• Profile
  • Alunan Seksi Saxophone Khas Bass G

Alunan Seksi Saxophone Khas Bass G

Tue, 19 February 2019

Nggak banyak saxophonist jazz yang disorot di Indonesia. Padahal, Indonesia punya Geraldo Bhaskara Putra Sibbald, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Bass G. Saxophonist yang satu ini bahkan sudah malang melintang di panggung jazz tanah air. Menariknya, Bass G juga bakal tampil di panggung bergengsi Java Jazz Festival 2019 mendatang. Penasaran seperti apa sepak terjang karir bermusik Bass G sampai saat ini? Yuk, simak!

Mulai bermusik sejak usia 6 tahun

Urbaners, saxophonist muda berbakat Indonesia, Bass G ini diketahui sudah belajar bermain saxophone klasik sejak usianya baru 6 tahun. Hanya 5 tahun berselang, tepat di usia ke-11, Bass G sudah sukses menjajal kemampuan bermusiknya di berbagai panggung musik profesional. Terinspirasi dari sosok Michael Brecker, Bass G akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang saxophonist beraliran musik jazz hingga saat ini.

Tergabung dalam Asian Youth Jazz Orchestra (AYJO)

Dibandingkan dengan musisi lainnya, mungkin Bass G masih cukup asing. Padahal, prestasi yang sukses diraih Bass G patut diacungi jempol. Lo pasti nggak nyangka kalau sosok Bass G ini juga membawa nama harum Indonesia di ajang musik internasional bertajuk Asian Youth Jazz Orchestra. Bersama dengan musisi dari Asia lainnya, Bass G memegang peran sebagai saxophonist tenor di dalam grup orkestra yang dipimpin oleh Osamu Matsumoto ini.

Konser di Singapura

Kerennya lagi, selain tergabung di grup orkestra bertaraf internasional, AYJO, Bass G juga pernah mengisi panggung konser di Singapura, lho! Memadukan musik jazz dan kontemporer, penampilan Bass G di Esplanade Outdoor Theatre pada 29 Juli 2017 itu sukses membius seluruh penonton yang datang.

Tampil di panggung Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019

Tahun ini ternyata bukan kali pertama bagi Bass G untuk tampil di panggung bergengsi Jakarta International BNI Java Jazz Festival (JJF) 2019, Urbaners. Pasalnya, di tahun 2014 silam Bass G sudah pernah tampil perdana memeriahkan Java Jazz Festival bersama dengan musisi ternama lainnya. Didukung dengan wajahnya yang tampan, nggak heran setiap penampilan Bass G selalu sukses dipuja oleh para penikmat musik tanah air.

 

Buat lo yang sudah penasaran banget, penampilan alunan seksi saxophone khas Bass G bisa lo tonton di hari kedua JJF 2019. Tepatnya hari Sabtu, 2 Maret 2019 mulai pukul 20:00 – 20:45 WIB. Setelahnya, lo juga bisa menyaksikan penampilan dari si cantik Sheryl Shenafia, lho! You don’t want to miss this one!

 

 

Source: esplanade.com, brilio.net

Mei 2021 Jadi Hari Raya Memuja Keanu Reeves

Sun, 29 December 2019
Keanu Reeves di salah satu pemutaran filmnya

Para pencinta film action seantero jagad raya tentu nggak asing lagi dengan sosok Keanu Reeves. Aktor yang membintangi film populer The Matrix ini memang sudah berusia 55 tahun. Tapi bukannya meredup, popularitasnya malah semakin melambung dengan beberapa sekuel film hits yang ia bintangi. Film terbarunya yaitu Matrix 4 direncanakan akan tayang pada 21 Mei 2021. Uniknya, film Keanu Reeves yang lain yaitu John Wick: Chapter 4 juga ditayangkan pada tanggal yang sama! Nggak heran, ratusan ribu penggemar dari serial film ini langsung menjadikan tanggal ini sebagai “Hari Keanu”.

Kisah Hidup yang Dramatis

Keanu Reeves di dalam sebuah adegan film yang dibintanginya

Dibalik kesuksesannya yang nggak bisa diragukan lagi, tahu nggak lo bahwa ternyata hidup Keanu Reeves nggak semulus yang terlihat. Bahkan bisa dibilang, kisah hidupnya lebih dramatis dari semua tokoh yang ia perankan di film-film. Ayah Keanu adalah pengedar narkoba yang ditangkap pada tahun 1992. Sejak kecil ia sering berpindah-pindah sekolah dan dicemooh oleh teman sekelasnya karena dianggap nggak bisa membaca, padahal ia mengidap Dyslexia.

Saat ia dewasa, kehidupan Reeves mulai membaik dengan membintangi beberapa film berbujet rendah. Namanya mulai melejit saat ia membintangi film Speed di tahun 1994. Namun, lagi-lagi kemalangan menimpanya. Anak dan kekasihnya, Jennifer Syme meninggal dalam kurun waktu 8 bulan dalam sebuah kecelakaan mobil di tahun 2001. Selang beberapa tahun kemudian, saudaranya Kim Reeves divonis mengidap kanker ganas dan membuat Keanu rehat sejenak dari dunia perfilman.

Aktor Panutan Banyak Kalangan

Scene Keanu Reeves mengenakan suit sambil menodongkan pisto

Meskipun kisah hidupnya tragis, hal itu nggak membuat Keanu Reeves berhenti untuk peduli terhadap orang di sekitarnya, lho. Setelah kesuksesan film The Matrix, Keanu Reeves menyumbangkan honornya untuk tim produksi maupun tim special effect dan kostum The Matrix. Ia juga menyumbangkan sebagian honornya untuk pengidap kanker, penyakit yang juga diderita oleh saudaranya.

Selain itu Keanu Reeves dikenal memiliki gaya hidup yang sederhana. Ia seringkali dipergoki paparazzi sedang membeli makan di pinggir jalan, menaiki transportasi umum dan nggak ragu untuk berbaur dengan orang lain meskipun ia adalah aktor yang terkenal dan mendunia. Nggak heran, banyak sekali kalangan yang mengidolakan sosok Keanu Reeves. Berkat sosoknya, banyak kalangan percaya bahwa Keanu Reeves memang pantas mendapatkan “Hari Keanu”.

Dengan kemampuannya di film action yang nggak diragukan lagi serta sifatnya yang cocok jadi panutan banyak orang, nggak heran sih “Hari Keanu” dicetuskan untuk mengapresiasi dan memuja Keanu Reeves. Urbaners sudah nonton film-film Keanu, belum?

 

Source: CNN Indonesia, Vice