festival. Kalau tahun-tahun sebelumnya Karel hanya nonton aja, sekarang ia siap untuk ikut bermain di Java Jazz Festival. Tidak tanggung-tanggung, Karel langsung bermain di Main Stage MLDSPOT, lho!

Prestasi ayah dari satu orang anak ini juga tidak perlu diragukan lagi, Urbaners. Karena Karel memang langganan memenangkan festival musik dari tahun ke tahun. Ia juga pernah memenangkan “Best Drummer” dan ”Best Instrumen” dalam festival JGTC tiga tahun lalu. Nggak heran deh kalau Karel jago banget main drum-nya.

Berbicara tentang Jazz di Indonesia, menurut Karel memang musik ini sedang sangat berkembang, atau bisa dibilang lagi hype banget. Banyak penyanyi-penyanyi Jazz baru yang bermunculan. Karel juga memiliki harapan, event-event Jazz berkembang ke kota-kota pelosok Indonesia agar fenomena Jazz semakin meluas dan di apresiasi semua orang.

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sun, 29 December 2019
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice