• News
  • Ini Alasan Kenapa Penonton Rela Kehujanan Demi Menonton Stage Bus Jazz Tour Di JJF 2019

Ini Alasan Kenapa Penonton Rela Kehujanan Demi Menonton Stage Bus Jazz Tour Di JJF 2019

Fri, 01 March 2019
Ini Alasan Kenapa Penonton Rela Kehujanan Demi Menonton Stage Bus Jazz Tour Di JJF 2019

"Ini baru the real pecinta musik," ucap Rieka Roeslan saat manggung di Stage Bus Jazz Tour. Rintik hujan sepertinya tidak bisa menghalangi antusiasme pengunjung Jakarta International BNI Java Jazz Festival (JJF) 2019 untuk menikmati penampilan MLDJAZZWANTED Current Mood, Ahmad Abdul, The Groove, dan Hi-vi. Stage Bus Jazz Tour yang berada di area food court ini memang selalu menjadi salah satu tujuan favorit para pengunjung. Pasalnya, selain line up yang keren, jarak penonton dan musisi juga sangat dekat. Membuat setiap penampilan lebih intim. Bagaimana sih keseruan penampilan mereka?

 

Dinamika Mood Dipermainkan Oleh MLDJAZZWANTED Current Mood

Sekitar pukul 17.30 diiringi rintikan hujan, pemenang Ke-3 dari MLDJAZZWANTED 2017 asal Banjarmasin ini menjadi pembuka Stage Bus Jazz Tour 2019. Mereka berhasil mempermainkan mood para penonton dengan song-list dan dinamika lagu yang dinyanyikan, Urbaners. Pada awalnya, mereka membawakan lagu yang up beat yakni 'Side To Side' dari Ariana Grande & Nicki Minaj, dan dilanjutkan dengan 'Through The Fire' dari Chakka Kan, 'Dia' dari Reza Artamevia, dan 'Day One' dari Honne. MLDJAZZWANTED Current Mood membawakannya sangat powerful dan on fire.

Lalu saat matahari mulai tenggelam, mereka mulai menurunkan mood menjadi lebih chill dengan lagu 'Juwita Malam' dari Kris Biantoro dan 'Manis & Sayang' dari Koes Plus. Tepat di lagu tersebut warna langit berubah dari terang ke gelap. Mood chill ini sangatlah sempurna untuk menjadi soundtrack senja para pengunjung. Nggak heran, meskipun diguyur hujan, para pengunjung tetap enjoy menikmati lantunan mereka. Tidak cukup sampai situ, menjelang penutup penampilan mereka, mood kembali dinaikkan dengan lagu 'Cukup Siti Nurbaya' dari Dewa 19 yang diaransemen menjadi lebih jazzy.

 

Bagaimana Ahmad Abdul Menularkan Semangat Pada Penonton

Pembuktian bahwa dari musik bisa mentrasfer sebuah energi dibuktikan oleh Ahmad Abdul saat tampil di Stage Bus Jazz Tour. Karena meskipun hujan semakin deras, tidak mengurangi semangat Ahmad Abdul memberikan yang terbaik untuk para penggemarnya, begitu pun sebaliknya. Sirkulasi energi ini membuat cuaca yang seharusnya dingin malahan menjadi "panas". Seluruh meja row depan tanpa atap dan payung terisi penuh oleh pengunjung, bahkan banyak penonton yang rela berdiri menggunakan payung demi menyaksikan penampilan salah satu mantan finalis ajang pencarian bakat ini.

Penampilan Ahmad Abdul diawali dengan lagu-lagu cover seperti 'Shut Up & Dance' dari Walk The Moon, 'All I Want' - Kodaline. Dan saat Ahmad Abdul menyanyikan lagu 'Girls Like You' dari

Maroon 5, penonton pun sontak langsung berteriak histeris dan sing-a-long. Tidak hanya itu, Ahmad Abdul juga membawakan single terbaru hasil ciptaannya sendiri yang berjudul 'Coming Home'. Lagu baru ini menjadi penutup yang indah pada penampilannya, apalagi ia sempat twist sedikit lagu tersebut dengan 'Fix You' dari Coldplay.

 

Berdansa Di Tengah Hujan Bersama The Groove

Sepertinya hanya The Groove yang bisa menghipnotis penonton menari Cha-Cha di tengah hujan. Yap, itulah yang terjadi saat penampilan The Groove di Stage Bus Jazz Tour hari pertama. Dengan nuansa outfit merah yang membuat penampilan mereka lebih meriah, The Groove membawakan lagu-lagu lamanya dengan versi yang baru, bahkan terdapat lagu yang jarang ia bawakan sebelumnya, yakni ‘Pangeran & Putri’. Saat The Groove tampil, food court menjadi sangat penuh, bahkan kursi menjadi tidak berguna karena semuanya berdiri dan berjoget bersama sambil bernyanyi tentunya.

Tidak hanya dansa kecil, bahkan mereka menginstruksikan penonton untuk mengikuti gerakan berputar mengikuti irama lagu. Gerakan kaki dari Reza sang vokalis yang flawless selalu membuat decak kagum para penonton. Dan serunya lagi, The Groove membuat sedikit sandiwara yakni perebutan Rieka Roeslan antara Reza dan Rejoz. Pada momen tersebut mereka harus bertarung dengan cara bernyanyi. Rejoz pun mengeluarkan skill nge-rap nya yang membuat penonton tambah histeris. Pada akhir penampilannya, Rieka Roeslan juga memberikan hint, bahwa The Groove akan mengeluarkan single terbarunya di bulan Mei 2019 nanti. Hmm, akan se-groovy apa ya lagu terbarunya, Urbaners?

 

Suara Penonton Bergema Saat Penampilan Hi-Vi

Semakin malam, bukan hanya hujan yang semakin deras, tetapi juga penonton Stage Bus Jazz Tour yang semakin sesak karena menunggu penampilan dari Hi-Vi. Sekitar pukul 21.45 Hi-Vi membuka penampilannya dengan lagu 'Kereta Kencana' dan dilanjutkan dengan 'Sama-sama Tahu', 'Gadis Sampul, 'Jatuh Bangkit Kembali'. Dan saat memasuki lagu keempat, yakni 'Remaja' area food court seperti bergema karena suara penonton yang ikutan bernyanyi dari awal sampai akhir. Ekspresi penonton mostly sangat menjiawi, seperti sedang mencurahkan isi hati. Nah, di lagu 'Orang Ketiga' Hi-Vi juga sempat melibatkan penonton dengan cara bersahut-sahutan secara bergantian pria dan wanita. Seru banget ya, Urbaners! 

Maki-San Indonesia, Sensasi DIY Sushi dan Salad Sesuai Selera

Tuesday, January 21, 2020 - 14:30
Maki-San

Buat lo penggemar sushi sejati yang menyukai sushi dengan sensasi fusion, Maki-San Jakarta adalah pilihan tepat buat lo. Bila selama ini hanya bisa memilih sushi dari buku menu, di gerai sushi yang berlokasi di Plaza Indonesia ini, lo bisa meracik komposisi sushi lo sendiri, Urbaners!

Ada kira-kira 100 pilihan topping yang bisa lo pilih untuk menjadi isian sushi. Bahkan, lo bisa menentukan mau pakai nasi biasa atau nasi merah. Kalau lo nggak suka isian belut, tinggal memilih salmon, atau malah memperbanyak sayur seperti tomat dan mentimun. Seru? Banget! Nggak cuma sushi, Maki-san juga menawarkan DIY salad sesuai selera lo. Simak ulasan selengkapnya di sini, yuk!

Sesuaikan Cita Rasa dengan Lidah Orang Indonesia

maki san

Walaupun baru dibuka akhir tahun 2019, gerai Maki-san selalu ramai oleh pengunjung. Lokasi yang strategis di pusat kota dan konsep unik DIY-nya membuat Maki-san cepat mendapat tempat di hati para penggemar sushi di Jakarta. Apalagi, nama Maki-san sendiri sudah meroket di negara asalnya, Singapura.

“Maki-San hadir dengan pilihan komposisi dan topping yang menyesuaikan lidah orang Indonesia. Karena itu, rasa Maki-San di Jakarta pasti berbeda dibanding dengan di Singapura,” jelas Dwi, salah satu staf di Maki-San Jakarta. Nggak heran, lo bahkan bisa menemukan topping daging rendang sampai saus gado-gado dan sambal hijau dalam pilihan menunya, Urbaners.

Bukan cuma dari segi topping, sisi fusion sushi Maki-San juga ditampilkan lewat pengolahannya yang unik. Lo bisa menikmati sushi dengan cara konvensional alias dimakan langsung, atau lo juga bisa meminta sushi goreng! Sushi yang digoreng ternyata memberikan cita rasa spesial yang lebih crunchy. Minyak penggorengan juga nggak akan membuat sushi jadi melempem, karena teknik penirisan mereka membuat sushi lo tetap terasa enak tanpa berminyak.

Tentang Konsep DIY

Ketika mendengar konsep DIY sushi di Maki-san, mungkin lo berpikir kalau pengunjung bisa memilih dan membuat sushi sendiri. Nggak hanya lo kok yang berpikir begitu! Tapi, pada faktanya, peran pembeli lebih kepada si pemberi konsep, sedangkan yang mengeksekusi tetap koki profesional di Maki-San, Urbaners.

Begitu masuk di gerai Maki-San, lo bakal dipandu ke mesin otomatis untuk memilih jenis sushi yang mau dipesan. Mulai dari ukuran, jenis nasi, isi sushi, taburan di atas sushi, dan saus yang digunakan. Walaupun konsepnya DIY, tetap ada rekomendasi untuk memadukan bahan-bahan topping.

“Kalau topping-nya terlalu banyak juga akan susah menggulungnya,” jelas Dwi. Selain soal estetika, kombinasi bahan juga berpengaruh terhadap rasa. “Kalau memilih terlalu banyak protein juga nggak enak. Sushi akan lebih cocok dinikmati kalau kombinasi bahan-bahannya pas. Sayurnya ada, proteinnya ada,” tambah Dwi lagi.

Untuk minumannya sendiri, tersedia berbagai varian, namun biasanya teman sushi terbaik tentu adalah ocha yang dinikmati sesuai selera—mau panas atau dingin. Ocha di Maki-San bisa diisi

ulang sepuas hati. Rasa segar dan sentuhan pahit ocha menyeimbangkan sajian sushi yang lo nikmati. Sebagai penambah kenikmatan, lo akan disajikan saus pendamping dan wasabi. Kemudian, ada acar jahe untuk menggugah nafsu makan sekaligus menetralisir makanan yang sudah lo makan.

Digemari Anak Muda

Kreasi salad dan sushi yang Instagrammable di gerai Maki-san

Berdiri sejak tahun 2012, sejauh ini Maki-San sudah membuka total 20 gerai di Singapura. Jakarta dipilih sebagai negara pertama untuk berekspansi karena dinilai memiliki kedekatan dari segi lifestyle dan lokasi dengan negara bermaskot singa tersebut. Di Singapura, Maki-San cukup digemari anak muda lokal dan ternyata sering menjadi buruan wisatawan generasi Z Indonesia.

Sejauh ini, Maki-San di Indonesia menjadi salah satu alternatif tempat makan dan hangout yang cukup instagrammable. Warna-warna pastel mendominasi gerai sushi Maki-San di level basement Plaza Indonesia. Walaupun areanya nggak terlalu luas, konsep open space memberikan ruang terbuka yang nyaman buat pengunjung untuk berlama-lama di Maki-San.

Atmosfer Maki-San yang nyaman, dengan poster sushi besar di beberapa sudutnya bakalan cocok untuk mengisi feed Instagram. Itu baru soal tempat, belum lagi sajian sushinya yang menarik, gempal, digulung penuh, dan disimpan di dalam kotak dengan motif menyerupai batik. Tentunya bakal menjadi sasaran empuk anak muda untuk difoto!

Sebagai pelopor gerai sushi DIY di Indonesia, Maki-San nggak hanya memberikan pengalaman menikmati makanan khas Jepang ini dengan sentuhan yang lebih personal, tetapi juga konsep fusion yang membuatnya mudah diterima oleh semua orang. Di waktu dekat, Maki-San Indonesia rencananya akan membuka gerai baru di Jakarta dengan konsep fast order dan akan bekerja sama dengan aplikasi pengantaran makanan online. Masih penasaran dengan Maki-San? Langsung aja follow akun Instagram mereka di @makisanid!