• News
  • Pesta Sneaker & Brand Lokal di USS 2019

Pesta Sneaker & Brand Lokal di USS 2019

Wed, 13 November 2019
Neo memeriahkan malam puncak USS 2019 hari ke-3

“Ratusan pengunjung USS 2019 mengantri panjang sampai ke trotoar jalan”. Yes, berita itu yang marak muncul di berbagai media pada weekend kemarin, Urbaners. Mereka yang bahkan rela menginap di sekitaran area acara adalah sneakerhead dan streetwear enthusiast yang menunaikan hajatan terbesar skena sneaker di Indonesia, Urban Sneaker Society 2019.

Digelar di District 8 SCBD, Jakarta, dari 8-10 November 2019, event yang digagas oleh USS Networks ini menyuguhkan konsep yang berbeda. Kali ini tema yang diambil adalah “Brand As A Brand”. Dengan tema tersebut, USS Network ingin mendobrak batas-batas yang selama ini masih memisahkan brand lokal dan internasional. Seperti yang diutarakan Jeffy Jouw, CFO USS Network, pada press conference sebelumnya, “Brand lokal sekarang udah bisa disejajarkan sama brand luar di pasar. Tinggal sudut pandang kita yang diubah.”

Sebanyak 150 brand lokal dan internasional turut memeriahkan acara. Selain itu, tahun ini menjadi sangat berbeda karena USS Network menyediakan Skate Park, Basketball Court, Food Corner yang super luas di lantai 3 sampai area lokal brand cukup menyedot atensi pengunjung. Belum selesai, Urbaners! MLDSPOT juga menghadirkan serangkaian activity dan sharing session yang seru. Penasaran? Check this out!

 

Black Raffle by MLDSPOT

Pemenang Black Raffle by MLDSPOT hari ke-2

“Gue tiap tahun selalu ikutan raffle dari MLDSPOT. Nggak nyangka tahun ini bisa menang dan bawa pulang Nike Blazer Mid Sacai. Thank you, MLDSPOT!” ujar Reyner Gunawan yang menguji keberuntungannya di Black Raffle by MLDSPOT dengan masukin 15 kupon raffle. Reyner merupakan salah satu dari dua pemenang yang berhak mendapatkan Nike Blazer Mid Sacai di hari ketiga.

Jadi, setiap harinya MLDSPOT me-raffle 2 sneaker high-end di booth MLDSPOT. Tiga hari berjalan, raffle box MLDSPOT selalu banjir kupon dan jadi buruan para sneakerhead. Total 6 sneaker yang di raffle MLDSPOT di USS 2019 yaitu Nike x Undercover Daybreak, Nike Air Jordan 1 Shattered Backboard 3.0 dan Nike Mid Sacai. Once again, congrats for the winner!

 

Design Your Own Sneakers at Digital Custom Kicks by MLDSPOT

Peserta Design Custom Kicks harus mendesain sneaker di bawah waktu 5 menit

Buat lo yang ngaku pencinta sneaker sejati, pasti pernah kan kepikiran buat punya sneaker dengan rancangan desain sendiri? Nah, di Urban Sneaker Society 2019 kemarin MLDSPOT menawarkan kesempatan itu, Urbaners. Lewat Digital Custom Kicks, MLDSPOT menantang para sneakerhead yang datang buat berkreasi dengan menggambar desain sneaker impiannya. Dan setiap harinya, 2 desain terbaik dari peserta bakal direalisasikan oleh MLDSPOT ke Nike Air Force 1. Seru, kan?

Suasana di sekitar booth MLDSPOT hari ke-2 USS 2019

Dari cerita Cyca, painting artist yang bekerja sama dengan MLDSPOT, antusias peserta paling ramai itu terlihat di hari Sabtu. “Hari Sabtu itu paling pecah sih. Sekitar 30 orang ada di sini, ngantri buat ikutan Digital Custom Kicks,” terang Cyca. “Gue juga salut karena desain mereka keren-keren, loh. Bahkan Jejouw (Jeffry Jouw) yang ditugaskan buat kurasi pemenang aja sampai bingung milihnya hahaha.”

 

Sharing Session by Sean Wotherspoon

MLDSPOT mengundang Sean Wotherspoon ke USS 2019

Dedengkot skena sneaker dan streetwear di Amerika Serikat, Sean Wotherspoon, juga didatangkan langsung dari California oleh MLDSPOT buat memeriahkan Urban Sneaker Society 2019, Urbaners. Buat lo yang belum kenal sosoknya, Sean adalah pendiri brand Round Two yang belakangan ini lagi jadi perhatian dunia karena background story dan semangat yang mereka bawa.

Dalam sharing session bareng Sean Wotherspoon di hari ketiga, dia menceritakan perjalanan awal membangun Round Two. “The secret is; START WITH NOTHING!” tegas Sean yang sore itu tampil casual dengan celana pendek. Dia menambahkan, bahwa semua hasil kerja kerasnya membangun Round Two itu hanya bermodalkan 3000 dollar AS. Tentu bukan awal yang mudah. Tapi Sean lagi-lagi menegaskan kalo semuanya akan lebih sempurna kalo lo berangkat dari bawah. Semua struggle, jerih payah sampai hasilnya bisa lo nikmati dari proses yang lo jalanin sendiri. Hats off!

Sean juga mempraktikan Teknik Tie Dye kepada pengunjung

Nah, selain dikenal karena kolaborasinya bareng Nike dan pemiliki brand Round Two, Sean juga salah satu sosok yang membangkitkan gairah thrifting di Amerika Serikat, Urbaners. Di negara Paman Sam tersebut, thrifting perlahan lagi bangkit menjadi tren yang digandrungi anak muda. Tapi begitu datang ke Indonesia, terlebih ke USS, Sean justru dikagetkan oleh skena thrifting yang ternyata sudah lebih besar. “Di US (United States), banyak vintage stuff yang cool. Mungkin sekarang sudah mudah didapat. Tapi begitu gue datang ke USS, kalian punya jutaan vintage yang lebih keren,” ujar Sean. “Indonesia is the motherland of vintage!”

Terlepas dari semua keseruan di atas, masih banyak juga cerita menarik yang MLDSPOT temukan di Urban Sneaker Society 2019, Urbaners. Dari koleksi Untold x Regal yang laku keras dalam satu hari, rilisan eksklusif Compass yang bikin antrian sampai ke trotoar jalan dan area lokal brand dengan nama-nama baru.

 

Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Fri, 10 July 2020
Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Kalau biasanya orang-orang memulai sesuatu dari passion, hal berbeda justru terjadi pada Muhammad Aga, barista profesional yang kini melebarkan sayap ke segala lini perkopian, hingga usaha roasting. Kesempatan dan koneksi menjadi dua faktor utama yang membuat pemilik coffee shop S.M.I.T.H ini bertemu dengan passion-nya yaitu kopi. Dari yang cuma sekadar mencari tambahan saku sampai akhirnya menjadi “teman hidup”.

Rabu (8/7) lalu, Muhammad Aga berbagi cerita mengenai perjalanan hidupnya di acara InstaClass @MLDSPOT #MumpungLagiDiRumah. Dipandu Reza Alkadri, obrolan kemarin terasa cair dan insightful. Buat lo yang nggak sempat nonton live, berikut rangkumannya!

 

Perjalanan Panjang Menuju Kopi

“Gue dulu bukan peminum kopi,” kata Aga membuka cerita. Keisengannya melamar menjadi pegawai di coffee shop nggak lain untuk menambah uang saku. Siapa duga, setelah diterima, pria yang dulu berprofesi sebagai musisi ini ditempatkan sebagai barista.

Rasa ingin tahu dan kesempatan yang terbuka lebar akan perkopian membuat Aga menekuni profesi barista. “Salah satu ketertarikan gue karena sempat iseng ikut kompetisi di sebuah cafe dan menang. Eh, kayaknya gampang nih!” celetuk Aga.

Kala itu, kompetisi pertama yang diikuti adalah latte art. Kemudian di kesempatan berbeda, pria di balik @telusurasa  ini mengikuti kompetisi lokal dan lagi-lagi, menang. “Gue agak jumawa sih dan menggampangkan. Di situ letak kesalahan gue sekaligus pembelajaran,” kenang Aga.

Akhirnya Aga mengambil langkah besar untuk benar-benar mempelajari seluk-beluk kopi dengan mengikuti pelatihan baik dalam maupun luar negeri. Langkah tersebut menurutnya memberikan dampak yang besar buat perjalanannya di dunia perkopian. “Gue banyak dapat ilmu tentang kopi dan ketemu orang-orang dengan ketertarikan yang sama. Di sini gue menjadi semakin paham, link itu penting, passion dan kesenangan saja nggak cukup. Butuh banyak faktor supaya kita bisa berhasil di sebuah industri,” kata Aga mantap.

 

Dari Coffee Shop ke Storyteller

Aga adalah sosok di balik S.M.I.T.H, kedai kopi kekinian yang mengusung konsep fair trade. Semakin mendalami kopi, eksplorasi Aga pun kian ‘menggila’. Misinya, nggak hanya mencoba jenis-jenis biji kopi di Indonesia yang menurutnya kaya banget, melainkan kolaborasi segala lini melalui pelbagai medium.

Bagaimana cara Aga mewujudkan mimpinya? Petualangan dimulai ketika ia mulai traveling keliling Indonesia. Ia bertemu dengan para petani kopi dan melakukan kolaborasi bareng. Ada juga petani yang langsung menghubunginya untuk mengirimkan sampel. “Gue selalu terbuka untuk segala kemungkinan, mari kita sama-sama membesarkan industri kopi Indonesia,” ungkapnya bersemangat.

Pertemuan Aga dengan para pelaku industri kopi memicunya untuk menceritakan pengalaman pengolahan kopi pada penikmatnya. “Makin ke sini gue ngerasa kalau segelas kopi nggak hanya sekedar minuman, ada cerita dibalik pembuatan kopi tersebut. Ini menarik sekaligus mengedukasi dan memberikan inspirasi buat semua yang beririsan dengan kopi,” tambahnya.

Untuk itulah Aga membangun @telusurasa guna merekam perjalanannya menemukan biji kopi terbaik di Indonesia. Aga mengabadikan kisah perjalanannya dalam bentuk story telling visual supaya lebih enak dimaknai oleh masyarakat Indonesia. “Gue rasa masyarakat kita itu adalah penikmat visual. Kenapa gue bilang begitu, karena kopi di Indonesia jadi meledak semenjak ada film, ‘kan? Menurut gue, harus semakin banyak media visual yang menceritakan perjalanan kopi Indonesia,” kata Aga lagi.

Diskusi Peluang Bisnis Kopi bareng Muhammad Aga #MumpungLagiDiRumah

Membaca Peluang Bisnis Kopi di Indonesia

Berangkat dari passion-nya dan melihat sebuah peluang, sampai saat ini Aga yang sempat main di film “Filosofi Kopi 2” ini terus melihat ragam peluang dan membaca kemungkinan-kemungkinan yang ada.

@harapandjaya adalah salah satu ekspansi dari passion Aga akan industri kopi. “Gue melihat tren es kopi susu, makanya bikin Harapan Djaya. Soalnya kalau digabung dengan S.M.I.T.H feel-nya nggak dapet,” jelas Aga.

Nggak hanya ruang untuk menikmati es kopi susu kekinian, Harapan Djaya ternyata juga menyediakan ruang sangrai kopi buat para pelaku industri kecil kopi. “Di sini gue melihat juga ada tren di Korea, di mana banyak pekerja kantorannya berjualan kopi di e-Commerce dan juga banyak tersedia co-roasting space. Gue mikir aja sih, gimana kalau ini dibuat di Indonesia?”

Prediksi Aga, benar adanya. Saat ini banyak anak-anak muda dan pelaku UKM kopi yang menggunakan roasting space yang dibangun Aga untuk menggoreng biji kopinya. Tidak Bahkan, Aga melihat industri kopi di Indonesia masih sangat menggeliat dan kita butuh wadah-wadah untuk melebarkan industri ini agar bisa maju bareng-bareng.

Berlangsung selama satu jam, obrolan bersama Muhammad Aga diakhiri dengan pengumuman pemenang kuis. Kali ini, pemenang yang beruntung adalah @sikarebet78, yang berhak mendapatkan voucher belaja Blibli.com senilai Rp2 juta.

Seru banget, ‘kan? Nggak cuma dapet insight menarik dari para profesional di bidangnya, lo juga bisa nambah ilmu #MumpungLagiDiRumah. Makanya, pantengin terus MLDSPOT setiap hari Rabu di sepanjang bulan Juli ini, Bro! Akan ada acara-acara menarik dan kuis berhadiah jutaan rupiah.

See you on the next InstaClass MLDSPOT!