• Sport
  • Rafael Nadal, Mengincar 10 Gelar di Roland Garros

Rafael Nadal, Mengincar 10 Gelar di Roland Garros

Fri, 09 June 2017

Ada 4 Grand Slam yang dihelat setiap tahunnya. Grand Slam adalah turnamen tenis terbesar di dunia dan menjadi fokus para petenis terkenal di seluruh dunia. Setelah Australia Open diselenggarakan pada bulan Januari lalu, sekarang giliran Perancis Terbuka atau biasa disebut dengan Roland Garros. Turnamen tenis tanah liat ini adalah kesukaan petenis terbaik asal Spanyol, Rafael Nadal. Nadal sudah mengoleksi 9 gelar juara Roland Garros. Di Perancis Terbuka 2017 yang digelar sejak tanggal 28 Mei sampai 11 Juni mendatang, Rafael Nadal mengincar gelar ke-10.

Nadal memang dikenal sebagai raja tanah liat. Sejak tahun 2005 sampai sekarang, Nadal hanya kalah 3 kali. Itu pun Nadal hanya kalah dalam kondisi cedera. Jika Nadal dalam kondisi sehat, maka nggak akan ada yang bisa menghentikannya.

 

Mengakhiri 3 Tahun Buruk Rafael Nadal

Perancis Terbuka tahun 2014 adalah tahun terakhir Nadal mendapatkan gelar Grand Slam. Setelah itu, Nadal diganggu cedera, mulai dari cedera punggung sampai cedera siku. Pada tahun 2016, Nadal hanya fokus untuk bermain di Olimpiade Rio 2016. Hasilnya, nggak mengecewakan, Nadal mendapatkan medali emas di kategori Ganda Putra.

Di awal 2017, Nadal mendapatkan hasil yang cukup lumayan. Dirinya masuk final Australia Open sebelum kalah dari Roger Federer lewat drama 5 set. Tentu 3 tahun tanpa gelar juara Grand Slam bukan tipikal dari Nadal.

 

Sudah Lolos ke Babak 8 Besar

Nadal benar-benar haus gelar di Perancis Terbuka 2017 ini. Dari babak awal, Nadal nggak pernah kehilangan 1 set pun. Bahkan pada babak ketiga, Nadal menghajar Basilashvili dengan skor 6-0, 6-1, dan 6-0 hanya dalam tempo 1,5 jam. Pada babak perempat final yang akan digelar tanggal 7 Juni, Nadal akan ditantang Pablo Busta dari Spanyol.

Nadal memang nggak sendirian dalam mengincar gelar Perancis Terbuka 2017. Ada nama Andy Murray, Novak Djokovic, Marin Cilic, dan Kei Nishikori yang siap menghadang Rafael Nadal. Siapa jagoan lo di Perancis Terbuka 2017 kali ini?

 

Source: rolandgarros.com

Valentino Rossi Mempertimbangkan Pensiun Tahun Depan

Tuesday, December 31, 2019 - 14:14
Valentino Rossi dan Lewis Hamilton berfoto bersama di arena MotoGP sambil memegang helm masing-masing

Tahun depan sepertinya bakal jadi tahun yang cukup berat buat lo pencinta MotoGP. Pasalnya, salah satu pembalap ternama MotoGP, Valentino Rossi berencana akan mengakhiri karirnya. Tepatnya pada akhir musim 2020. Rossi sudah memberikan tanda akan menyudahi kariernya di MotoGP. Pembalap dengan nomor andalan 46 ini memiliki alasan mengapa dirinya harus mengakhiri karirnya.

 

Usia Valentino Rossi yang Sudah Nggak muda

The Doctor ketika sedang melaju di arena MotoGP

Tahun 2020, Valentino Rossi akan mengunjak usia 41 tahun. Usia ini terbilang nggak muda lagi untuk bisa melaju di arena MotoGP. Rossi juga dianggap nggak cukup prima untuk berkompetisi dengan pembalap MotoGP lainnya yang masih muda. Di musim 2019 Rossi sudah menunjukkan penurunan performa yang cukup signifikan.

The Doctor, sebutan Rossi di MotoGP hanya mampu naik podium sebanyak 2 kali. Ia juga gagal mencapai finish sebanyak 4 kali. Saat ini Rossi hanya mampu berada di posisi ke-7. Performa Rossi yang semakin menurun sudah banyak dirasakan oleh para penggemarnya. Rencana pensiun Rossi juga bersamaan dengan kontraknya dengan Yamaha yang akan berakhir pada akhir musim MotoGP 2020.

Tetapi Rossi masih belum memastikan apakah rencana pensiunnya akan benar-benar terjadi atau nggak, Urbaners. Rencana pensiun Rossi akan bergantung dari hasil performanya di MotoGP 2020. Jika nggak ada peningkatan selama musim MotoGP 2020, maka pembalap dengan nomor 46 akan benar-benar memilih pensiun di akhir musim.

 

Komentar Tentang Rencana Pensiun Valentino Rossi

Valentino Rossi di atas podium ketika menjuarai MotoGP Australia

Rencana pensiun Rossi sudah menjadi topik hangat di kalangan pembalap MotoGP dan penggemar MotoGP. Salah satu mantan pembalap MotoGP, Marco Lucchinelli beranggapan bahwa Valentino Rossi masih akan melanjutkan kariernya di MotoGP setelah musim MotoGP 2020 berakhir. Komentar lainnya datang dari pengamat MotoGP, Carlo Penat. Carlo menilai Valentino Rossi memiliki fisik yang masih bugar dan tangguh untuk berkompetisi di usianya yang hampir menginjak 41 tahun.

Meskipun begitu, Carlo menilai musim 2020 akan menjadi kunci penentu karier Rossi di MotoGP. Jika di MotoGP musim 2020, Rossi mampu menaikkan performanya maka kariernya di MotoGP bakal berlanjut. Sepertinya Rossi sedang berusaha untuk bisa meningkatkan performanya di musim selanjutnya. Untuk mendukung performanya di musim 2020, Rossi bahkan mengganti kepala mekaniknya yang awalnya ditangani Silvano Galbusera menjadi David Munoz.

 

Semoga di musim MotoGP 2020, Valentino Rossi bisa menaikkan performanya di MotoGP ya, Urbaners. Sehingga dia masih bisa melanjutkan kariernya di MotoGP musim selanjutnya. Sedih banget kalau sampe The Doctor pensiun.

 

 

Source : CNN Indonesia, Kompas