• News
  • Musik Penuh Warna Di MLDSPOT Stage The 90s Festival 2019

Musik Penuh Warna Di MLDSPOT Stage The 90s Festival 2019

Wed, 27 November 2019
Tampilan MLDSPOT Stage di The 90s Festival 2019

The 90s Festival 2019 membuktikan bahwa tahun 1990-an sangat 'berwarna' terutama di dunia musik. Genre yang sangat beragam dan memiliki masa-nya masing-masing. So, nggak heran kalau para Urbaners yang klaim dirinya anak 90-an bahkan milenials tidak bisa lepas dari musik era tersebut. Nah,  MLDSPOT pun juga ikut ambil kendali membawa lo kembali masa itu. Pada hari ke-2 The 90s Festival 2019, MLDSPOT Stage menampilkan berbagai genre mulai dari rock, jazz, sampai hip-hop. Intip keseruannya disini!

 

Panasnya JiExpo Dikalahkan dengan Penampilan U-Camp

Aksi panggung U-Camp di MLDSPOT Stage The 90s Festival

Keriaan yang terjadi telah dimulai saat siang hari. Penampilan pertama di MLDSPOT Stage dibuka dengan U-Camp. Band rock 90-an yang merupakan penggabungan dari personel band-band legendaris seperti Sandy 'Pas Band' dan Ovy '/RIF', Ruddy Karamoy dan Iram. Sekitar pukul 16.25 mereka memasuki panggung dan menyapa para pengunjung yang sudah menunggunya tepat didepan pagar pembatas. Siapa sangka, meskipun band ini sudah lebih dari 20 tahun vacuum, tetapi karya mereka masih kental diingatan para penggemarnya. Apalagi saat lagu "Bayangan" mulai dinyanyikan, penonton yang mostly para pria paruh baya sangat faseh menyanyikan sambil mengangguk-agukan kepala.

Ovy /RIF dengan rambut gondrong terurai mengenakan vest berwarna coklat dan Keyboardist yang mengunakan sleeveless flanel

 U-Camp memberikan sedikit kejutan dengan Sandy yang maju ke depan dan bernyanyi bersama Ovy pada lagu "Percuma". Pada sesi terakhir Sandy  juga menawarkan kaos yang dikenakannya, dan langsung dilempar ke penonton. Panasnya JiExpo pada sore itu tidak sebanding dengan semangat membara U-Camp yang juga membuat penonton sumringah.

 

Bunglon dengan Formasi Awal

Fadia sedang beraksi kembali di MLDSPOT Stage Bersama Bunglon

Selesai break Maghrib, band yang terkenal dengan lagu "Dia Satu" ini memasuki MLDSPOT Stage menyapa para pengunjung yang sudah menunggu. Yang berbeda kali ini, Bunglon reuni dengan formasi awal dan menghadirkan Fadia vokalis pertamanya langsung dari Australia. Momen tersebut membuat penontong kaget dan bahagia. Saat memasuki panggung, Fadia langsung menyanyikan lagu "Kau" dan langsung dilanjutkan dengan single perdana mereka yang berjudul "Marilah Kasih". Semua penonton yang telah menunggu momen tersebut lantas bernyanyi dengan lantang dan juga berjoget kecil bersama. Belum selesai sampai disitu, Bunglon juga memberikan hint bahwa mereka akan rilis single terbaru pada awal Desember mendatang. Penasaran nggak sih, Urbaners?

 

Penampilan Groovy MLDJAZZPROJECT Season 4 x Humania

Meskipun penampilan mereka berbarengan dengan Tipe-X tetapi tidak membuat sepi pengunjung. Keseruan mereka saat manggung seakan memanggil-manggil pengunjung untuk berjoget bersama. Apalagi saat Humania muncul pada lagu ke-4, vibe-nya langsung berubah yang tadinya jazzy banget menjadi lebih groovy dan upbeat. Puspa mengajak para penonton untuk 'Lepas Kendali' dan joget 'Terserah' semaunya sama seperti lagu-lagu Humania yang mereka bawakan. MLDJAZZPROJECT Season 4 juga membawakan lagu-lagu hits pada 1990-an, salah satunya "KKEB" dari Andre Hehanusa. Membuat para pengunjung pun langsung bernyanyi bersama seperti sedang melakukan paduan suara.

 

Penutupan Sempurna dari Iwa K & Sweet Martabak

Penampilan Iwa K & Sweet Martabak di MLDSPOT Stage The 90s Festival 2019"Kita menjadi mesin waktu kalian untuk mengenang bareng-bareng momen indah masa 90-an", ujar Iwa K saat baru saja memasuki panggung. Dengan mengenakan outfit seragam berwarna putih, Iwa K dan Sweet Martabak membawakan lagu-lagu yang pastinya siapapun hafal di luar kepala, yakni "Cewek Matre", "Pager", "Bebas" dan masih banyak lagi. Penampilan yang sangan interaktif membuat penonton bersemangat dan kerap mengangkat tangannya keatas. Tidak lupa saut-sautan mereka seakan suara pengunjung salah satu unsur instrumen lagu-lagunya. Iwa K dan Sweet Martabak sempat mengecoh pengunjung dengan gimmick mereka semua keluar dari stage seakan penampilannya sudah selesai, saat penonton menunjukkan gerak-gerik akan beranjak, mereka pun kembali dengan kostum yang berbeda yakni jersey basket. Lengkap dengan penari latar yang energik. Apalagi kalau membawakan lagu "Nombok Dong!". Semua penonton pun langsung kembali ke depan stage dan bernyanyi bersama. Kejutan selanjutnya adalah kedahiran Fajar personel The Soulful yang membawakan lagu hip-hop slow jam dari Iwa K yakni "Ku Ingin Kembali". Penampilan mereka ditutup dengan lagu "Malam Ini Indah", dan Iwa K pun meminta para pengunjung gila-gilaan sampai ia bisa merasakan energi-nya sampai ke stage.

 

Gimana, seru banget kan penampilan musisi-musisi 1990-an di MLDSPOT Stage kemarin, Urbaners? Buat lo yang nggak sempet nonton, bisa intip keseruannya di media sosial MLDSPOT! See you next year, Urbaners!

Maki-San Indonesia, Sensasi DIY Sushi dan Salad Sesuai Selera

Tuesday, January 21, 2020 - 14:30
Maki-San

Buat lo penggemar sushi sejati yang menyukai sushi dengan sensasi fusion, Maki-San Jakarta adalah pilihan tepat buat lo. Bila selama ini hanya bisa memilih sushi dari buku menu, di gerai sushi yang berlokasi di Plaza Indonesia ini, lo bisa meracik komposisi sushi lo sendiri, Urbaners!

Ada kira-kira 100 pilihan topping yang bisa lo pilih untuk menjadi isian sushi. Bahkan, lo bisa menentukan mau pakai nasi biasa atau nasi merah. Kalau lo nggak suka isian belut, tinggal memilih salmon, atau malah memperbanyak sayur seperti tomat dan mentimun. Seru? Banget! Nggak cuma sushi, Maki-san juga menawarkan DIY salad sesuai selera lo. Simak ulasan selengkapnya di sini, yuk!

Sesuaikan Cita Rasa dengan Lidah Orang Indonesia

maki san

Walaupun baru dibuka akhir tahun 2019, gerai Maki-san selalu ramai oleh pengunjung. Lokasi yang strategis di pusat kota dan konsep unik DIY-nya membuat Maki-san cepat mendapat tempat di hati para penggemar sushi di Jakarta. Apalagi, nama Maki-san sendiri sudah meroket di negara asalnya, Singapura.

“Maki-San hadir dengan pilihan komposisi dan topping yang menyesuaikan lidah orang Indonesia. Karena itu, rasa Maki-San di Jakarta pasti berbeda dibanding dengan di Singapura,” jelas Dwi, salah satu staf di Maki-San Jakarta. Nggak heran, lo bahkan bisa menemukan topping daging rendang sampai saus gado-gado dan sambal hijau dalam pilihan menunya, Urbaners.

Bukan cuma dari segi topping, sisi fusion sushi Maki-San juga ditampilkan lewat pengolahannya yang unik. Lo bisa menikmati sushi dengan cara konvensional alias dimakan langsung, atau lo juga bisa meminta sushi goreng! Sushi yang digoreng ternyata memberikan cita rasa spesial yang lebih crunchy. Minyak penggorengan juga nggak akan membuat sushi jadi melempem, karena teknik penirisan mereka membuat sushi lo tetap terasa enak tanpa berminyak.

Tentang Konsep DIY

Ketika mendengar konsep DIY sushi di Maki-san, mungkin lo berpikir kalau pengunjung bisa memilih dan membuat sushi sendiri. Nggak hanya lo kok yang berpikir begitu! Tapi, pada faktanya, peran pembeli lebih kepada si pemberi konsep, sedangkan yang mengeksekusi tetap koki profesional di Maki-San, Urbaners.

Begitu masuk di gerai Maki-San, lo bakal dipandu ke mesin otomatis untuk memilih jenis sushi yang mau dipesan. Mulai dari ukuran, jenis nasi, isi sushi, taburan di atas sushi, dan saus yang digunakan. Walaupun konsepnya DIY, tetap ada rekomendasi untuk memadukan bahan-bahan topping.

“Kalau topping-nya terlalu banyak juga akan susah menggulungnya,” jelas Dwi. Selain soal estetika, kombinasi bahan juga berpengaruh terhadap rasa. “Kalau memilih terlalu banyak protein juga nggak enak. Sushi akan lebih cocok dinikmati kalau kombinasi bahan-bahannya pas. Sayurnya ada, proteinnya ada,” tambah Dwi lagi.

Untuk minumannya sendiri, tersedia berbagai varian, namun biasanya teman sushi terbaik tentu adalah ocha yang dinikmati sesuai selera—mau panas atau dingin. Ocha di Maki-San bisa diisi

ulang sepuas hati. Rasa segar dan sentuhan pahit ocha menyeimbangkan sajian sushi yang lo nikmati. Sebagai penambah kenikmatan, lo akan disajikan saus pendamping dan wasabi. Kemudian, ada acar jahe untuk menggugah nafsu makan sekaligus menetralisir makanan yang sudah lo makan.

Digemari Anak Muda

Kreasi salad dan sushi yang Instagrammable di gerai Maki-san

Berdiri sejak tahun 2012, sejauh ini Maki-San sudah membuka total 20 gerai di Singapura. Jakarta dipilih sebagai negara pertama untuk berekspansi karena dinilai memiliki kedekatan dari segi lifestyle dan lokasi dengan negara bermaskot singa tersebut. Di Singapura, Maki-San cukup digemari anak muda lokal dan ternyata sering menjadi buruan wisatawan generasi Z Indonesia.

Sejauh ini, Maki-San di Indonesia menjadi salah satu alternatif tempat makan dan hangout yang cukup instagrammable. Warna-warna pastel mendominasi gerai sushi Maki-San di level basement Plaza Indonesia. Walaupun areanya nggak terlalu luas, konsep open space memberikan ruang terbuka yang nyaman buat pengunjung untuk berlama-lama di Maki-San.

Atmosfer Maki-San yang nyaman, dengan poster sushi besar di beberapa sudutnya bakalan cocok untuk mengisi feed Instagram. Itu baru soal tempat, belum lagi sajian sushinya yang menarik, gempal, digulung penuh, dan disimpan di dalam kotak dengan motif menyerupai batik. Tentunya bakal menjadi sasaran empuk anak muda untuk difoto!

Sebagai pelopor gerai sushi DIY di Indonesia, Maki-San nggak hanya memberikan pengalaman menikmati makanan khas Jepang ini dengan sentuhan yang lebih personal, tetapi juga konsep fusion yang membuatnya mudah diterima oleh semua orang. Di waktu dekat, Maki-San Indonesia rencananya akan membuka gerai baru di Jakarta dengan konsep fast order dan akan bekerja sama dengan aplikasi pengantaran makanan online. Masih penasaran dengan Maki-San? Langsung aja follow akun Instagram mereka di @makisanid!