• Profile
  • Wesley Geraldo: Bass Adalah Jiwa Dalam Sebuah Musik

Wesley Geraldo: Bass Adalah Jiwa Dalam Sebuah Musik

Mon, 30 January 2017
wesley geraldo

Salah satu pemenang MLdare2Perform Season 2 yakni Wesley Geraldo bukanlah orang baru di dunia musik. Pemenang kategori bass ini sudah menekuni dunia musik sejak kecil. Wesley diperkenalkan dunia musik oleh orang tua nya yang memang pecinta jazz. Tapi pada awalnya, ia belum tertarik sama sekali dengan musik jazz. Malah saat awal SMA saat membawakan lagu “Got A Match?” dari Chick Corea ia seperti langsung jatuh cinta dan tertarik untuk mendalami musik jazz.

 

Dari gitar ke bass

Pria yang terinspirasi dari Charles Mingus ini tidak langsung belajar elektrik bass, awalnya ia menekuni alat musik gitar, lalu saat remaja ia beralih ke bass. Menurutnya bass dan musik adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Apapun musik nya, dentuman bass pasti ada, seperti jiwa didalam sebuah musik.

 

Karir Bermusik

Usaha Wesley yang fokus akan dunia musik bisa dibilang telah mebuahkan hasil, ia kerap kali menjadi session player Abdul & The Coffee Theory, tidak hanya itu, ia juga sering manggung di acara-acara jazz Indonesia lho, bersama band nya NewB yang beranggotakan Echa Soemantri, Boby Limijaya dan Nathania Jualin, Wesley pernah manggung di Jazz Goes To Campus (JGTC) 2016, Java Jazz Festival 2015, Lampung Jazz, Medan Jazz dan masih banyak lainnya. Sekarang ia akan manggung bersama MLD Jazz Project Season 2, akan seperti apa ya, Urbaners?

Ketegangan di live audition MLDare2Perform Season 2

Wesley sangat senang dengan adanya MLDare2Perform Season 2, karena dapat mewadahi para musisi muda untuk menyalurkan bakatnya dan manggung di event besar. Ia mengaku tegang banget saat live audition MLDare2Perform Season 2 kemarin, karena para finalis lainnya juga memiliki bakat yang luar biasa dan persaingannya pun cukup sulit. Sebelum acara tersebut, Wesley berlatih lebih giat untuk mematangkan materi audisi. Wesley tetap bermain dengan keren saat itu, karena menurutnya, jika latihan cukup sebenarnya nggak ada alasan untuk grogi.

 

Wesley & MLD Jazz Project Season 2

Meskipun terbilang baru, tetapi Wesley sudah cukup dekat dengan para personil MLD Jazz Project Season 2 lainnya. Ia sangat senang dan merasa cocok satu sama lain, Wesley berharap band baru nya ini akan maju , lebih dikenal banyak orang dan dapat bermain di stage-stage besar lainnya.

 

Jazz Indonesia di mata Wesley

Menurut Wesley, Jazz di Indonesia semakin bagus, karena semakin banyak musisi-musisi jazz yang muncul juga festival-festival musik yang berbau jazz. Tapi sayangnya, terkadang pendegar jazz tanah air masih suka 'blur' dan sulit membedakan jazz dan musik lainnya. Itulah yang menjadi tantangan bagi para musisi untuk terus memperkenalkan jazz yang sebenarnya. Wesley juga mengaku ingin berkarya yang akan memberi impact positive untuk orang lain, at least memberikan kebahagiaan bagi pendengarnya.

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sunday, December 29, 2019 - 11:27
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice