• News
  • Seperti apa sih keseruan live audition kemarin, Urbaners?

Seperti apa sih keseruan live audition kemarin, Urbaners?

Fri, 08 December 2017

MLDARE2PERFORM Season 3 sudah melewati tahap akhir. Itu artinya, para finalis yang berjumlah 30 musisi muda dari berbagai daerah di Indonesia telah melewati penilaian para juri. Perjuangan para finalis kali ini patut mendapat apresiasi lebih, Urbaners. Pasalnya, sebelum unjuk gigi di depan para juri, mereka terlebih dulu harus melalui tahap one on one interview dengan para interviewer yang terdiri dari para praktisi musik berpengalaman. Menurut Lalu Guruh Megantara, Head of Organizer MLDARE2PERFORM Season 3, tahap interview ini penting untuk mengetahui 3 aspek berikut:

 

Kematangan Sikap

Di samping skill dan style, seorang musisi juga harus punya attitude yang matang. Seperti diketahui, MLDJAZZPROJECT yang berformat band terdiri atas musisi muda yang awalnya tidak saling kenal. Dan kematangan attitude dari setiap anggota akan menjadi salah satu kunci band  yang baru terbentuk ini tetap utuh. Berkarya secara team work, bukan hanya individu semata.

 

 

Kemantapan Komitmen

Tidak ada yang meragukan musikalitas para finalis yang lolos 30 besar MLDARE2PERFORM Season 3. Bisa dibilang mereka adalah musisi muda terbaik yang mewakili daerahnya masing-masing. Tapi terkait komitmen dalam bermusik dan kesediaan mengikuti program dari MLDSPOT selanjutnya perlu digali lebih dalam. Ngga heran, untuk aspek ini, pertanyaan yang sering diajukan kepada para finalis dalam sesi ini adalah “Lo bersedia manggung kapan saja dalam semua kondisi apa pun?” dan “Apa yang memotivasi lo ikut MLDARE2PERFORM Season 3 dan apa yang ingin lo dapatkan di sini?”

 

Visi dan Misi Bermusik

Setiap musisi pasti punya idola yang mempengaruhi permainannya. Influence dalam bermusik istilahnya, Urbaners. Nah, di dalam one on one interview, visi dan misi bermusik setiap finalis digali dengan pertanyaan: “Siapa influence terbesar lo dalam bermusik?”, “Seberapa penting mereka buat karier musik lo”, “Apa yang visi lo dalam bermusik?”, dan “Kenapa lo memilih jadi musisi dan alat musik ini?”

Menurut Lalu Guruh Megantara, visi dan misi bermusik para finalis bisa menjadi bahan pertimbangan penting untuk para juri di final audition. “Agar para juri mempunyai gambaran tentang seberapa jauh pengetahuan finalis terhadap jazz, instrumen pilihannya, dan keinginan terbesar mereka terjun di dunia musik”

 

Itu dia 3 poin penting kenapa dalam MLDARE2PERFORM Season 3 ini ada tahap one on one interview, Urbaners. Lo juga pasti setuju dong, kalau seorang musisi itu tidak melulu bermodal skill dan musikalitas. Lebih dari itu, mereka juga harus punya attitude yang matang, komitmen kuat, dan tentu saja kemampuan untuk terus berkarya.

Melihat Lebih Luas Dunia Menyelam yang Tidak Hanya Itu-itu Saja

Wednesday, February 12, 2020 - 13:44
Dua penyelam sedang sweeping di bawah laut untuk mengumpulkan sampah

Tidak ada yang menandingi keindahan bawah laut Indonesia. Setuju nggak, Urbaners? Namun salah satu objek wisata utama tersebut juga mengundang efek negatif, yakni sampah. Tidak hanya di tepi pantai, tetapi juga dasar laut. Melihat kondisi tersebut, para divers di Indonesia tidak tinggal diam. Seperti Divers Clean Action yang kerap sweeping kebersihan bawah laut Indonesia. Inilah salah satu yang digali lebih dalam di MLDSPOT TV Season 5 Episode 13. Dengan tema "Beyond Diving". Lo akan menemukan banyak fakta dibalik olahraga selam tersebut. Ssst.. ada juga ulasan tentang mermaid cantik yang menekuni dunia freediving, lho!

 

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Divers Clean Action: Solusi Para Penyelam Akan Sampah Laut

Sampah merupakan salah satu masalah utama di Indonesia. Nggak hanya di darat, tetapi juga dasar laut. Menanggapi hal ini, para divers tidak mau berdiam diri. Seperti aksi nyata Divers Clean Action, sebuah LSM dan komunitas anak muda yang berfokus pada masalah sampah laut. Kepedulian mereka terhadap laut membuat diving nggak terbatas pada kegiatan hiburan dan olahraga saja.

Secara aktif, mereka mengajak warga lokal pesisir beserta masyarakat umum untuk memerangi sampah lautan. Kegiatan pembersihan rutin yang dilakukan juga tidak hanya satu tempat, Urbaners, Divers Clean Action juga menyeleksi 70 volunteers per tahunnya dengan memberikan dana untuk mengembangkan program pembersihan laut di daerah masing-masing. Organisasi satu ini juga rajin 'bersuara' diberbagai seminar, workshop & konferensi seperti Youth Marine Debris Summit (IYMDS) 2017, YSEALI Marine Debris Expedition 2018, dan Our Ocean Youth Leadership Summit 2018 untuk menyampaikan visi misi mereka ke masyarakat luas.

 

Nikita Fima: Freediving Mengajarkan untuk Melepaskan Yang Tidak Perlu

Nikita Fima menggunakan t-shirt merah mertuliskan "Freediving Society"

Mermaid doesn't exist! Sepertinya kalimat sudah tidak valid lagi. Karena Nikita Fima seorang freediver wanita Indonesia ini memiliki keseharian menjadi mermaid atau freediver. Wanita cantik satu ini tidak menyangka akan menghabiskan hidupnya under the sea. Sebelum fokus di freediving, Nikita sebenarnya sudah sempat mencoba peruntungan di berbagai bidang lainnya, tetapi ia mengaku, dunia freedive membuat hidupnya lebih simpel dan menantang secara bersamaan. Nikita mengakui kalau bukan hanya kesehatannya saja, tapi cara pandang hidupnya juga ikut berubah karena pengajaran dan teknik pernapasan freediving. Nikita juga kerap mengikuti kompetisi seperti Indonesia Apnea Competition (IAC) dan Sabang International Freedive. Ajang IAC menjadi yang paling berkesan baginya, soalnya kenekatannya kala itu justru membuatnya menyabet gelar juara untuk 6 kategori. Dan sekarang, ia menekuni dunia tersebut dengan menjadi professional mermaid di Jakarta Aquarium, Neo Soho Mall dan juga membuka Jakarta Mermaid School yang merupakan sekolah mermaid berlisensi pertama di Indonesia.