• Sport
  • Jenis-jenis Jetsurf yang Harus Lo Ketahui

Jenis-jenis Jetsurf yang Harus Lo Ketahui

Tue, 12 April 2016

Urbaners pasti tau kan olahraga air yang hype banget? Yap, bener banget Jetsurf! Dengan alat yang ini membuat lo berseluncur tanpa ombak, jadi lo bisa dapat memainkannya di danau atau air yang tenang. Tapi kalau lo mau menggunakan trik, ombak tetap menjadi pasangan seru alat satu ini. Penasaran nggak sih ingin mencobanya?

Kalau lo tertarik, terdapat beberapa spot yang menyediakan permainan seru ini. But if you wanna go into the next step, langsung aja beli alatnya Urbaners! Terdapat beberapa brand unggulan yang dapat menjadi pilihan lo untuk membeli alat olahraga canggih satu ini.

 

Aquila

Brand asal Spanyol satu ini memang menciptakan Jetsurf yang user friendly alias mudah dalam penggunaanya. Selain itu, Aquila juga memiliki desain Jetsurf yang stylish, dengan berbasis spin-off dari Bitizek Innova yang merupakan sistem elektronik khusus untuk papan seluncur. Alat satu ini menggunakan accu dan baterai sebagai sumber tenaganya, sehingga memudahkan lo untuk bermain tanpa menggunakan kabel atau tali.

Menjalankan elektrik Jetsurf satu ini membutuhkan dorongan mesin pada dalamnya, dan wireless remote control yang bermanfaat untuk mengarahkan papan itu sendiri. Semakin lo bisa menjaga keseimbangan, semakin mudah untuk menaklukan alat satu ini. Keunggulan dari Aquila, mereka memiliki mesin yang halus, sehingga suaranya tidak mengganggu konsentrasi lo saat bermain.

 

Lampuga

Kalau Spanyol memiliki Aquila, negara Jerman juga memiliki brand keunggulan sendiri, yaitu Lampuga. Alat ini menggunakan e-surfboard listrik drive water-spewing untuk mengeluarkan air dari belakang papan selancar sehingga tidak perlu takut alat akan kemasukan air yang berlebihan. Dengan alat ini lo bisa bebas memainkannya sampai dengan kecepatan 20km/jam. Dengan kekuatan baterai sekitar 2 jam, membuat lo merasa puas. Desain yang compact membuat alat ini dapat dengan cepat melaju di air. Ssst.. Banyak jasa penyewaan watersport menggunakan alat ini lho! Terbukti kan kualitasnya?

Kinerja alat Lampuga menggunakan kabel tali yang berguna untuk pegangan saat memainkannya ataupun melakukan atraksi, lo juga bisa mengatur kecepatan yang diinginkan. Struktur control Lampuga juga memudahkan lo untuk menyeimbangkan tubuh.

 

Onean

Jetsurfing satu ini memiliki desain yang sangat berbeda dari yang lainnya. Brand asal Spanyol ini memiliki desain yang sangat mendekati papan selancar pada umumnya, karena jika biasanya pengendali Jetsurf diikatkan pada bagian tangan, alat ini memiliki pengendali keamanaan yang dihubungkan pada bagian kaki. Onean juga memiliki beberapa model yaitu Carber dan Manta. Carver memiliki body pada papan yang lebih ramping dan mampu menyimpan motor listrik Dual-Core Brushless dengan tenaga sebesar 4400 W, kekuatan Carver bisa melaju dengan gesit di atas air membuat para surfer sejati akan mempercayai Jetsurf Carver Ocean ini sebagai alat berselancarnya, biasanya model ini digunakan oleh para peselancar pro, atau yang sudah biasa memainkan Jetsurf. Sementara Manta dirancang menyerupai ikan pari yang lebar, sehingga lebih stabil. Kecepatan Manta pun bisa melaju hingga 7 km per jam, sangat cocok bagi lo yang pemula, Urbaners.

 

Radinn

Satu lagi brand unggulan Jetsurf adalah Radinn yang memiliki bahan karbon yang ringan. Dengan sistem bertenaga jet dan baterai lithium yang ringan, membuat lo lebih mudah untuk mengisi baterai setelah 2 jam pemakaian. Kecepatan pengendali pada Radinn Jetsurf dikendalikan pada wireless waterproof handheld remote yang tentunya bisa membuat lo nggak perlu takut untuk berseluncur dan menyelam karena remote control pada Jetsurf ini  tahan terhadap air. Bagi Urbaners pemula nggak perlu lagi takut jatuh saat menaiki Radinn Jetsurf karena pada papan terdapat penjanggal kaki agar lebih menempel, tinggal menjaga keseimbangan aja deh, Urbaners.

Kembalinya NBA di Era New Normal

Fri, 07 August 2020
Seorang pemain basket melakukan slam dunk di arena indoor

Sejak hiatus di tanggal 11 Maret 2020 akibat pandemi COVID-19, NBA pun mengumumkan jadwal kembalinya season 2019-20 yang diberi tagar #WholeNewGame. Dikemas dengan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah, persiapan yang dilakukan NBA cukup matang dan mampu memuaskan rasa kangen para pecinta basket. Jangan sampai ketinggalan, lihat dulu informasi-informasi berikut terkait NBA comeback.

 

Diadakan di Arena Kosong

Steph Curry tengah berlatih, melempar bola basket dari pinggir arena kosong

NBA season 2019-20 resmi dimulai kembali sejak 30 Juli hingga babak final di tanggal 13 Oktober 2020. Kali ini, NBA digelar di Walt Disney World Resort, tepatnya di ESPN Wide World of Sports Complex. Kembalinya NBA menjadi kabar baik untuk seluruh penggemar olahraga basket walaupun pihak NBA memutuskan untuk hanya menyiarkan acara NBA ini di televisi tanpa adanya penonton live di arena.

Seluruh pemain yang tergabung dalam 22 tim basket yang beradu dalam season ini sudah menjalani karantina dan diawasi oleh tenaga medis untuk mencegah risiko transmisi virus corona. Ketatnya protokol kesehatan yang dilakukan selama season NBA kali ini tentu saja nggak mengherankan, mengingat diagnosis virus corona milik Rudy Gobert menjadi trigger dari keputusan hiatus NBA di bulan Maret.

Walaupun diadakan di arena kosong, para penonton di rumah nggak akan merasakan perbedaan antara NBA sebelum pandemi dengan NBA yang sekarang. Perhelatan basket populer ini dilengkapi dengan efek suara penonton, musik, dan komentator. Bahkan, lo juga bisa mendengar jelas bunyi sneakers para pemain basket dan teriakan-teriakan mereka untuk menyemangati rekan timnya.

 

Menyuarakan Isu Sosial

Para pemain dan wasit di NBA berlutut ketika lagu kebangsaan Amerika Serikat diputar

Selama 4 tahun belakangan ini, gestur berlutut ketika lagu kebangsaan Amerika Serikat diputar sudah jadi simbol dukungan para pemain basket untuk meningkatkan kepedulian akan isu kebrutalan polisi dan rasisme. Gestur ini juga dilakukan oleh segenap wasit, pemain, dan pelatih, menjadikannya momen yang powerful mengingat panasnya kondisi sosial di Amerika Serikat.

Beberapa pemain pun menuliskan “Equality” dan “Black Lives Matter” di bagian belakang jersey mereka. Nampaknya, NBA nggak lagi malu untuk menyuarakan dukungan terhadap kaum kulit hitam yang selama ini melahirkan banyak legenda basket. Salah satu pemain NBA terbaik, LeBron James yang membawa Lakers menuju kemenangan, juga membicarakan tentang isu rasisme dan kekerasan yang dilakukan oleh polisi ketika diwawancarai.

 

Kembalinya Pemain-pemain Favorit

LeBron James dan Anthony Davis memakai hoodie kuning ungu Lakers

Pembukaan NBA membawa rating yang fantastis. Rata-rata penonton tiap pertandingan adalah 3,35 juta orang dengan puncak tertinggi ketika Lakers menang dengan 4,1 juta penonton. Antusiasme para penonton yang begitu besar erat hubungannya dengan kembalinya jagoan-jagoan favorit, salah satunya LeBron James.

Nggak ketinggalan juga Zion Williamson yang kembali bertanding sejak mengalami cedera lutut Januari lalu. Lo juga bisa melihat aksi Kawhi Leonard, Pascal Siakam, Anthony Davis, dan superstar lainnya. Yuk, langsung ikuti kembali laga NBA dari rumah atau #MauLagiDimanapun lo berada, Bro!

 

 

 

Sources: NBA, GQ, Sports Illustrated