Home Profile Elon Musk Jadi CEO Perusahaan Teknologi Telepati

Elon Musk Jadi CEO Perusahaan Teknologi Telepati

Wednesday, May 3, 2017 - 18:39
Bagikan
Facebook Twitter Email

Siapa yang nggak tahu Elon Musk? Ia adalah seorang billionaire yang mempunyai visi sangat tinggi untuk soal bisnis. Memulai bisnis dengan mengembangkan PayPal sebagai salah satu online payments sistem terbesar di dunia, Elon Musk sekarang sukses sebagai CEO Tesla dan SpaceX. Tesla yang sedang berusaha mengembangkan mobil listrik dan SpaceX akan segera mewujudkan mimpinya untuk pergi ke Mars. Selalu sukses di dalam bisnis, sekarang Elon Musk akan memasuki pasar baru, yaitu telepati.

 

Menjadi CEO Perusahaan Neurolink Corp.

Sebagai salah satu startup asal Amerika Serikat yang berfokus kepada pengembangan teknologi telepati, Neuralink Corp dalam waktu dekat akan memiliki CEO baru. Elon Musk pada pertengahan April kemarin mengumumkan akan membantu startup tersebut dalam mengembangkan teknologi yang akan menghubungkan komputer dengan otak.

Neuralink Corp. sendiri sekarang sedang fokus dalam mengembangkan bagaimana teknologi masa kini akan membantu seseorang yang mengalami cedera otak, salah satunya adalah stroke dan paralysis. Dalam 4 tahun ke depan, Elon Musk berencana agar produknya bisa diluncurkan dan dalam jangka waktu 10 tahun ke depan perusahaannya tersebut bisa membantu para penyandang cacat.

 

Facebook Sudah Duluan Mengembangkan Teknologi Telepati

Sebelum Elon Musk, ternyata Facebook sudah mengumumkan bahwa pihaknya sekarang sedang berusaha membuat komputer yang bisa terhubung dengan jaringan otak. Melalui anak perusahaannya, yaitu Yet Building 8, Facebook mengatakan pihaknya ingin membuat seseorang bisa menghasilkan tulisan yang dikendalikan melalui jaringan otak. Facebook sendiri tidak terlalu tergesa-gesa untuk mengembangkan teknologi ini. Kabarnya, Mark Zuckerberg memberikan waktu 10 tahun untuk Yet Building 8 dalam berinovasi.

Di saat semua perusahaan sudah berpikir jauh ke depan, Elon Musk dan Facebook sudah colong start. Sekarang ditunggu saja siapakah yang akan pertama kali berhasil mengeluarkan produk yang menggabungkan jaringan otak dengan komputer.

 

Source: cnet.com