Lo pernah gak datang ke sebuah minimarket yang buka 24 jam, datang jam jam 11 malam sambil seseorang duduk melamun di kursi Indomaret atau Alfamart sambil menggenggam kopi kaleng? Sejatinya apa yang lo lihat itu bukan sedang menunggu jemputan, bukan pula sekedar beristirahat.
Lo tau gak, bahwa sejatinya kursi minimarket ini telah bertransformasi menjadi "ruang transisi" dan tempat paling demokratis untuk meratapi nasib. Hal ini bukanlah tanpa alasan dan ada beberapa faktor yang mendukung hal tersebut.
Sosiolog Ray Oldenburg di salah satu jurnalnya mengenalkan istilah “Third Place”. Menurutnya, kursi minimarket kini menjadi tempat ketiga orang-orang setelah rumah dan kantor untuk bisa merasakan bagaimana kerasnya hidup.
Hal ini sejatinya bukan tanpa alasan dan beberapa hal memperkuat istilah tersebut. Disebutkan para pelayan minimarket biasanya tidak akan peduli dan memberi pandangan sinis seberapa lama orang tersebut ada disitu. Serta karena akses yang mudah dijangkau, membuat minimarket sangat mudah dijangkau banyak orang dan menjadi pelarian paling instan saat menghadapi berbagai beban hidup itu.
Baca juga: Nongkrong Sendirian? Begini Tipsnya

Photo by @soalpalu / ekal
Kursi minimarket juga sering menjadi tempat transisi dimana biasanya orang-orang belum siap membawa sisa kekesalan kantor ke rumah. Namun disisi lain, sudah terlalu lelah untuk terus berada di jalan sehingga memutuskan singgah sebentar ke minimarket dan duduk di kursi tersebut.
Ketika tengah berada di kursi minimarket, biasanya orang-orang bisa lebih mudah menyembunyikan perasaan mereka. Adanya lampu neon terang yang kontras dengan kegelapan malam justru memberikan rasa aman semu bagi mereka yang sedang merasa kalut.
Secara tidak langsung, kursi minimarket seperti di Indomaret atau Alfamart ini bisa menjadi saksi bisu dari berbagai keputusan yang mempengaruhi hidup lo. Hal ini membuat minimarket bukan lagi sekadar tempat belanja; ia telah menjadi stasiun pengisian bahan bakar emosional bagi mereka yang lelah dengan ritme kota.
Cover Photo by Photo by @soalpalu / ekal
-medium.jpg)



Comments