• News
  • Retro Is The New Modern!

Retro Is The New Modern!

Fri, 06 December 2019
Salah satu koleksi vinyl di Keepkeep Musik

Sadar nggak sih, kalau trend di dunia hanya berputar? Terbukti dengan makin kesini, orang-orang malah mencari sesuatu yang klasik. Contohnya, Vinyl yang kembali booming, atau banyak musisi yang kembali merilis album fisik dari CD sampai kaset pita? Momen ini memang memiliki arti sendiri, karena selain refreshment, lo juga seperti mengenang masa lalu yang sempat terlupakan. Nah, MLDSPOT TV Season 5 Episode 3 kini akan mengangkat kembali sesuatu yang sering disebut 'jadul'. Bertemakan “Long Live Retro”, lo seakan kembali ke masa dimana semua bersifat konvensional. Penasaran apa saja? Ini dia, Urbaners!

 

Pemuda Sinarmas: Bernostalgia bersama kaset

Pemuda Sinarmas memakai jaket pink dan mengangkat boombox

Jika mendengar kata Disc Jockey (Dj) mungkin hal yang biasa, tapi bagaimana kalai cassette jockey? Inilah gebrakan yang dilakukan oleh Ajis atau yang dikenal sebagai Pemuda Sinarmas. Salah satu penggila kultur retro ini memilih menjadi casette jockey karena hobinya yang memang mengumpulkan kaset dari dulu. Lucunya, pemilihan lagu dan suara juga didukung dengan penampilannya yang unik banget. Dengan jaket berwarna-warni dan potongan rambut ala 80-an, membuat lo seperti kembali ke masa 1980-an. Ajis juga memiliki alasan khusus mengapa memilih kaset, yakni kaset memiliki nilai nostalgia dan sejarah yang kuat. “Menurut gue musik lawas relevan buat siapa saja. Semua bisa menikmati, termasuk kalangan muda. Nggak aneh juga kalau mereka jadi relate,” ujarnya. Eits, Ajis juga bercerita lho, kenapa menggunakan nama Pemuda Sinarmas. Baca disini, Urbaners!

 

Keepkeep Musik: Keeping Vinyl Alive

Tangan yang sedang memilih vynil di Keepkeep Music

Ingin bernostalgia dan mencari sesuatu yang berbau retro? Bandung dapat menjadi pilihan tepat buat lo, Urbaners! Selain suasana dan bangunanya yang banyak masih mempertahankan bentuk lama, banyak juga destinasi yang akan membuat lo 'napak tilas' ataupun melengkapi koleksi lo, Urbaners! Adalah Keepkeep Musik yang merupakan tempat langganan diselenggarakannya Record Store Day setiap bulan April. Selain itu Keepkeep Musik juga sering disebut-sebut sebagai ‘surga rilisan fisik’ bagi para pecinta musik. Lebih tepatnya, toko ini melayani jual beli beragam vinyl dan rilisan fisik lawas lainnya dari berbagai genre musik. Letaknya yang menjadi satu dengan coffee shop Kiputih Satu, membuat suasana mendengarkan vinyl menjadi lebih menyenangkan. Selain Vynil Keepkeep Musik juga menawarkan banyak pilihan CD, rilisan lokal, apparel, dan lain-lain.

 

Saint Barkley: Streetwear lokal berciri khas retro

Produk-produk Saint Barkley

Berbicara tentang retro ternyata bukan soal musik saja, Urbaners. Ada nih brand lokal yang mengedepankan style yang klasik dan menarik yang membuatnya banyak dilirik. Saint Barkley, salah satu brand footwear lokal yang namanya sudah dikenal di kalangan anak muda sampai Presiden Indonesia. Saint Barkley telah merilis belasan artikel sneakers. Sebut saja beberapa di antaranya adalah Portree Classic Black hingga Cup 80’s White Gum dan juga apparel lainnya. Nggak hanya desain yang unik, kualitas brand ini tidak perlu diragukan lagi, mereka secara konsisten konsisten menerapkan double quality control untuk semua koleksi tersebut agar kualitas dan daya tahannya tetap terjaga. Dengan kata lain, Saint Barkley selalu memperhatikan produksinya untuk memastikan produk yang lo terima merupakan yang terbaik. Ssst.. banyak fakta menarik lainnya yang lo belum ketahui tentang brand ini lho, Urbaners!

Maki-San Indonesia, Sensasi DIY Sushi dan Salad Sesuai Selera

Tuesday, January 21, 2020 - 14:30
Maki-San

Buat lo penggemar sushi sejati yang menyukai sushi dengan sensasi fusion, Maki-San Jakarta adalah pilihan tepat buat lo. Bila selama ini hanya bisa memilih sushi dari buku menu, di gerai sushi yang berlokasi di Plaza Indonesia ini, lo bisa meracik komposisi sushi lo sendiri, Urbaners!

Ada kira-kira 100 pilihan topping yang bisa lo pilih untuk menjadi isian sushi. Bahkan, lo bisa menentukan mau pakai nasi biasa atau nasi merah. Kalau lo nggak suka isian belut, tinggal memilih salmon, atau malah memperbanyak sayur seperti tomat dan mentimun. Seru? Banget! Nggak cuma sushi, Maki-san juga menawarkan DIY salad sesuai selera lo. Simak ulasan selengkapnya di sini, yuk!

Sesuaikan Cita Rasa dengan Lidah Orang Indonesia

maki san

Walaupun baru dibuka akhir tahun 2019, gerai Maki-san selalu ramai oleh pengunjung. Lokasi yang strategis di pusat kota dan konsep unik DIY-nya membuat Maki-san cepat mendapat tempat di hati para penggemar sushi di Jakarta. Apalagi, nama Maki-san sendiri sudah meroket di negara asalnya, Singapura.

“Maki-San hadir dengan pilihan komposisi dan topping yang menyesuaikan lidah orang Indonesia. Karena itu, rasa Maki-San di Jakarta pasti berbeda dibanding dengan di Singapura,” jelas Dwi, salah satu staf di Maki-San Jakarta. Nggak heran, lo bahkan bisa menemukan topping daging rendang sampai saus gado-gado dan sambal hijau dalam pilihan menunya, Urbaners.

Bukan cuma dari segi topping, sisi fusion sushi Maki-San juga ditampilkan lewat pengolahannya yang unik. Lo bisa menikmati sushi dengan cara konvensional alias dimakan langsung, atau lo juga bisa meminta sushi goreng! Sushi yang digoreng ternyata memberikan cita rasa spesial yang lebih crunchy. Minyak penggorengan juga nggak akan membuat sushi jadi melempem, karena teknik penirisan mereka membuat sushi lo tetap terasa enak tanpa berminyak.

Tentang Konsep DIY

Ketika mendengar konsep DIY sushi di Maki-san, mungkin lo berpikir kalau pengunjung bisa memilih dan membuat sushi sendiri. Nggak hanya lo kok yang berpikir begitu! Tapi, pada faktanya, peran pembeli lebih kepada si pemberi konsep, sedangkan yang mengeksekusi tetap koki profesional di Maki-San, Urbaners.

Begitu masuk di gerai Maki-San, lo bakal dipandu ke mesin otomatis untuk memilih jenis sushi yang mau dipesan. Mulai dari ukuran, jenis nasi, isi sushi, taburan di atas sushi, dan saus yang digunakan. Walaupun konsepnya DIY, tetap ada rekomendasi untuk memadukan bahan-bahan topping.

“Kalau topping-nya terlalu banyak juga akan susah menggulungnya,” jelas Dwi. Selain soal estetika, kombinasi bahan juga berpengaruh terhadap rasa. “Kalau memilih terlalu banyak protein juga nggak enak. Sushi akan lebih cocok dinikmati kalau kombinasi bahan-bahannya pas. Sayurnya ada, proteinnya ada,” tambah Dwi lagi.

Untuk minumannya sendiri, tersedia berbagai varian, namun biasanya teman sushi terbaik tentu adalah ocha yang dinikmati sesuai selera—mau panas atau dingin. Ocha di Maki-San bisa diisi

ulang sepuas hati. Rasa segar dan sentuhan pahit ocha menyeimbangkan sajian sushi yang lo nikmati. Sebagai penambah kenikmatan, lo akan disajikan saus pendamping dan wasabi. Kemudian, ada acar jahe untuk menggugah nafsu makan sekaligus menetralisir makanan yang sudah lo makan.

Digemari Anak Muda

Kreasi salad dan sushi yang Instagrammable di gerai Maki-san

Berdiri sejak tahun 2012, sejauh ini Maki-San sudah membuka total 20 gerai di Singapura. Jakarta dipilih sebagai negara pertama untuk berekspansi karena dinilai memiliki kedekatan dari segi lifestyle dan lokasi dengan negara bermaskot singa tersebut. Di Singapura, Maki-San cukup digemari anak muda lokal dan ternyata sering menjadi buruan wisatawan generasi Z Indonesia.

Sejauh ini, Maki-San di Indonesia menjadi salah satu alternatif tempat makan dan hangout yang cukup instagrammable. Warna-warna pastel mendominasi gerai sushi Maki-San di level basement Plaza Indonesia. Walaupun areanya nggak terlalu luas, konsep open space memberikan ruang terbuka yang nyaman buat pengunjung untuk berlama-lama di Maki-San.

Atmosfer Maki-San yang nyaman, dengan poster sushi besar di beberapa sudutnya bakalan cocok untuk mengisi feed Instagram. Itu baru soal tempat, belum lagi sajian sushinya yang menarik, gempal, digulung penuh, dan disimpan di dalam kotak dengan motif menyerupai batik. Tentunya bakal menjadi sasaran empuk anak muda untuk difoto!

Sebagai pelopor gerai sushi DIY di Indonesia, Maki-San nggak hanya memberikan pengalaman menikmati makanan khas Jepang ini dengan sentuhan yang lebih personal, tetapi juga konsep fusion yang membuatnya mudah diterima oleh semua orang. Di waktu dekat, Maki-San Indonesia rencananya akan membuka gerai baru di Jakarta dengan konsep fast order dan akan bekerja sama dengan aplikasi pengantaran makanan online. Masih penasaran dengan Maki-San? Langsung aja follow akun Instagram mereka di @makisanid!